Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan

Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan
Bab. 43 Penyesalan Sean


__ADS_3

Aldo berdiri dari duduknya saat melihat pintu ruangan Elia di rawat terbuka, ia segera menghampiri istrinya untuk menanyakan keadaan adiknya.


" Bagaimana sayang? Apa Elia baik baik saja? " tanya Aldo


" Walaupun belum sadar, namun pendarahannya sudah bisa di hentikan. Tapi sangat di sayangkan janin Elia tak bisa di selamatkan. " kata Nihan sambil membuka penutup kepalanya.


Ada raut kekecewaan dari wajah Aldo, dia benar benar sangat menyesal tidak bisa menebak apa yang di rasakan, saat Elia menangis di pelukanya waktu di mobil.


" Sudahlah sayang. Mungkin ini jalan yang terbaik untuk Elia. Jika memang mempertahankan hubungan dengan Reyhan menyakitkan. Mungkin Tuhan merencanakan sesuatu yang lebih indah untuk Elia. " kata Nihan mengusap lengan suaminya.


" Pendarahan... ? " gumam Sina dengan menutup mulutnya.


Tubuh Sina tak kuat menahan tekanan, membuatnya lemas untuk berdiri, Untung saja Surya dengan sigap menahan tubuh istrinya agar tidak jatuh.


" Sabar bu ! Tahan dirimu. Mari kita tanyakan baik baik apa yang sebenarnya terjadi.


Pada akhirnya Sina menuruti permintaan suaminya, agar membicarakan semua masalah secara baik baik.


Aldo melihat orang tua Reyhan mendekat menghampiri mereka. Terlihat Aldo sudah seperti akan menabuhkan genderang perang. Namun Nihan melarang agar tidak terjadi keributan.


Nihan mengusap punggung suaminya agar tidak bersikap keras, bagaimana pun mereka adalah orang tua. Jadi Aldo memilih menunduk tanpa ingin melihat wajah keduanya.


" Bagaimana keadaan Elia Aldo? Apa yang terjadi sebenarnya? " tanya Surya saat dirinya sudah berhadapan dengan Aldo.

__ADS_1


Aldo menatap kebencian pada wajah Surya. Namun Nihan membelai lembut punggungnya dan menggelengkan kepala, bertanda jangan menggunakan kekerasan.


" Ini semua karena ulah anakmu. Tanyakan saja pada dia, apa yang sudah ia lakukan pada Elia. Harusnya dia lebih pandai menjelaskan. " kata Aldo kembali menunduk.


Nihan menghampiri kedua orang tua Reyhan, dan menyuruhnya untuk merawat Reyhan saja dulu. Nihan memberi penjelasan, jika biarkan mereka terpisah lebih dahulu, baru setelah keduanya pulih akan di bicarakan secara baik baik, dan meluruskan semua masalah.


Akhirnya orang tua Reyhan memaklumi, dan menyetujui saran dari Nihan. Mereka kembali ke bawah menemui Reyhan kembali, dan merawatnya.


Nihan terpaksa meninggalkan Aldo terlebih dahulu, untuk menuju ruangannya. Dirinya ingin membersihan diri, setelah melakukan operasi terhadap Elia.


Aldo memasuki ruangan Elia, ia dapat melihat adiknya sedang terbaring tak berdaya dan memejamkan mata dengan tangan tertancap selang cairan infus.


Aldo menangis membelai rambut Elia. Aldo masih tidak rela jika Elia harus merasakan penderitaan karena sakit hati yang di tujukan untuk nya. Seandainya bisa menggantikan posisi Elia saat ini, Aldo akan menggantikan penderitaan yang Elia rasakan.


Tak berhenti Aldo mengusap wajah pucat Elia, air matanya tak bisa berhenti menetes melihat keadaan Elia terbaring tak sadarkan diri.


Nampak Sean ikut memasuki ruangan Elia dengan membawa catatan riwayat penyakit Elia.


