MENCINTAI GURU KU

MENCINTAI GURU KU
Bab 33


__ADS_3

Hari yang paling Arbani dengan Ayuma tunggu sudah tiba, hari pernikahan mereka berdua. Hari dimana Arbani akan melepaskan masa lajang nya sedangkan Ayuma melepaskan masa janda nya.


Sebenarnya Arbani tidak pernah menyangka jika ia dapat menikah dengan Ayuma. Ayuma wanita luar biasa yang mampu membuat nya jatuh cinta pada pandangan pertama, karena cinta itu lah Arbani berubah jadi pria yang lebih baik.


Sama dengan Arbani, Ayuma juga tidak menyangka jika ia menikah dengan anak muridnya sendiri. Orang orang tidak akan tau jika Arbani muridnya, postur tubuh Arbani yang lebih besar dari nya membuat mereka berdua seperti pasangan yang seumuran.


"Kamu cantik sekali sayang," ucap Arbani.


"Ih kamu kok masuk sini, kamu tidak boleh di sini," kata Ayuma.


"Hahaha tidak papa, acara masih lama lagi, sekitar jam 7 malam, ini masih jam 6. Aku sangat bosan, teman teman ku tidak ada yang datang," ucap Arbani.


"Kalau teman teman mu datang malah bahaya, Ryan bagaimana? Dia kan tau semuanya," kata Ayuma.


"Dia lagi bertugas dengan ayahnya di Melbourne, dia tidak bisa datang," ucap Arbani.


"Mas Arbani, kok di sini. Calon istri nya belum selesai loh."


"Aku tidak boleh lihat calon istri ku memakai pakaian pengantin," tanya Arbani.


"Ya tidak boleh, kan belum sah."

__ADS_1


"Arbani kamu kok di sini, Ryan mencari mu," ucap Wijaya.


"Ha.." Arbani langsung berlari keluar dari ruangan itu.


"Dimana yah," tanya Arbani.


"Ruang ganti mu," jawab Wijaya.


Segera Arbani berjalan ke ruangan itu.


"Hey kau datang," ucap Arbani saat melihat Ryan sedang berganti pakaian.


"Hahaha bagus, aku akan sangat marah kalau kau tidak datang," ucap Arbani.


"Jangan dong, kenapa marah marah," kata Ryan.


"Ya iya lah, kau sahabat ku, tapi kau tidak datang," ucap Arbani.


"Hahaha sekarang kan aku datang, jadi santai saja lah," kata Ryan.


"Arbani aku ada hadiah untuk mu, aku beli langsung di Australia," ucap Ryan sambil memberikan Arbani sebuah hadiah.

__ADS_1


"Obat apa ini," tanya Arbani.


"Kuat, ayah ku juga beli, katanya mantap. Pakai saja nanti malam," jawab Ryan.


"Hahaha makasih, kau tau saja keperluan ku."


"Buat video nya."


"Siap," ucap Arbani sambil tertawa.


Pukul 7 malam, acara di mulai, mereka berdua sudah duduk manis di tempat pernikahan. Ayuma dan Arbani tampil serasi dengan pakaian pengantin berwarna putih. Walaupun mereka memiliki usia yang terpaut cukup jauh, Arbani malah terlihat lebih dewasa dari Ayuma. Entah wajah Arbani sedikit lebih boros dari pria seusianya, atau memang Ayuma yang awet muda.


Karena semua orang sudah berkumpul pernikahan mereka berdua di laksanakan, adik Ayuma sebagai wali dalam pernikahan ini. Ia sangat senang kakaknya menikah dengan pria terpandang seperti Arbani, ia tau betul bagaimana kakaknya berjuang sampai ke kota ini. Rendy berharap ini pernikahan terakhir sang kakak.


Tanpa waktu yang lama, mereka berdua sudah resmi menikah. Walaupun pernikahan ini hanya pernikahan sirih, mereka berdua terlihat sangat bahagia, terutama Arbani yang memang sudah sangat ingin meresmikan hubungan mereka berdua.


Sebenarnya Arbani ingin pernikahan sah secara Agama, tetapi umurnya masih belum cukup untuk menikah, lagi pula setelah ini ia akan pergi ke New York, ia akan menunda mempunyai anak sampai ia benar-benar kembali ke Indonesia dan meresmikan pernikahan mereka berdua.


"Akhirnya," ucap Arbani sambil mencium dahi istri nya.


Wijaya seperti melihat dirinya dulu, ia juga menikah di usia yang sangat muda, memang buah jatuh tidak jauh dari pohon nya.

__ADS_1


__ADS_2