Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan

Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan
Bab. 57 Gagal fokus


__ADS_3

❤️❤️❤️ Aku sangat berterima kasih buat kalian semua yang masih setia Sampai di Capter ini. Dan akan sangat bahagia jika kalian memberikan like, gift, dan vote untuk mendukung terus karya aku agar bertahan di Noveltoon ini. Salam Manis selalu. ShaNyu ❤️❤️❤️


Semula Reyhan hanya ingin menakuti Elia, jika dirinya akan menciumnya. Namun saat mendengar suara Sean memasuki ruangan, panas sudah hati Reyhan, dia sengaja mencium bibir Elia dan menyesapnya, tak di hiraukan tangan Elia yang terus memukul dadanya.


Melihat kejadian itu, Sean datang menghampiri Reyhan dan menarik pundak Reyhan agar melepaskan.


Sean mengayunkan tangan akan memukul wajah Reyhan, namun di tangkis dengan satu tangan Reyhan.


Reyhan sengaja memutar tangan Sean, terlihat Sean sangat kesakitan menahan tangan nya yang di putar Reyhan.


" Jangan jadi pahlawan, jika melindungi diri saja tidak bisa. " kata Reyhan dengan memutar semakin keras.


" Aw........ !! " teriak Sean kesakitan, karena semula ia masih bisa menahan dan hanya meringis kesakitan.


Elia mendorong tubuh Reyhan agar melepaskan tangan nya. Elia dapat merasakan jika Sean sangat kesakitan menahan tangan nya yang di putar oleh Reyhan.


" Kenapa kamu selalu saja melakukan apa pun sesuka hati mu, apa kamu tak bisa melihat penderitaan orang yang kamu siksa.


Elia membimbing Sean agar duduk di kursi, kemudian mengambilkan minum. Reyhan yang melihat perlakuan Elia pada Sean,bisa di katakan cemburu saat ini.


Reyhan meninju meja kaca tempat kerja Elia hingga retak. Terlihat darah segar mengalir dari jari jari Reyhan. Namun Elia tak kunjung menolong atau beranjak mendekati Reyhan.


Reyhan kecewa dengan perlakuan Elia yang tidak adil, dia masih memberi maaf untuk Sean, tapi untuk dirinya Elia benar benar menutup diri.

__ADS_1


Reyhan keluar dari ruangan itu dengan membanting pintu sangat keras. Terlihat aura kemarahan dari raut wajah Reyhan. Terlintas kembali saat Elia memaki dirinya dan lebih memilih menolong Sean di banding dirinya. Begitu sakit yang Reyhan rasakan saat ini.


Reyhan memutuskan pergi ke kantor dengan naik taxi ia tak ingin berlama lama berkeliaran di dekat klinik Elia, karena hanya menimbulkan rasa sesak di dada.


Sampai di kantor Reyhan berjalan cepat ingin menuju ruangannya. Terlihat Elwas sedang memimpin rapat di ruang rapat ,membuat Reyhan ikut masuk ke dalam ruang rapat.


Ruang rapat yang semula tegang karena tekanan dari Elwas, kini semakin menyeramkan karena Reyhan marah marah di forum. Banyak cacian yang keluar dari mulut nya, karena stafnya tidak mencapai target bulanan.


Segala kekesalan, kekecewaan yang di sebabkan oleh Elia, di tumpahkan di ruang rapat. Walaupun Reyhan sudah lama tidak mengontrol pekerjaan perusahaan namun Elwas selalu memberikan laporan harian pada Reyhan, sehingga Reyhan dapat mengetahui situasai perusahaan nya saat ini.


Rapat yang di pimpin oleh Reyhan selama satu jam setengah itu berlangsung menyeramkan. Banyak petinggi perusahaan di buat senam jantung karena kemarahan Reyhan.


Semua kembali ke tempat masing masing. Tak ada satu staf pun yang berani berbicara walau satu patah kata pun. Semua fokus pada pekerjaan masing masing.


" Tinggal satu langkah lagi Tuan. " jawab Elwas.


" Bagus. Siapkan semua janji temu dengan semua Klient yang tertunda. Aku akan menyelesaikannya satu per satu. " jawab Reyhan dengan memutar pulpen yang ia pegang.


Reyhan akan kembali fokus menjalankan perusahaan yang untuk beberapa bulan ini sempat terbengkalai. Dan hari ini dia akan memulai melakukan janji temu dengan beberapa klient nya untuk urusan bisnis.


