MENCINTAI GURU KU

MENCINTAI GURU KU
Bab 10 S2


__ADS_3

Tanpa terasa kepergian Arbani New York sudah lebih dari dua bulan namanya, selama waktu 2 bulan itu sudah banyak yang arbani dan Ayuma lewati, mereka berdua menahan rasa rindu yang sangat berat, menghadapi masing-masing masalah sendirian, sampai dengan kesalahpahaman yang cukup sering terjadi. Tetapi mereka berdua tetap berkomunikasi dengan sangat baik, jika komunikasi di antara mereka berdua terjaga semuanya akan baik-baik saja. Jika sedang berjuang seperti ini komunikasi adalah yang paling utama. Beruntung arbani maupun ayuma dapat meluangkan waktu mereka untuk berkomunikasi.


Sekarang bisnis yang Ayuma buka sudah mulai menunjukan perkembangan nya, walaupun baru dua bulan buka ia sudah mendapatkan impact yang cukup besar, semua itu karena berkat bantuan ayah mertua nya.


Ayah mertua dan kedua ibu mertua nya sudah pergi meninggalkan Indonesia sejak sebulan lalu, mereka berempat sempat berkumpul bersama dan makan malam sebagai perpisahan yang cukup panjang. Wijaya menyebabkan Arbani kepadanya, karena Arbani akan lebih sering ke Indonesia dari pada mengunjungi mereka ke Eropa. Bahkan mungkin tidak akan pernah sampai Arbani menyelesaikan kuliahnya.


Sekarang Ayuma nya tinggal di sendiri di sini, ia jalani hari-harinya penuh dengan semangat karena bisnis yang ia buka ternyata cukup membuat nya senang. Keputusannya membuat bisnis ini memang yang terbaik, ia tidak bisa membayangkan bagaimana sepi nya ia kalau tidak membuka bisnis ini.


Akhir-akhir ini arbani mulai memberikan peraturan yang cukup aneh pada Ayuma. Ayuma sama sekali dilarang untuk bertemu dengan lawan jenis kecuali orang yang ia kenal, bahkan Ayuma tidak boleh belanja ke mall atau ke tempat umum lainnya. Hal itu membuat keduanya bertengkar cukup hebat, ini pertengkaran pertama mereka selama berpisah. Akan tetapi pada akhirnya Ayuma mengalah dan mengiyakan apa yang arbani minta. Dia tidak mau karena hal ini saja mereka berdua malam menjauh dan terjadi hal yang tidak diinginkan. Ia tetap keluar ke tempat umum dengan cara meninggalkan handphonenya di toko ataupun di rumah. Dengan demikian Arbani tidak akan tahu jika ia memang pergi keluar rumah.


Pertengkaran kedua terjadi karena Arbani terlihat arbani berfoto dengan seorang wanita dengan aku mesra. Foto itu dari akun Instagram teman arbani yang tidak sengaja muncul di berandanya, karena hal itu Ayuma benar-benar marah dengan Arbani, ia sampai mengabaikan arbani beberapa hari untuk memberikan arbani pelajaran. Dan pada akhirnya mereka berdua berbaikan karena apa yang arbani jelaskan padanya tentang foto itu sangat masuk akal.


Jadi kedua masalah itu dapat disimpulkan jika rasa cemburu lah yang membuat kepercayaan di antara mereka berdua dapat menghilang. Itu sebabnya mereka berdua mulai mengantisipasi rasa cemburu ini, mereka berdua mulai berpikir secara rasional agar tidak terjadi pertengkaran hebat untuk yang ketiga kalinya.


"Sayang kamu sedang dimana sekarang?"


"Aku sedang berada di toko sayang, sekarang toko sangat ramai sekali. Kamu harus segera pulang Agar tahu bagaimana ramai untuk aku," kata Ayuma.

__ADS_1


"Apa tidak bisa kue itu diantar ke sini, Aku ingin mencobanya sayang."


Ayuma tertawa mendengar hal itu. Ada beberapa kali arbani mengatakannya, memang semenarik itu kue yang ia buat, sampai arbani yang jauh saja menginginkan kue itu.


"Mana mungkin bisa kamu kan sudah tahu kalau itu hanya bertahan satu hari saja."


"Aku sangat menginginkan sayang, tapi memang susah sekali untuk mendapatkan kue itu dari mu. Tidak lama lagi aku akan pulang kamu tunggu ya aku akan memberikanmu kejutan."


"Iya yah, sudah mau masuk bulan ke 3," ucap Ayuma.


"Hahaha iya, aku ambil libur 10 hari, satu minggu aku ke sana, 3 hari lagi untuk perjalanan dan istirahat di sini."


"Tinggal kamu katakan saja Jika kamu sudah menikah Apa susahnya."


"Ah tidak mau mereka penasaran dengan istriku, kualitas ini banyak tetapi," ucap Arbani.


"Tetapi apa sayang jangan membuatku penasaran kamu kebiasaan deh."

__ADS_1


"Sudah tidak pw, mereka biasa berhubungan dengan pria, makannya aku di ejek. Kamu tau sayang, di sini di sediakan alat pengaman, aku benar-benar syok saat pindah ke sini," ucap Arbani.


"Kamu termasuk pria yang terkenal tidak di sana," tanya Ayuma.


"Hahaha sayang sayang kamu bagaimana sih, Sejak kapan aku tidak terkenal, salah satu anak baru yang sangat terkenal. Tetapi aku bilang aku tidak mempunyai pacar," jawab jawab Arbani.


"Ha kata kamu tadi kamu takut mereka kepo, sekarang kok kamu bilang pacar."


"Sayang di sini kalau ingin begituan tidak perlu menikah, mereka akan kepo karena aku masih muda kenapa aku menikah. Aku juga takut reputasi menurun, Jujur saja dengan reputasi yang sebesar ini aku mendapatkan privilege yang cukup menguntungkan untukku. Intinya kamu jangan khawatir aku tidak akan melakukan hal yang macam-macam, Aku tidak akan melakukan hal di luar batas. Secantik apapun wanita di sini, seseksi apapun mereka, kamu tetap nomor satu di hatiku. Jangan lupakan itu," ucap Arbani.


"Ya sudah iya sayang, ini sudah malam untuk kamu, sekarang kamu istirahat ya."


"Hehehe iya, aku sudah mengantuk, aku tidur dulu. Bye bye sayang." Panggilan itu pun terputus.


Setelah panggilan terputus ayuma langsung bersiap-siap untuk pergi, ia sudah cukup terlambat untuk kau toko kuenya sekarang. Memang kalau sedang video call dengan arbani dia dilarang untuk ke mana-mana, di kamar sampai video call itu terputus barulah ayuma bisa keluar dari dalam kamar nya.


Sesampainya di Toko Ayuma melihat karyawannya sudah pada sibuk melayani pengunjung. Dirinya sangat bangga karena toko Ini selalu ramai maupun di pagi hari, bukan hanya karena rasanya yang enak, harga kue di toko ini sangat murah. Tetapi tetap saja ayuma menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, dirinya mengambil untung sedikit karena membuka toko ini hanya untuk mengisi kegabutannya saja. Kalau nanti arbani sudah kembali kemungkinan besar toko ini tidak dilanjutkan, ia akan memberikannya pada keluarganya atau seseorang yang dapat dipercaya.

__ADS_1


"Semoga saat kamu pulang nanti, kamu terkejut dengan ini semua, aku sangat menunggu reaksi kamu."


__ADS_2