Mengejar Cinta Guru Tampan

Mengejar Cinta Guru Tampan
Dewasa


__ADS_3

"Mami, buat adek itu enak nggak cih?" tanya Alice dengan polosnya.


Setelah mendengar hal tersebut. Sontak membuat Rama tersedak, dan Nayra langsung mengambilkan Rama minuman.


"Minum dulu Mas," ucap Nayra sambil memberikan secangkir minuman.


"Terima kasih Nay."


Nayra menatap Rama dengan tatapan khawatir. Tapi untung saja, itu hanya tersedak biasa dan tidak membahayakan nyawa.


"Daddy nggak papa?" tanya Alice yang juga khawatir dengan kondisi Rama.


"Enggak papa kok Sayang, Daddy tadi cuma tersedak aja. Udah, yok lanjut makan lagi," ucap Rama.


Nayra dan Alice lalu mengangguk sembari melanjutkan makannya yang tadi sempat tertunda.


Setelah mereka selesai memakan makanannya. Rama lalu menyuruh para pembantu untuk membersihkan meja makan tersebut.


"Mbok Darmi," panggil Rama.


"Iya Tuan?" tanya Mbok Darmi.


"Bersihkan ini semua ya Mbok," titah Rama.


"Baik Tuan, setelah ini akan kami bersihkan meja makan ini," ucap Mbok Darmi dengan lembut.


Rama lalu mengangguk sembari membersihkan mulutnya dengan tisu.


"Kalau begitu saya tinggal dulu," ucap Rama yang langsung bangkit dari kursinya.


"Alice, Alice mau bantu Mbok Darmi sama Kakak-Kakak itu nggak?" tanya Nayra kepada Alice.


Mata Alice langsung berbinar setelah mendengar ajakkan tersebut.


"Memangnya, boleh ya Mami?" tanya Alice yang sudah sangat bersemangat.

__ADS_1


"Boleh dong, ayo," ajak Nayra.


Alice lalu bangkit dari kursinya dan segera mengikuti Nayra ke tempat Mbok Darmi.


"Mbok," panggil Nayra.


"Eh, iya Nyonya. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Mbok Darmi dengan ramah dan lembut.


"Kami boleh bantu Mbok Darmi sama Kakak-Kakak ini nggak?" tanya Nayra, dan di angguki oleh Alice.


Para pembantu serta Mbok Darmi kaget dengan ucapan nyonya baru mereka tersebut.


"Ja-jangan Nyonya. Nanti kami di marahi Tuan," ucap Mbok Darmi dengan gelagapan.


"I-iya Nyonya," ucap para pembantu yang ada di sana.


"Santai aja Mbok, mas Rama nggak bakalan marahin kalian kok," ucap Nayra dengan santai.


"Ta-tapi Nyon ...." belum sempat Mbok Darmi melanjutkan ucapannya, Nayra sudah memotong ucapan tersebut.


"Mbok emang mau, liat Alice sedih. Padahal, tadi Alice semangat pengen bantu kalian lho. Iyakan, Alice?"


Para pembantu yang ada di sana semakin kebingungan setelah melihat Alice serta nyonya baru mereka sedih.


"Ee ... aduh, gimana ya?" tanya Mbok Darmi sambil melirik kearah para pembantu tersebut.


Para pembantu tersebut lalu mengangguk kepada Mbok Darmi, dan di balas Mbok Darmi dengan anggukan juga.


"Ba-baiklah kalau begitu Nyonya. Nyonya sama Nona muda boleh membantu kami," ucap Mbok Darmi.


"Yey." Nayra dan Alice lalu saling tos karena rencana mereka berhasil.


"Mbok Darmi sama Kakak-Kakak ini tenang aja. Kalau sampai Mas Rama marah ke kalian, biar saya yang menghadapinya," ucap Nayra.


Para pembantu yang ada di sana akhirnya bisa bernapas lega saat Nayra mengatakan hal tersebut.

__ADS_1


"Kalau begitu, mari Nyonya, Nona muda."


Akhirnya, Nayra dan Alice mengikuti Mbok Darmi dan para pembantu tersebut di belakang mereka.


Nayra mencuci piring bersama para pembantu, sementara Alice membersihkan meja makan bersama Mbok Darmi.


'Nyonya baru ini, meski usinya masih sangat muda. Tapi dia dewasa sekali.'


Para pembantu yang ada di sana, menyaksikan Nayra dengan tatapan kagum. Meski usia Nayra masih bisa di bilang sangat muda, tapi dia sangat lihai dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.


"Kakak-Kakak ini, kenapa natap Nayra sampai sebegitunya?" tanya Nayra sambil terkekeh pelan.


Para pembantu tersebut langsung salah tingkah, karena Nayra memanggil mereka dengan sebutan 'kakak.'


"Nyo-Nyonya kenapa manggil kita dengan panggilan Kakak?" tanya salah seorang pembantu tersebut.


"Biar lebih akrab aja, gitu Kak," ucap Nayra.


Para pembantu tersebut hanya mengangguk sembari tersenyum. Nyonya baru mereka ternyata tidak seburuk yang mereka bayangkan.


"Nyonya, saya mau tanya dong."


"Mau tanya apa Kak?"


"Nyonya cara dapet duren kayak Tuan itu, caranya kayak gimana sih?"


Bersambung💖


Kira-kira caranya gimana ya?🤔entahlah, Author juga nggak tau😂sembari menunggu, Author mau rekomendasiin karya Kakak Author nih, di jamin bagus💖


Judul karya: Aku Tidak Jelek


Author : pipihPermatasari


Karena kecorobohan Aku yang berani mengungkapkan perasaannya terhadap Pimpinan Intern group membuat Aku di tolak mentah mentah, dihina sampai didorong masuk ke dalam kolam renang oleh seorang Juna Prakasa dan kekasihnya Olin Puspita. Aku pikir dia sama menyukaiku karena sudah berbuat perhatian lebih, ternyata dia hanya memanfaatkanku karena otakku pintar dan cerdas.

__ADS_1


Akankah pembalas dendaman Aleena dan Veri berhasil membuat Juna berlutut dan menyesalinya?



__ADS_2