
Hal yang paling Arbani ditakutkan pun terjadi, ia tidak mendapatkan cuti sesuai dengan yang ia inginkan. Hal itu membuat dirinya harus menunggu 3 bulan lagi baru bisa ke Indonesia, Ayuma sendiri sangat syok mendengar hal itu, ia tidak bisa berbicara apa-apa lagi selain hanya pasrah. Walaupun begitu tetap memberikan semangat pada suaminya agar tidak terlalu larut dalam kesedihan ini, ia juga takut arbani jatuh sakit jika kalau memikirkannya.
Bulan ketiga mereka lalui dengan kesedihan, bulan keempat mereka berdua mulai seperti biasanya, bulan kelima arbani kembali sibuk dengan kuliah nya dan bulan keenam mereka berdua sudah tidak berkomunikasi lagi.
Memang terasa sangat aneh tetapi tukang terjadi, mereka berdua bertengkar sangat hebat sebelum memasuki bulan keenam. Masalah yang hampir sama dengan kedua masalah sebelumnya, Ayuma ketahuan keluar tanpa izin dari Arbani dan Arbani ketahuan Ayuma jalan berdua dengan wanita lain. Keduanya belum sempat menjelaskan satu sama lain, mereka berdua terbawa emosi sampai memblokir nomor satu sama lain.
Pertengkaran ini pertengkaran terbesar mereka dalam pernikahan. Memang ujian hubungan jarak jauh begitu berat, kalau tidak tahan akan jadi seperti ini. Ayuma tidak ingin ambil pusing dengan masalah ini, ia masih marah dengan Arbani dan fokus dengan bisnis nya. Hampir sama dengan Ayuma, Arbani juga lebih memilih fokus dengan kuliah nya, beban di pundak nya masih besar, ia tidak ingin masalah ini malah membuat semua ancur. Ia juga mempunyai rasa gengsi yang tinggi untuk memulai nya duluan. Walaupun begitu rasa cinta di hati mereka berdua masih sangat besar.
"Bukan nya bulan ini dia kembali," ucap Ayuma.
Ia jadi kepikiran Arbani setelah sekian lama tidak memikirkan nya. Rasa rindu nya pada Arbani kembali muncul, ini sudah lebih dari 6 bulan tetapi Arbani masih tidak pulang juga. Ayuma takut Arbani malah meninggalkan nya.
Tanpa terasa air mata menetes di wajahnya, rasa takutnya itu membuat air mata ini tidak terbendung. Ia marah pada Arbani karena Arbani mengkhianati nya, jalan dengan wanita lain sama sama selingkuh. Sedangkan ia hanya keluar untuk keperluan toko, bukan hal yang tidak tidak yang seperti Arbani tuduhkan.
Hari ini Ayuma pulang cepat, ia merasa kurang fit, dari pada ia sakit dirinya memutuskan untuk istirahat di rumah saja.
Di tempat lain Arbani sudah mendarat dengan selamat, kepulangan nya ke Indonesia bersamaan dengan kepulangan Ryan ke Indonesia. Ryan yang sudah tiba sehari lebih awal di Indonesia menjemput Arbani di bandara, ia tau Arbani masih bertengkar dengan istri nya.
"Ya kau harus pulang ke rumahmu lah, kalian masih harus bertemu karena kalian masih mempunyai ikatan."
"Kau tau kan, aku memiliki rasa gengsi yang sangat tinggi, mana mungkin bisa aku bertemu dengan nya dengan keadaan seperti ini," kata Arbani,
"Kau masih cinta dengan dia kan?"
"Ya jelas, aku cinta mati pada nya," ucap Arbani.
"Kau benar-benar selingkuh kan?"
__ADS_1
"Kau tidak percaya aku. Aku di jebak, aku tidak selingkuh, mana ada orang sselingkuh posting sesuatu di akun nya sendiri," kata Arbani.
"Ya sudah kembali saja ke rumah, dia pasti sedang menunggu mu, ini sudah bulan ke enam, kau sudah 6 bulan tidak bertemu dengan dia," ucap Ryan.
