Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan

Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan
Bab. 54 Bimbang


__ADS_3

Reyhan mendekati Elia semakin dekat dan memberikan seikat bunga mawar yang segar untuk Elia, tercium aroma bunga mawar yang sangat harum.


Elia menerima bunga dari Reyhan, yang di sambut senyum bahagia oleh Reyhan. Begitu mudahnya ia meluluhkan hati Elia sekeras batu.


" Aku tahu kamu masih mencintaiku Elia. " kata Reyhan terseyum bahagia.


" Anda terlalu memandang tinggi diri Anda sendiri Tuan Reyhan. Saya sudah menghapus nama anda dari hati saya, sejak Anda menghadirkan orang ketiga dalam keluarga kita. Tidak ada kesempatan kedua untuk orang yang sudah menghianati sebuah ikatan cinta. " kata Elia mantap


" Aku tidak pernah menghianatimu Elia. " kata Reyhan menjelaskan


" Sebuah cinta tidak akan tercipta kebahagiaan, jika di landasi dengan sebuah kebohongan. Simpan saja penjelasan Anda, karena saya sudah menutup rapat hati saya untuk anda. Karena penjelasan Anda tak bisa mengembalikan sesuatu yang sudah hilang." kata Elia tegas


" Elia, aku tahu kamu masih mencintaiku. Ini semua hanya salah paham. Aku nyakin kamu masih berharap cinta kita bisa bersatu, buktinya kamu masih menggunakan tanggal pernikahan kita untuk peresmian pembukaan klinikmu. Aku tahu kamu sengaja memilih tanggal ini, untuk mengawali karirmu. Benar bukan? " kata Reyhan


Elia memiringkan wajahnya.


" Benarkah? " kata Elia bertanya namun seolah mengejek


" Aku bahkan tidak mengingat jika hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan. Jika aku mengingatnya, aku tak akan menggunakannya untuk hari bersejarahku. Anda terlalu percaya diri Tuan Reyhan. " kata Elia berbohong, karena sesungguhnya apa yang di katakan Reyhan ada benarnya, ia sengaja memilih tanggal ini karena tanggal ini, adalah tanggal yang bersejarah untuk nya.


" Elia, aku tahu kamu berbohong !! kamu masih mencintai ku bukan? Aku ingin bertanya satu kali, tapi tolong jawab dengan jujur dari hati mu yang terdalam. Apa kamu masih mencintaiku? " kata Reyhan pelan


Elia menunduk mendengar pertanyaan Reyhan. Namun akhirnya menjawab dengan mantap.


" Tidak !!! " jawab Elia walau masih dengan wajah menunduk


" Lihat aku Elia !! Katakan dengan melihat kedua mataku, beritahu aku jika kamu memang sudah tidak mencintaiku. " kata Reyhan lagi


Elia mulai menengadah kan wajahnya dan memandang wajah tampan Reyhan, yang membuat hati Elia kembali sesak jika harus mengatakan tidak mencintai Reyhan lagi


" Aku sudah tidak mencintaimu Tuan Reyhan !!! " kata Elia melihat kedua mata Reyhan yang sudah tergenang air mata.

__ADS_1


" Kamu bohong Elia. Untuk yang terakhir kalinya, katakan padaku jika kamu sudah tidak mencintaiku. " kata Reyhan masih tak percaya.


" Walau Anda bertanya untuk keseribu kali, atau yang terakhir kalinya. Saya akan tetap pada pendirian. Saya sudah tidak mencintai Anda, Tuan Reyhan. Saya tidak akan pernah mencin..... . emmmt "


Elia tidak dapat melanjutkan kata katanya karena Reyhan meraih tengkuknya dan mencium bibirnya. Reyhan semakin menekan tengkuk Elia, saat Elia mencoba untuk melepaskan diri.


Elia semakin kuat mendorong tubuh Reyhan agar melepaskan dirinya, namun Reyhan tidak menghiraukan, dia justru menyesap bibir atas Elia. Elia menggigit bibir Reyhan sekuat hati dan akhirnya Reyhan melepaskan ciumannya. Terlihat bibir Reyhan yang berdarah.


Elia menampar keras wajah Reyhan, hingga wajah Reyhan terlihat sangat merah. Namun Elia seolah tidak perduli.


" Saya bukan boneka yang bisa Anda buang, dan Anda pungut kembali saat anda ingin memainkannya Tuan Reyhan. " kata Elia tegas.


Elia berjalan cepat menuju mobilnya,sampai di mobil ia tidak menemukan Mizka. Sampai akhirnya Mizka menggedor pintu mobil Elia


" Maaf Elia, tadi aku tidak kuat menahan pipis, aku lari ke kamar mandi. " kata Mizka berbohong.


