Mengejar Cinta Guru Tampan

Mengejar Cinta Guru Tampan
Apa Aku Bisa?


__ADS_3

Pak ujang hanya mengangguk tanda mengerti. Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang mengintip Rama dan Pak Ujang dari balik tembok.


'Jadi begitu ya.'


Seseorang yang tadi mengintip itu segera pergi saat Rama menghadap ke belakang.


"Ada apa Pak?" tanya Pak Ujang.


"Eh, enggak ada apa-apa kok Pak Ujang. Barusan, saya kayak liat ada orang yang ngintip kita dari balik tembo itu," ucap Rama sambil menunjuk ke salah satu bagian tembok.


Pak Ujang, lalu berdiri untuk melihat, apakah benar ada orang disana.


"Nggak ada siapa-siapa Pak," ujar Pak Ujang.


"Apa mungkin, saya salah lihat ya Pak?"


"Mungkin saja Pak. Daripada pusing mikirin gituan, mendingan kita main catur aja Pak," usul Pak Ujang.


"Ayo lah Pak," ucap Rama yang setuju dengan usul Pak Ujang.


Pak Ujang lalu mengambil catur yang biasa di gunakannya untuk mengalahkan bapak-bapak di pos ronda.


...........


Varell yang sudah sampai di rumah Bila langsung mengetok pintu, ibu Bila segera membuka pintu tersebut untuk melihat siapa yang datang malam-malam begini.


"Assalamualaikum," salam Varell, Bila, serta Bunda Molly.


"Waalaikumsalam, eh, ada Nak Varell. Mari masuk semua," tawar ibu Bila.


"Tidak perlu Bu, kami hanya ingin mengantarkan Bila pulang saja. Oh, iya, saya lupa memperkenalkan diri saya, perkenalkan, nama saya Molyy Cimolly, saya Bunda angkat dari Varell, Bu," ujar Bunda Molly sambil mengulurkan tangannya.


"Oalah, jadi Anda ini Bundanya Nak Varell ya? Salam kenal Bu, saya Ibu dari Bila," ucap ibu Bila sambil menerima jabatan tangan dari Bunda Molly.


"Kalau begitu kami pamit dulu ya, assalamualaikum," salam Bunda Molly dan juga Varell.


"Waalaikumsalam," jawab ibu Bila dan juga Bila.


Saat di dalam mobil, Bunda Molly masih mencoba untuk menggoda Varell.


"Menurut kamu, Bila itu orangnya gimana?" tanya Bunda Molly sambil tersenyum smirk.


Varell terdiam sebentar. "Bila itu orangnya lucu Bun, cantik dan juga manis. Beda dari semua wanita yang dekat dengan Varell. Bila itu ...." ucapan Varell terhenti saat dia bingung untuk mendeskripsikan Bila.

__ADS_1


"Sempurna?"


"Nah iya itu. Eh." Varell baru sadar, bahwa dirinya sedang di goda oleh Bunda Molly.


Pipi Varell langsung memerah karena malu, bisa-bisanya dia mendeskripsikan Bila sampai sedetail itu.


"Cie ... yang pipinya merah mana nih," goda Bunda Molly lagi.


"Udah dong Bunda, jangan godain Varell terus," kesal Varell dengan pipi yang semakin memerah.


"Yaelah, kamu ini kayak Rama tau nggak?"


"Kok bisa? Aku sama Rama itu beda jauh Bunda. Rama tampan, sedangkan aku itu ganteng."


"Sama Rell, Rama itu nggak mau jujur dengan perasaanya sendiri. Kayak kamu Rell," ujar Bunda Molly.


Varell terdiam dan mencerna semua ucapan Bunda Molly barusan.


'Apa aku sudah menCintai Bila? Tapikan pertemuan kita itu terbilang singkat. Masa dalam waktu sesingkat itu, aku bisa jatuh Cinta sama Bila.'


"Udah, kamu mau nggak? Bunda jodohin sama Bila."


Mata Varell melotot, dia lalu menginjak rem dengan keras hingga membuat Bunda Molly terkejut.


"Ma-maaf Bunda, tadi Varell cuma terkejut dengan usulan Bunda barusan," ucap Varell dengan ketakutan.


Bunda Molly lalu menghela napas panjang sembari menenangkan jantungnya karena ulah Varell yang bisa membuat nyawa orang melayang.


"Yaudah, sekarang kita pulang. Soalnya ini udah mau malam," ucap Bunda Molly.


"Ba-baik Bunda."


..........


'Jadi begitu ya ... pantas saja, Pak Rama begitu menCintai almarhumah istrinya. Apa aku bisa membuat Pak Rama menCintai diriku?'


Rupanya, yang tadi mengintip Rama adalah Nayra. Dia penasaran dengan perasaan Rama dan juga Sisil.


Nayra memeluk kedua lututnya dengan air mata yang sudah jatuh. Dia ragu, apakah dia bisa membuat Rama jatuh Cinta dengan dia.


Nayra lalu mengangkat wajahnya sembari menghapus air mata yang tadi sempat jatuh karena terlalu putus asa.


'Tidak, aku tidak boleh menyerah, aku harus bisa membuat Pak Rama jatuh Cinta kepada diriku. Sampai jadi bucin.'

__ADS_1


Dengan semangat yang membara, tekat Nayra sudah bulat. Bahwa dia akan mengejar Cintanya dengan Rama dan tidak akan pernah menyerah.


Nayra lalu segera ke kamar mandi untuk segera wudhu serta mengambil sajadah, dan mukenanya, karena Nayra mau melakukan salat tahajud.


"Ya Allah ... berikanlah hamba petunjuk, bagaimana cara agar suami hamba jatuh Cinta kepada hamba ya Allah ... hamba takut kalau hamba akan berpaling ke hati lain dan menghianati suami hamba ya Allah ... tolong hambamu ini ya Allah ... amin."


Nayra meminta pertolongan kepada Tuhan-nya dengan melakukan salat tahajud.


Nayra takut, kalau dia nanti akan berpaling ke hati yang lain, dan berujung menghianati suaminya sendiri.


"Aku harus mengajak Pak Rama kembali kesini, aku nggak mau dia jadi benci kepada diriku," ucap Nayra.


"Pak," panggil Nayra saat dia melihat Rama sedang bermain catur dengan Pak Ujang.


"Nayra? Kamu ngapain kesini?" tanya Rama.


"Ba-Ba-Ba-Ba ...." Nayra gugup bukan main saat dia ingin menyampaikan maksudnya tersebut.


"Ba apa Nay?"


"Ba-Bapak mau nggak, tidur bareng Nayra?"


Bersambung💖


Kira-kira, Rama mau nggak ya, tidur bareng Nayra?🤔sambil nunggu, yuk mampir ke karya Kakak Author nih, di jamin bagus💖


Judul: Stuck Marriage (Season 1&2)


Karya; Tyatul


Season 1


Rencana menyelamatkan diri dari musuh keluarganya membuat Ariana Delta terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang sopir taksi bernama Alex Bara.


Setelah terbiasa hidup bersama membuat benih benih cinta diantara mereka tumbuh.


Ariana dan Alex memiliki rahasia yang tak diketahui masing masing. Hingga kebenaran terungkap, apakah keduanya tetap bisa saling mencintai?


Season 2


Menceritakan kisah anak pertama Ariana dan Alex siapa lagi kalau bukan Albian Ivander Bara dengan segala pesonanya.


__ADS_1


__ADS_2