Mengejar Cinta Guru Tampan

Mengejar Cinta Guru Tampan
Bulan Madu


__ADS_3

"Maaf, Bunda cuma mau tanya. Kalian mau bulan madu kemana?" tanya bunda molly, yang langsung membuat Nayra serta Rama kaget, bahkan mata mereka sampai melotot.


"Bulan madu, Bun?" teriak Rama dan Nayra ketika mendengar kata bulan madu dari bunda Molly.


"Iya, kalian kan udah menikah. Jadi harus bulan madu, kami pengen cepet-cepet gendong cucu," ujar bunda Molly sambil tertawa kegirangan.


"Iya, kami ingin cepet-cepet gendong cucu baru," ucap ibu Sri.


Sementara sang ayah, dia hanya menanggapinya dengan anggukan dan senyuman saja.


"Tapi kan kita sudah punya Alice, Bunda," ucap Rama untuk menolak ide luar biasa milik sang bunda serta mertuanya.


"Iya, tapi kan kita itu pengen satu lagi. Alice aja juga pengen adek baru. Iya kan, Alice?" ujar bunda Molly sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Alice.


Alice yang memang pada dasarnya polos, tentu hanya mengangguk dan menjawab dengan jawaban 'iya.'


"Iya Glandma," ucap Alice dengan polosnya.


"Tuh, Alice aja setuju. Kamu juga harus setuju dong Ram."


"Ya tapikan ...." ucapan Rama terpotong kala bunda Molly mengatakan sesuatu yang tidak bisa di bantah oleh Rama.


"Nggak ada tapi-tapian. Besok, kalian berdua akan bulan madu ketempat yang Bunda akan pilih. Gimana Nayra, kamu setuju kan?" tanya bunda Molly kepada Nayra.


"Kok cuma Nayra aja sih yang di tanya," ucap Rama tidak terima.


"Kamu diam aja Ram, Bunda itu cuma mau tanya sama Nayra. Bukan kamu, mengerti?"


Rama lalu menghela napas kasar. "Iya Bun, Rama ngerti."


"Nah gitu dong, ayo Nayra. Bagaimana pendapat kamu tentang bulan madu kalian?"


"Nayra setuju aja Bunda," ucap Nayra dengan entengnya.


Memang Nayra tadi sempat kaget dan ingin menolak, namun setelah di piki-pikir lebih lanjut, ini akan menjadi awal dirinya membuat Rama jatuh Cinta kepada dia. Jadi Nayra memilih untuk setuju.


"Bagus, kalau begitu sudah di pastikan bahwa kalian akan bulan madu besok," ucap bunda Molly sambil tersenyum manis.

__ADS_1


Begitu pula dengan ayah dan ibu Sri. Sementara Alice, gadis kecil itu bingung dengan apa yang para orang dewasa ini bicarakan.


"Bulan madu itu apa Glandma?" tanya Alice.


"Bulan madu? Ee ... em, gimana ya cara ngejelasinnya," ucap bunda Molly dengan bingung.


Karena melihat besannya bingung menjelaskan hal tentang bulan madu kepada Alice. Akhirnya ibu Sri turun tangan untuk menjelaskan kepada Alice dengan bahasa yang sesederhana mungkin.


"Alice, dengerin Nenek ya," ucap ibu Sri dengan lembut.


Alice lalu menurut. "Iya Nek."


"Bulan madu itu adalah suatu kegiatan yang di mana, hal itu bisa menghasilkan adek buat Alice," ujar ibu Sri dengan bahasa yang sederhana agar Alice cepat mengerti.


"Oh, begitu ya Nek, Alice cekalang mengelti. Kalau gitu, Daddy cama Mami bulan madu aja, kalau pellu yang lama bial Alice punya banyak adek," celetuk Alice dengan polosnya.


Setelah mendengar hal itu, sontak semua orang yang ada di sana tertawa terbahak-bahak. Bahkan Bila dan Varell yang tengah berada di luar ikut mendengar tawa mereka.


"Hahaha, Alice-Alice. Kamu ini lucu banget," ucap ayah.


"Iya Alice, polosnya bikin gemes," ucap ibu Sri sambil mencubit kedua pipi Alice.


"Ada apa nih?" tanya Bila yang mendengar riuh tawa dari orang-orang.


Sama halnya dengan Bila, Varell yang baru tiba pun ingin mendengar apa yang sebenarnya terjadi.


"Ini lho, Alice pengen Daddy sama Maminya buat banyak adek," ucap bunda Molly sambil terkekeh kecil.


"Hahaha." Bila dan Varell juga ikut tertawa mendengar hal tersebut.


Sementara, Nayra dan Rama hanya tertunduk dengan pipi yang berwarna merah karena malu.


"Pak, kira-kira malam pertama itu enak nggak ya?" tanya Nayra dengan berbisik kearah Rama.


"Kamu mau tau aja, saya nggak bakal nyentuh kamu. Kamu itu nggak menarik buat di sentuh," hardik Rama sambil berbisik kearah Nayra.


Bukannya sakit hati, Nayra justru malah merasa tertantang setelah mendengar hal tersebut.

__ADS_1


"Bapak mah belum tau saja, tubuh saya itu s*xy Pak. Nanti bisa-bisa Bapak ketagihan sama tubuh saya lho Pak," ujar Nayra dengan berbisik kearah Rama.


Rama yang mendengar hal itu, sontak membuat pipinya semakin memerah karena Nayra membicarakan hal intens tersebut dengan santai.


"Oke, kalau begitu, besok saya akan mencicipi kamu," balas Rama dengan santai.


Glek!


"Me-mencicipi a-apa ya Pak?"


Bersambungđź’–


Judul : Tuan Mafia


Karya : selvi_19


Alex hanya seorang anak jalanan, untuk memenuhi hidupnya Alex terpaksa mencuri hingga suatu hari Alex bertemu dengan mafia dan di besarkan di


lingkungan mafia, hingga di umurnya yang ke 30 tahun Alex di angkat untuk mengantikan ayah angkatnya sebagai ketua mafia.


Suatu hari Alex mengetahui siapa kedua orang tuanya dan penyebab


kematiannya, ternyata Alex adalah keturuna dari D’devil, D’devil adalah


anggota mafia yang sudah berdiri puluhan tahun. Sehingga Alex berniat


membalas dendam atas kematian kedua orang tuanya dengan menikahi putri dari pembunuh tersebut.


Laura gadis yang kurang beruntung karena hidup sebagai anak angkat dari


keluarga Gunawan dan lebih menyedihkan lagi ia harus mau menikah dengan


Alex sebagai balas budi karena telah menyelamatkan gunawan


Apakah Alex akan berhasil membalas kematian kedua orang tuanya?


Apakah akan ada cinta di antara Alex dan Laura?

__ADS_1


Bagaimana reaksi Alex jika tau Laura bukan putri dari Gunawan?



__ADS_2