
πΌπΌπΌMinggu Baru untuk Vote baru πππ. Author janji kalo di kasih vote akan crazy up sampai lima bab...πππ. Di tunggu ya β€οΈβ€οΈβ€οΈ
" Lalu bagaimana denganmu? Bagaimana dengan mu yang sudah menjalin hubungan dengan laki laki lain, tanpa ada kejelasan dari hubungan kita. Kamu masih sah istriku Elia, baik secara agama atau pun hukum. Tapi kamu sudah berani menjalin hubungan dengan mantan tunangan mu di depan ku. Apa kamu sadar, jika kamu itu seorang istri pembangkang. Yang tak mau mengerti perasaan seorang suami. Kamu lah yang egois Elia, kamu menyalahkan aku dan bahkan menuduhku berselingkuh. Tapi pada kenyataannya kamulah yang berselingkuh. " bantah Reyhan dengan wajah yang sudah merah padam. Reyhan sangat panas mendengar kata kata Elia yang kasar dan juga pandangannya yang sadis.
" Istri sah? Seorang suami yang tidak memberi nafkah lebih dari tiga bulan ! Seorang suami yang membawa wanita lain ke dalam rumahnya ! Seorang suami yang membiarkan istrinya kesakitan menahan luka dan perih sendirian ! Apa itu masih di sebut seorang suami yang sah di mata agama. Aku rasa tidak !!! Aku bukan istrimu lagi Tuan Reyhan. Jika ANDA ingin sah di mata hukum bahwa kita sudah bercerai, aku yang akan menggugat nya ke pengadilan. Tunggu surat pemanggilan persidangan nya !!! Jawab Elia penuh penekanan dan kemarahan karena di tuduh selingkuh oleh Reyhan.
Reyhan langsung meraih tengkuk Elia dengan satu tangan kirinya dan tangan kanan meraih pinggang Elia. Reyhan mencium paksa bibir Elia tanpa memperdulikan jika dirinya sedang menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung yang berada di sana, para pengunjung itu sudah mulai memperhatikan mereka sejak mereka bertengkar. Karena pertengkaran mereka yang sama sama emosi, mereka tak bisa mengontrol suara mereka agar pelan. Sehingga pertengkaran itu di saksikan banyak orang sejak tadi.
Elia tak dapat berkutik karena Reyhan memeluk dengan sangat kencang. Dan bodoh nya Mizka hanya mampu melihat adegan itu tanpa bisa membantu. Sean pun yang baru keluar dari pintu mall dengan membawa banyak makanan hanya bisa mematung menyaksikan Elia yang sedang di cium oleh Reyhan secara paksa. Begitu juga Elwas yang baru turun dari mobil, terdiam mematung menyaksikan Tuan nya, sedang berciuman.
Setelah Reyhan melepaskan ciuman nya, berlahan ia melepaskan pelukan nya juga.
Elia menatap Reyhan dengan air mata yang menetes. Elia menampar wajah Reyhan dengan sangat keras, karena tangan nya pun ikut merasakan panas.
" Kenapa kamu selalu bersikap seperti ini ? Kenapa kamu selalu mempermalukan aku lagi dan lagi !!! " teriak Elia yang sudah sangat muak dengan tindakan Reyhan yang selalu mencium nya dengan paksa. Dan sekarang dia melakukan nya lagi di depan umum.
Reyhan menghalangi langkah Elia di depannya, tanpa aba aba dia mengangkat tubuh Elia yang kecil di pundaknya, bagaikan karung beras Reyhan membawa Elia.
__ADS_1
Reyhan membawa pergi Elia dari tempat itu, namun Mizka ingin menghalangi. Dia sudah tersadar dan akan berusaha membantu Elia yang sejak tadi berteriak minta di lepaskan.
" Lepaskan aku, lepas !!! " teriak Elia yang terus memukul punggung suaminya.
" Elwas....Apa aku menyuruhmu kesini hanya untuk melihat ku dan berdiri seperti patung !!! " kata Reyhan keras, karena ia melihat Elwas hanya diam saja tanpa beranjak membantunya menyingkirkan Mizka dari hadapannya.
