Mengejar Cinta Guru Tampan

Mengejar Cinta Guru Tampan
Cinta Atau Napsu?


__ADS_3

Ada adegan 21+


Bila terkejut sejadi-jadinya saat bibir Varell menempel tepat di bibirnya. Bila menutup matanya karena malu dengan kondisi seperti ini.


Varell yang awalnya hanya mencium Bila, kini mulai ******* bibir manis milik Bila dengan penuh napsu. Varell juga mulai meraba bagian d*da Bila hingga membuat Bila mend*sah.


"Eugh ... Kakk-Kakk shh ... ahh ...," d*sah Bila.


Varell mulai menciumi bagian leher Bila dengan penuh napsu, dan dua tangan Varell mulai melepaskan kancing baju yang di kenakan oleh Bila.


Varell terkejut, d*da Bila menyembul keluar tepat di depan muka Varell. Dua buah d*dah yang besar nan putih, serta pucuk yang berwarna pink.


"Kakkk ... sstop ahh ...."


Ucapan Bila tidak di dengar oleh Varell. Varell terus melanjutkan aktivitasnya tanpa mendengar ucapan Bila sama sekali.


Varell mulai melahap dua d*da milik Bila dengan penuh napsu, hingga membuat Bila merasa seperti diSurga.


Tanpa sadar, Bila menekan kepala Varell agar Varell tidak menghentikan aksinya.


"Ahh ... Kakk shh ... Kakk." Bila terus menerus mend*sah.


Varell yang sudah termakan napsu mulai mengangkat rok yang di pakai Bila, dan menyentuh bagian intim Bila.


"Ahh ...!" pekik Bila saat jari-jemari Varell mulai menggesek-gesek bagian intim Bila hingga bagian intimnya basah.

__ADS_1


Semoga lulus review.😂


"Kakak?"


Varell lalu mengangkat wajahnya dan menatap Bila yang sudah lemas karena ulah dirinya.


"Boleh ya Bil?" tanya Varell.


Bila lalu menggelengkan kepalanya dan berhasil membuat Varell kecewa dengan sikap Bila yang menggelengkan kepalanya.


"Kenapa Bil?" tanya Varell yang kecewa dengan tindakan Bila tadi.


"Kita kan belum nikah Kak. Bila nggak mau, sesuatu yang Bila jaga selama ini jatuh ke tangan pria yang belum resmi menjadi suami Bila," ujar Bila.


Perkataan Bila berhasil membuat Varell termenung. Bila yang melihat Varell malah terdiam mulai menanyakan sesuatu yang selama ini dia tahan.


"Kakak sebenernya ...." Varell tidak melanjutkan perkataannya, dan justru malah terdiam.


"Kakak nggak Cinta ya sama Bila?" tanya Bila yang sudah memasang wajah serta nada sedihnya.


"Eh, bu-bukan seperti itu Bila."


"Trus apa dong Kak?" tanya Bila yang sudah mengeluarkan air matanya.


"Kakak cuma bingung aja Bil," jawab Varell.

__ADS_1


"Bingung kenapa Kak, Kakak tadi kan sudah meraba Bila. Apa lagi yang Kakak bingungkan?" tanya Bila.


"Kakak cuma bingung, yang tadi kakak lakukan itu adalah Cinta atau cuma napsu semata saja," ujar Varell.


"Kakak bingung sama perasaan Kakak sendiri ya?"


Dapat pertanyaan seperti itu, Varell jelas langsung mengangguk. Sebagai seorang jomblo, Varell belum pernah merasakan rasanya jatuh Cinta. Jadi, Varell tidak tahu apa yang di rasakannya ini adalah Cinta atau hanya napsu saja.


"Kalau begitu, Kakak pahami dulu perasaan Kakak. Mungkin untuk sementara, kita menjauh dulu ya Kak?"


"Apa?" Varell terkejut saat Bila mengatakan hal tersebut.


"Kenapa Bil?" tanya Varell yang bingung dengan keputusan Bila.


"Ini demi kebaikan kita semua Kak. Agar Kakak bisa membedakan, mana yang Cinta, mana pula yang hanya napsu semata," tutur Bila.


"Ta-ta-tapi Bil."


Entah kenapa, hati Varell tiba-tiba saja tidak rela saat harus jauh dari Bila. Rasanya, seperti ada sesuatu yang menghalangi Varell agar tidak menjauh Bila apapun yang terjadi.


"Ini demi kebaikan kita semua Kak."


Aetelah mengatakan hal tersebut, Bila langsung mengambil tasnya dan ingin keluar dari kantor Rama. Tapi saat dia ingin membuka pintu, tiba-tiba saja sesuatu menghentikan gerakannya.


"Aku Cinta kamu, Bila!"

__ADS_1


Bersambung💖


__ADS_2