Reyhan menuju sebuah restoran ternama sesuai perjanjian yang di tetapkan oleh masing masing klient. Terlihat Reyhan terseyum penuh kharisma di hadapan klient wanita nya. Keduanya terlibat perbincangan hangat seputar bisnis, yang terkadang di iringi candaan agar tidak terlalu serius dalam membicarakan seputar bisnis.


Entah jodoh Tuhan atau Takdir cinta yang membawa pertemuan kembali antara Reyhan dan Elia setelah percekcokannya tadi.

__ADS_1


Hari ini pun Elia juga memiliki janji temu dengan salah satu petinggi perusahaan ArBeco Group. Perusahaan yang bergerak di bidang infotainment ingin menjalin kerja sama dengan menggunakan EO cosmetics buatan Elia. Karena sekarang Elia mulai merambah ke bidang kosmetik juga, setelah berhasil meluncurkan produk EO skincare nya.


Terlihat Elia berjalan sangat anggun dengan rok mini diatas lutut, di padukan dengan kaos hitam juga blezer berwarna senada. Elia yang tidak mengetahui keberadaan Reyhan memilih meja di samping jendela dekat Reyhan duduk sekarang. Terlihat terang untuk wajah Elia semakin cantik bak putri walau tanpa riasan sekali pun.


Terlihat Elia memberikan senyum semanis mungkin untuk petinggi perusahaan yang mewakili perusahaan nya. Keduannya berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri.


Reyhan yang semula fokus dengan pekerjaaan nya, di buat gagal fokus dengan penampilan istrinya saat ini. Terlihat kaki jenjang yang terlihat putih mulus terekpos begitu saja di hadapan semua pria yang terus memandangnya.


Bahkan Reyhan di buat sibuk menguping pembicaraan keduanya. Karena sekarang ini keduanya terlibat obrolan hangat.


Klient Reyhan pun di buat sedikit jengkel pula, karena tidak sekali atau dua kali harus mengulang perkataan nya hanya karena Reyhan yang terus memandang meja di sebelahnya. Dan bodohnya Elia sama sekali tidak menyadari kehadiran Reyhan di sana. Bahkan di perhatikan sejak tadi oleh suaminya.


Jika boleh jujur, semula klient itu pun juga menaruh rasa pada Reyhan, dan berharap ada sebuah hubungan setelah terjalin kerja sama dari keduanya. Klient itu baru pulang dari luar negeri sehingga dia tidak tahu jika Reyhan sudah menikah padahal pernikahan Reyhan dan Elia di gelar paling megah kala itu.


Setelah menemui kesepakatan Elia bersalaman dengan Klient itu, dan menanda tangani sebuah kontrak kerja sama. Keduanya melanjutkan dengan makan bersama karena kebetulan waktu menunjukan jam makan siang. Begitu juga dengan Reyhan hari ini dia juga melakukan makan siang sekalian dengan Klient, namun tidak ada obrolan santai atau candaan karena fokus Reyhan kini ke meja sebelahnya.


Ingin rasanya klient Reyhan menghentikan acara ini karena merasa tidak di hargai. kemudian dia melihat meja di sebelahnya ternyata wanita yang cantik dengan tubuh yang sangat ramping, berbeda dengan dirinya bisa di kata kan sangat sexy, tapi kenapa justru Reyhan menyukai wanita seperti itu pikir Klient itu. Setelah makan siang klient itu memutuskan pergi lebih dahulu, karena tinggal pun percuma karena Reyhan tidak menggubrisnya.


Kini tinggal Reyhan sendiri, yang semakin ia melihat Elia tersenyum dengan lelaki di hadapannya itu, Ia akan meminum jus yang ia pegang. Dan adegan itu terus berlanjut hingga jus yang ia pesan habis tandas.


Tanpa rasa berdosa Elia bahkan menanggapi candaan yang di ciptakan Klient nya. Karena klientnya berkecimpung di bidang infotainment membuat laki laki itu penuh dengan humor yang membuat Elia kadang tertawa lepas.


Rasa itu membuat hati Reyhan semakin panas, dadanya semakin sesak. Sebuah rasa yang tadinya ingin membiarkan Elia bebas, tidak bisa ia penuhi jika sudah melihat kedekatan Elia dengan laki laki lain.

__ADS_1



__ADS_2