Setelah mendengar apa yang Ryan katakan, Arbani memutuskan untuk pulang ke rumah. Ia tidak ingin masalah ini semakin panjang, ia ingin semuanya segera selesai agar tidak ada lagi kesalahpahaman diantara mereka berdua bisa segera selesai.
Sesampainya di rumah Arbani langsung menuju kamar, ia pikir Ayuma sedang bekerja di toko kue, selagi menunggu Ayuma pulang Arbani memutuskan untuk istirahat.
Mata Arbani terbuka dengan lebar setelah melihat istri nya tidur, ia langsung ingin memeluk Ayuma, rasa rindunya sudah sangat besar. Tetapi ada rasa gengsi yang masih menghalangi nya.
Arbani memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi, ia memilih untuk membersihkan diri nya.
Samar samar Ayuma mendengar suara air dari dalam kamar mandi, ia yang sadar itu langsung bangkit dari tempat tidur nya. Ayuma berjalan menuju kamar mandi untuk melihat apa yang sedang terjadi, ia takut ada air yang bocor.
Ayuma mengintip dari sela pintu kamar mandi, mata nya terbelalak melihat pria sedang mandi, dari bentuk tubuhnya Ayuma seperti tidak asing dengan pria itu.
Saat pria itu membalik tubuh nya Ayuma langsung paham jika itu Arbani, junior Arbani terlihat dengan jelas dan ia ingat bagaimana bentuk Arbani junior, masih dengan biasa ia pakai 6 bulan lalu.
"Sayang." Ayuma langsung membuka pintu kamar mandi.
"Hay." Arbani melambaikan tangan nya sambil tersenyum.
Tanpa menunggu lama lama lagi, ayuma masuk ke dalam kamar mandi dan memeluk suaminya dengan erat. Ia tidak peduli dengan masalah mereka berdua, rasa rindu nya pada Arbani sudah sangat berat sekali.
Arbani membalas pelukan itu, ia juga sangat merindukan Ayuma, ia ingin terus memeluk Ayuma seperti ini. Rasanya sangat lega sekali berpelukan dengan sang istri setelah mereka bertengkar hebat.
"Maafkan aku, aku minta maaf. Aku tidak selingkuh, benar benar tidak selingkuh. Aku di jebak oleh kakak tingkat ku, mereka terobsesi padaku," ucap Arbani.
__ADS_1
"Maafkan aku juga, aku salah tidak izin pada my, aku hanya mengurus masalah kantor, ada karyawan ku terkena masalah," kata Ayuma.
Mereka sadar masalah yang ada sekarang hanya salah paham saja, semuanya bisa di selesaikan dengan baik.
Mereka berdua keluar dari dalam kamar mandi menggunakan handuk kimono, karena memeluk Arbani yang basah Ayuma jadi ikut mandi dengan sang suami.
"Aku sayang kamu, mencintai kamu dan benar-benar suka dengan kamu, jangan pernah berpikir aku selingkuh dari mu," ucap Arbani.
"Kamu juga, jangan berpikir aku selingkuh dari kamu, aku tidak akan melakukan nya. Aku setia menunggu kamu di sini."
Mereka berdua berpelukan di atas tempat tidur. Kalau sudah seperti ini sudah pasti hal hal yang diinginkan akan terjadi, apalagi mereka berdua berpisah 6 bulan lamanya.
"Sayang."
"Hahaha kenapa, aku ingin memegang bola jelly ku," ucap Arbani.
"Kamu sudah biasa melihat yang seperti ini di sana."
"Hahha iya tapi tidak ada yang menarik seperti milik mu, punya kamu sangat menarik di mata aku," ucap Arbani.
"Sayang aku tau kamu mau ngapain," kata Ayuma.
"Sayang ambilkan pengaman ku," ucap Arbani.
Ayuma bergerak mengambil apa yang Arbani inginkan.
"Mau ini," tanya Ayuma.
__ADS_1
"Hahaha iya sayang aku, aku di sini hanya 1 minggu loh, jangan di sia siakan," jawab pertanyaan Arbani.