Elwas pun segera tanggap dan meraih tubuh Mizka agar menghindar dan tidak menghalangi jalan Reyhan. Elwas tak perduli dirinya di cakar, di caci maki oleh Mizka. Yang terpenting adalah bagaimana Reyhan dan Elia bisa pergi segera.
Tak ada satu pun dari mereka yang berani membantu Elia. Karena mereka tahu Reyhan adalah salah satu pengusaha yang terkenal dan berpengaruh di kota itu. Lagi pula mereka juga tahu jika Elia adalah istrinya. Mereka menangkap jika pasutri itu sama sama selingkuh. Sehingga jadi gosip mereka di sana.
" Siapa yang berani membicarakan aku. Akan ku buat kalian tak bisa berbicara seumur hidup !!! " teriak Reyhan yang kalap karena mendengar pengunjung yang menyaksikan mereka saling bergunjing dan berbisik bisik.
" Elwas... catat jika ada yang berani mengambil gambar, atau berani membicarakan kita di belakang. Buat hidupnya tak bisa bernapas dengan tenang. " kata Reyhan sambil meninggalkan tempat itu.
Reyhan memasukan Elia di kursi kemudi, kemudian ia ikut masuk. Sehingga mau tak mau Elia bergeser, ia ingin membuka pintu samping. Namun Reyhan sudah mengunci semua pintu mobil, karena ia sudah ikut masuk dari pintu yang sama. Reyhan tahu, jika Elia di masuk kan di kursi samping kemudi, pasti saat dia akan berputar ke kursi kemudi, pasti akan membuka pintu dan kabur.
Sean berlari menghampiri mobil Reyhan namun Reyhan sudah melajukan mobilnya keluar dari tempat itu. Barulah Elia tahu jika Sean pun juga berada di sana, pantas saja jika Reyhan menuduhnya berselingkuh.
__ADS_1
Elia diam saja tak berbicara sedikit pun. Dia sudah benar benar semakin muak melihat wajah suaminya. Hatinya benar benar semakin benci karena kejadian ini.
" Elia, aku tak akan pernah melepaskan mu. Jika aku tak bisa memiliki mu, itu tandanya tak ada satu orang pun yang bisa memilikimu. " kata Reyhan sambil menyetir mobil.
" Kamu egois Reyhan !!! Kamu selalu melakukan apa yang menurutmu benar, tanpa memperdulikan bagaimana perasaan orang di sekitarmu. " kata Elia yang sudah memanggil nama Reyhan tanpa embel embel kak, atau Tuan lagi.
" Aku tidak perduli dengan apa yang kamu pikirkan tentangku. Karena itu tidak akan merubah keputusanku untuk tetap memperjuangkan mu. " jawab Reyhan
" Memperjuangkan ??? Ini bahkan namanya pemaksaan bukan memperjuangkan. Jika kamu memperjuangkan, atau kamu mencintaiku dengan tulus, kamu harusnya melepaskan aku, bukan menekan ku !! " jawab Elia
" Elia apa kamu tidak bisa bersikap lembut padaku? " jawab Reyhan. Karena sejak tadi ucapan Elia sangat ketus, bahkan terkadang dengan nada yang meremehkan.
" Tidak Bisa !!! " jawab Elia yang semakin ketus.
Elia menatap sekeliling jalan, Elia sangat hafal jika jalan ini adalah jalan menuju arah apartemen Reyhan. Elia sudah panik, ia tidak mau masuk ke dalam apartemen itu lagi. Baginya apartemen Reyhan adalah sebuah neraka untuknya.
Tempat dimana dia sudah di renggut kesuciannya secara paksa oleh Reyhan, tempat dimana dia mengungkap fakta sesungguhnya, jika dirinya hanya di jadikan target balas dendam oleh Reyhan. Tempat di mana ia kehilangan benih cintanya yang membuatnya bertahan. Dan yang paling utama adalah tempat itu sudah pernah di injak oleh hama tanaman rumah tangganya. Elia bahkan jijik jika harus mengingat wajah atau bahkan hanya sekedar namanya terlintas di benaknya.
__ADS_1
" Turunkan aku !!! " perintah Elia.
Reyhan tidak menjawab perintah Elia, dia seolah tuli, terus memandang jalan depan dan terus melajukan mobil tanpa mau berhenti.