
Halo Kakak-Kakakku semua, selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang melakukan ya🤗💖
Yok lanjut ....
"Kita kapan ya kayak mereka?" tanya Varell.
Saat ini posisi Bila dan Varell tengah berada di luar rumah Nayra karena sedang menikmati udara segar.
"Ha-hah? Ma-maksudnya apa ya Kak?" tanya Bila dengan terbata-bata.
Jangan di tanya bagaimana kondisi jantung Bila saat ini ketika mendengar ucapan Varell barusan.
"Iya, kita kapan bisa kayak mereka. Kamu sama suami kamu, aku sama istri aku gitu loh," ucap Varell tanpa melihat kearah Bila.
Ekspresi Bila yang tadinya senang, kini berubah menjadi suram, dan segera memasang ekspresi wajah datar.
'Oh, jadi gue salah paham ya. Sakit banget rasanya ya Allah.'
Saat ini Bila merasa galau, ketika Varell mengucapkan hal itu. Rasanya seperti kalah sebelum berperang.
"Kenapa Bil?" tanya Varell saat melihat wajah Bila yang sedih meski datar.
"Bi-Bila nggak papa Kak. Bila mau samperin Nayra dulu," ucap Bila dengan terburu-buru.
"Bila kenapa ya?" tanya Varell pada diri sendiri.
Saat Bila mendekati Nayra. Nayra kaget ketika melihat ekspresi sahabatnya itu berubah menjadi sedih.
"Lo kenapa Bil?" tanya Nayra saat melihat Bila menjadi sedih.
"Gu-gue nggak papa kok Nay," ucap Bila sambil menunjukkan senyum manisnya.
"Yakin?" tanya Nayra yang masih tidak percaya.
"Iya Nay, yakin. Udahlah, dari pada bahas gue, mendingan bahas elo yang sekarang udah jadi seorang istri," ujar Bila yang sudah kembali senang.
"Bahas apaan?" tanya Nayra sambil mengernyitkan dahinya.
"Bahas tentang malam pertama kalian," ucap Bila sambil membayangkan yang tidak-tidak.
"Hus ... nggak boleh ngebayangin yang kayak gitu," ucap Nayra sambil menepuk pelan bibir Bila.
__ADS_1
"Hehe, ya maaf Nay, habisnya gue antusias banget sama pernikahan lo," ucap Bila dengan antusias.
"Hadeh, yang nikah gue, eh, malah elo yang kesenengan." tidak lama berselang, Rama datang menghampiri Nayra.
"Saya mau bicara empat mata sama kamu Nayra," ucap Rama dengan serius.
"Ee ... Nay, gue pergi dulu ya, assalamualaikum. Oh iya, selamat juga atas pernikahan lo," salam Bila setelah mendapatkan tatapan tajam dari Rama.
"Waalaikumsalam, makasih ya Bil," jawab Nayra.
Setelah Bila pergi dari sana, barulah Rama mulai mendekati Nayra.
"Ee, ada apa ya Pak?" tanya Nayra.
"Saya mau bicara serius sama kamu," ucap Rama.
Nayra akan menyimak dengan baik apa yang akan dikatakan Rama setelah ini.
"Kamu masih ingat tentang kesepakatan kita?" tanya Rama.
Deg!
"I-ingat Pak," ucap Nayra dengan pelan.
"Dalam waktu tiga bulan, kalau kamu tidak bisa membuat saya jatuh Cinta sama kamu. Kita cerai," ucap Rama dengan tegas.
Jdar!
Bagai di sambar petir, hati Nayra tubuh Nayra langsung kaku setelah mendengar Rama mengatakan kata 'cerai.'
"Ba-baik Pak, tapi Bapak harus janji satu hal saya," ucap Nayra dengan nada yang di buat tegas.
"Janji apa?" tanya Rama.
"Janji kalau Bapak mau untuk membuka hati Bapak buat saya," ucap Nayra.
"Baik, saya janji kalau saya akan membuka hati saya untuk kamu," ucap Rama.
"Karena kita sudah menikah, nanti kita pulang kerumah kita," ucap Rama.
"Rumah kita?" tanya Nayra dengan polosnya.
__ADS_1
"Iya, rumah kita. Kamu, saya, dan juga Alice akan tinggal serumah," ucap Rama dengan tegas.
"Trus bunda gimana?" tanya Nayra yang khawatir dengan bunda Molly.
"Kamu tenang saja, karena bunda masih punya abang Varell," jawab Rama dengan santai.
"Oh, baiklah kalau begitu Pak." tidak lama berselang, bunda Molly, ibu Sri, dan ayah datang menghampiri mereka.
"Ada apa ini?" tanya Nayra yang melihat bunda Molly serta kedua orang tuanya tersenyum aneh kearah mereka.
Rama juga bingung dengan hal itu, dia menatap sang bunda dengan tatapan seperti meminta jawaban.
"Ini, kita lagi ngobrolin soal kalian berdua," ujar bunda Molly.
"Soal kita?" tanya Nayra dan Rama bersama.
Keduanya langsung salah tingkah karena mengucapkan sesuatu secara bebarengan.
"Cie ... ngomongnya aja udah barengan gitu," goda bunda Molly.
"Bu-Bunda ini sebenernya mau ngomongin apasih? Kok malah menggoda kita," ucap Rama dengan kesal.
"Maaf, Bunda cuma mau tanya. Kalian mau bulan madu kemana?"
Bersambung💖
Napen: isti shaburu
Karya: Romansa Dokter Ganteng dan Pelayan Cafe
Niat hati membantu Veronica sang pelayanan cafe cantik dan pendiam yang sedang kesulitan untuk biaya rumah sakit sang ibu dengan cara menikah secara siri.
Agam Arsenio sang dokter ganteng pujaan hati para dokter dan perawat serta pasien wanita malah jatuh cinta kepada Veronica.
Bagaimana kisah cinta mereka?
Apakah mereka akan menikah secara resmi?
Natikan kisah gaje segaje-gajenya.
__ADS_1