Elia tak menjawab ucapan Mizka, pikirannya kosong saat ini. Elia tidak menyangka ternyata Reyhan masih mengingat hari jadi pernikahan mereka.


" Ya... Aku baik baik saja. " jawab Elia singkat, lalu menyalakan mesin mobilnya .


Elia melewati Reyhan begitu saja tanpa membunyikan klakson.


Tak ada percakapan di sepanjang perjalanan di mobil, keduanya larut dalam pikiran masing masing. Mizka yang sedang bahagia, sedangkan Elia yang entah bahagia atau sakit hati.Karena sesungguh nya Elia bahagia Reyhan masih mengingat hari bersejarah mereka, bahkan Reyhan masih berulang kali menanyakan pernyataan cinta dari Elia. Namun saat mengingat Reyhan yang justru akan menamparnya demi wanita lain, atau bahkan saat dia terjatuh yang mengkhawatirkan keadaan nya justru Aldo. membuatnya merasa sesak kembali di dada.


Elia memarkirkan mobilnya di basemant, sampai keduanya naik lift yang membawanya ke lantai atas.


Elia masuk kamarnya, sampai malam pun dirinya tak keluar lagi. Biasanya Elia selalu membuat madu susu hangat, namun malam ini rutinitas itu tidak ia lakukan.


Mizka yang melihat perubahan dari diri Elia merasa tak enak hati. Mizka merasa semua ini terjadi karena dirinya. yang membuat hari ini Elia bersedih. Karena Mizka sendiri tidak tahu apa yang terjadi antara Reyhan dan Elia.


Mizka melamun, haruskah ia mengikuti rencana Elwas untuk menyatukan Elia kembali, atau membuat dinding pemisah agar Elia tidak lagi bersedih.

__ADS_1


Sebenarnya Elia tahu jika Elia belum bisa melupakan Reyhan.Tapi di sisi lain Elia juga sakit hati karena di hianati. Mizka menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan. Dia beranjak ke dapur untuk membuatkan segelas susu madu favorit Elia.


" tok tok....tok "


Mizka mengetuk pintu kamar Elia, untuk memberikan susu.


" Masuk " jawab Elia.


Terlihat Elia masih menggunakan baju kerjanya. Dia duduk di sofa terlihat jika dia sedang melamun tadi.


" Elia, Sebenarnya apa kamu masih mencintai Tuan Reyhan? " tanya Mizka hati hati.


" Jika aku katakan tidak, pasti kamu akan mengatakan jika aku seorang pembohong. " jawab Elia menerima susu yang di sodorkan Mizka


Elia meminum susu itu hingga tandas tak tersisa.


" Lalu kenapa kamu tak menerima dia kembali. Aku tahu Tuan Reyhan masih sangat mencintaimu El." kata Mizka ikut duduk di sofa itu


" Sebuah logika, jika kaca yang retak walau di lem kembali, dan di satukan serpihanya, tidak akan terlihat seperti semula. Seperti itu aku menilai rumah tanggaku. Seandainya aku memaafkan kak Reyhan, itu tidak akan bisa berjalan seperti sedia kala. Karena cinta kami terbina berawal dari sebuah kebohongan. " kata Elia


Mizka mencerna ucapan Elia, sejujurnya ia tak paham betul kata kata Elia, karena otaknya yang terlalu biasa. Namun ia berupaya mencoba memahami perkataan Elia.


" Elia. Aku bisa melihat ketulusan Tuan Reyhan padamu. Dia sama sekali tidak menduakan mu, aku nyakin itu. " kata Mizka


" Menduakan atau tidak yang jelas dia sudah menghancurkan hati ku Mizka. Aku tak mau hancur untuk kedua kalinya. Sudahlah, cepat tidur karena besok harus kembali berjuang. " kata Elia terseyum


Mizka beranjak pergi dengan membawa gelas kosong milik Elia tadi .


" Mizka..... Terima kasih. " kata Elia


Mizka hanya tersenyum tanpa menjawab. Dia semakin bingung bagaimana caranya membantu Elwas membuat hati Elia kembali untuk Reyhan, karena dari jawaban Elia, sudah tidak ada celah untuk Reyhan kembali padanya lagi.

__ADS_1


Author ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini di terima Allah SWT. Aminn🙌🙌. Dan semoga kita senantiasa di beri kesehatan,kelancaran rejeki dan di mudahkan segala urusannya. 🥰🥰. Salam manies dari Author, ShaNyu ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2