MENCINTAI GURU KU

MENCINTAI GURU KU
Episode 18 S2


__ADS_3

Mereka berdua berpelukan dengan erat, Arbani mengaku dirinya salah dan Ayuma memaafkan kesalahan Arbani. Keduanya tidak ingin memperpanjang masalah ini, dari pada semakin kemana mana lebih baik di selesai kan dengan baik dan cepat.


Arbani merebahkan tubuh sang istri di atas tempat tidur, walaupun masih belum memiliki pengaman Arbani sudah tidak bisa menahan nya lagi. Ayuma terlalu menggoda untuk tidak ia sentuh.


"Udah dapat," tanya Ayuma.


"Tidak usah pakai," jawab Arbani sambil mencium bibir sang istri.


Satu persatu pakaian yang mereka pakai lepas dari tempat nya. Tetapi tiba tiba Ayuma mengingat sesuatu.


"Kamu belum mandi kan," ucap Ayuma, ia baru ingat suaminya masih belum mandi sejak kemarin malam."


"Hehehe iya, apa aku mengeluarkan aroma tidak sedap? Aku tidak berkeringat, di sini lagi dingin," ucap Arbani.


"Tidak sih kamu wangi kok."


"Sayang.." Arbani mencubit perut Ayuma.


"Ah sakit sayang," ucap Ayuma.

__ADS_1


"6 bulan tidak aku sentuh kok jadi berubah begini, kamu semakin seksi," kata Arbani.


"Kamu yang berubah, aku mah tidak."


"Mana yang berubah," tanya Arbani.


"Kamu lah, tubuh kamu masih tanya lagi," jawab Ayuma sambil mengedipkan satu matanya.


Sangking gemasnya Arbani langsung menerkam Ayuma tanpa ampun, ia tidak peduli Ayuma akan hamil atau tidak. Ia sudah terlalu lama menahan ini semua.


Pertemuan yang begitu lama tidak terjadi membuat mereka semakin menikmati setiap momen bersama, keduanya memberikan sesuatu yang terbaik agar rasa rindu yang mereka rasakan selama ini bisa terlepas dengan sempurna.


"Aku harus segera menikahi mu," ucap Arbani.


"Lah bukannya kita sudah menikah," kata Ayuma.


"Sayang pernikahan kita belum terdaftar," ucap Arbani.


"Hahaha iya sayang, kalau anak kita lahir di kira orang aku hamil di luar pernikahan," kata Ayuma.

__ADS_1


"Makannya itu sayang, aku tidak ingin kamu hamil sayang.. Sudah terjadi, Arbani junior tidak kuat bertahan di dalam, dia muntah muntah," ucap Arbani.


"Hahaha kamu ya.."


"Jadi kapan kita menikah," tanya Ayuma.


"Nanti saat di Indonesia, aku sudah meminta orang untuk mempersiapkan semuanya.. Nanti adik kamu yang akan menikahkan kita," jawab Arbani.


"Iya sayang, aku nanti bisa meminta dia untuk ke kota," ucap Ayuma.


"Adik kamu tidak menikah?"


"Hahaha masih lama sayang, kamu mau memberikan apa kalau dia menikah?"


"Terserah dia minta apa, dia seumuran dengan ku, pasti tak jauh jauh dari selera ku," kata Arbani.


"Dia memang seumuran dengan kamu, tetapi kamu jauh lebih dewasa dari dia. Aku saja bingung kenapa kamu bisa sedewasa ini, apalagi dalam hal itu, aku bingung kamu belajar dari mana, kok tau gaya gaya yang aneh," ucap Ayuma.


"Iya tau lah, apa yang tidak tau. Aku kan memang ingin menikah jadi aku mempelajari apa yang harus aku siapkan sebelum menikah. Termasuk hal hal kecil, aku tidak mau di pernikahan ini aku ataupun kamu tidak bahagia," kata Arbani.

__ADS_1


"Aku sangat mencintai kamu." Ayuma memeluk Arbani dengan erat, ia begitu mencintai pria ini, mau bagaimana pun pria ini membuat masalah ia tidak membenci pria ini, rasa cinta nya pada Arbani semakin besar.


__ADS_2