" Aldo, lebih baik kamu berganti pakaian. Pakaianmu penuh dengan darah. " kata Sean


" Diamlah. Jangan karena kamu sudah menyelamatkan Elia, aku sudah memaafkan kesalahanmu dulu. " bentak Aldo


" Kamu memaafkan aku atau tidak, semua sudah terjadi. Aku bukan Sean yang dulu, kini aku sudah menyesali semua perbuatanku dulu, dan akan berusaha menjadi lebih baik lagi. Sekarang aku hanya mengingatkan dengan pakaian kotor seperti itu, bisa berdampak tambah buruk dengan kondisi Elia nanti. Bersihkan dirimu, agar saat Elia sadar kamu sudah berada di sampingnya. " kata Sean memeriksa setiap tetesan infus yang mengalir ke tangan Elia, dan membenarkan agar tidak terlalu deras mengalir, karena kondisi tubuh Elia sudah stabil.

__ADS_1


" Pulanglah, ganti pakaianmu, dan perhatikan istrimu juga agar istirahat. Aku akan membantu menjaga Elia selama kalian pulang. Jangan sampai kondisi Nihan juga ikut drop, karena bisa berdampak pada janinnya yang masih muda. Sangat rentan jika seorang wanita hamil mengalami stress. Jika Nihan melihatmu seperti itu, dia pasti akan ikut kepikiran. " kata Sean memberi saran.


Akhirnya Aldo mengalah, Ia memutuskan pulang terlebih dahulu, karena takut terjadi sesuatu dengan Nihan juga.


Sean duduk di kursi dengan sabar menunggu Elia, karena jadwal kontrolnya pun sudah habis. Sebenarnya Sean sudah waktu untuk pulang juga, namun ia memilih menunggu Elia, karena sekarang Elia sedang sendiri.


Sesekali Sean membenarkan anak rambut yang menutupi wajah Elia. Sejak Sean mengetahui kenyataan yang sebenarnya jika Elia di perkosa saat itu, ada rasa penyesalan yang mendalam. Bahkan Sean sempat mengikuti Elia di Jerman. Namun dirinya tak berani mendekati, karena ia takut hanya akan membuat hati Elia semakin terluka.


Sean hanya berani menatap Elia dari kejauhan, dan berharap ada kesempatan untuk mendekati. Namun sayangnya Elia di Jerman sudah sangat sibuk, dan tak ada keterpurukan yang terlihat, membuat Sean mundur memperjuangkan cinta dan membiarkan Elia bahagia di sana.


Namun hari ini dia baru mengetahui jika Elia hanya dijadikan ajang balas dendam Reyhan. Bahkan sekarang ini Elia di campakan oleh Reyhan karena memilih kembali pada kekasih lamannya yang bersemi kembali.


Hal ini membuat Sean bersikuat akan kembali memperjuangkan cinta yang telah ia nodai dulu. Sean ingin kembali membersihkan luka yang ia torehkan pada Elia dengan tulus. Jika seandainya Elia menolak, Sean akan iklas dan bersabar menunggu kata maaf dari Elia nantinya.


Sean membayangkan dirinya dulu yang telah khilaf menodai cinta, hanya karena tak bisa menahan diri, dirinya memilih wanita lain sebagai pengganti.


Rasa penyesalan itu membuatnya benar benar jera untuk membina sebuah hubungan kembali. Hatinya sangat hancur saat merasakan dirinya di tinggalkan Elia menikah dengan laki laki lain.


Saat itu Sean sangat terpuruk, dia sering pergi ke klub dan mabuk mabukan. Ia sangat membenci wanita, sehingga ia menggunakan wanita sesuka hatinya.


Namun saat Sean pernah menyetubuhi seorang gadis, Sejak saat itu pula ia benar banar berhenti melakukan perbuatan terlarang itu. Sean berubah menata hidup kembali, tanpa kehadiran wanita di sisinya. Ia terus bekerja dan bekerja, dan menutup hati pada siapa saja gadis yang mendekatinya.


" Maafkan aku Elia. Aku adalah laki laki paling bodoh karena telah berbuat curang di belakangmu. Tapi ketahuilah Elia, namamu di hatiku, tak akan pernah tergantikan posisinya. Jika seandainya kamu masih berkenan memberikan kesempatan ke dua untuk ku, aku berjanji tak akan pernah melukaimu,berbuat curang di belakangmu. Aku akan selalu membuat hari harimu bahagia seperti saat kita bersama dulu. Bahkan aku menjanjikan kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan yang aku berikan padamu dulu. " ucap Sean dengan membelai pipi Elia.

__ADS_1


__ADS_2