
Semalaman Reyhan tidak bisa tidur karena terus memikirkan dari mana Elia mendapat kan uang sebanyak itu. Elwas lah yang menjadi sasaran dari kemarahan nya, karena telah memberi informasi jika Elia pasti tidak dapat membayar hutangnya.
Reyhan segera membersihkan diri, ia akan menjalankan rencana b, setelah rencana yang ia gadang gadang akan berhasil ternyata gagal.
Reyhan menyuruh Elwas agar melakukan pertemuan dengan para petinggi perusahaan dulu, untuk menggantikannya. Karena pagi ini ia akan menemui Elia.
Sejak pukul tujuh Reyhan sudah standby di depan klinik Elia. Namun kehadiran orang yang di tunggu tak kunjung terlihat batang hidungnya. Dengan sabar Reyhan masih menunggu Elia di dalam mobil.
Pagi ini justru Elia masih belum membuka matanya, karena semalaman dia begadang dengan mendengarkan cerita masa lalu hidup Mizka.
Pukul sembilan baru ia terbangun, menggeliatkan badan. Ia mencoba membuka matanya, dan mulai menatap sekeliling ruangan. Barulah ia sadar jika dirinya tidak sedang tidur di kamarnya.
Elia segera duduk, dan melihat Mizka yang juga masih mememjamkan mata.
" Bangun Miz..... ! " kata Elia sambil mengoyang goyangkan tubuh Mizka. Sampai akhirnya Mizka ikut menggeliat.
Elia kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri. Karena hari ini hari senin, hari dimana jadwal kliniknya tutup. Jadi walau bangun kesiangan dia masih bisa bersantai.
__ADS_1
Setelah sekian lama berendam dalam batht ub, Elia bangun menyelesaikan mandinya. Hari ini ia berencana mengajak Mizka lari pagi di taman, walau sebenarnya sudah siang, tapi hari ini adalah di mana orang orang sibuk bekerja, pasti sepi. Ia sengaja mengajak Mizka berolah raga agar tubuhnya kembali kecil seperti sedia kala.
Tibalah Keduanya di sebuah taman yang di penuhi rumput nan hijau, di pinggirnya banyak kolam ikan yang berenang. Elia segera mengetes kemampuan olah raga Mizka sampai di mana. Sekarang keduanya sudah mengintari taman itu sebanyak sepuluh kali, keringat dari keduanya mengalir bak selesai mandi.
Keduanya berbaring di rerumputan sambil tertawa tawa dengan nafas yang naik turun.
" Kamu tau Mizka, aku akan membantumu mengembalikan tubuh mu, menjadi seperti semula. Kamu harus berusaha demi aku yang sudah bersusah payah mendukungmu. " kata Elia
" Aku sebenarnya aku tidak tertarik untuk berubah jadi cantik kembali Elia, setelah aku mendapatkan pasangan, barulah aku akan berusaha kembali seperti semula. Tapi karena kamu begitu terobsesi ingin melihat aku seperti dulu, aku akan mencobanya. " jawab Mizka
Menjelang siang keduanya pulang. Elia mengajak Mizka untuk mampir ke klinik terlebih dahulu, karena ada beberapa dokumen yang harus ia pelajari terlebih dahulu tentang kerja samanya dengan perusahaan Antara Group.
Reyhan kepanasan saat melihat Sean juga datang ke klinik itu. Mereka sama sama tidak mengetahui jika jadwal libur Operasi klinik adalah hari senin.
Sean mencoba menghubungi nomor Elia namun tak diangkat. Karena Mizka dan Elia sama sama tak membawa ponselnya.
Reyhan yang melihat mobil Elia ikut memarkirkan mobilnya di depan klinik, jadi berburuk sangka. Reyhan berpikir jika Elia dan Sean sudah janjian untuk bertemu. Karena jarak waktu antara Sean dan Elia tak berselang lama. Berbeda dengan dirinya yang sudah sejak pagi, mulai pukul tujuh pagi sudah standby di sana. Bahkan dia mencoba menghubungi nomor Elia berkali kali namun tidak angkat atau di respon.
__ADS_1
" Kenapa Elia ? Kenapa kamu memberi kesempatan kepada Sean, tapi kamu tidak bisa memaafkan aku. Bahkan kamu tak memberiku kesempatan untuk menjelaskan kesalah pahaman kita. " gumam Reyhan, dengan menatap kebencian pada mobil Sean, karena Reyhan tadi melihat Sean keluar dari mobil dan memasuki mall sebelah klinik Elia.
Reyhan segera keluar dari mobilnya. Dia membanting keras pintu mobil agar sengaja di dengar oleh Elia. Dan benar saja, suara keras yang di sebabkan Reyhan membanting pintu mobil, mengundang perhatian semua orang yang berada di sana. Mulai dari pelayan kafe, pengunjung kafe juga pengunjung mall yang masih di luaran. Karena di samping klinik Elia berderet ruko ruko, mulai dari kafe, Starbucks, yang para pengunjungnya duduk di luar toko.
Reyhan tak memperdulikan semua orang yang menatap nya, ia hanya fokus memandang satu wanita yang berhasil memporak porandakan hati nya.
Dengan langkah lebar Reyhan berjalan mendekati Elia. Reyhan layaknya seorang suami yang mendapati istri nya sedang berselingkuh. Dengan tanpa permisi ia menarik lengan Elia yang kecil dengan sangat kuat.
" Bagus Elia, kamu masih memberi kesempatan pada Sean untuk mendekatimu kembali, tapi kamu sama sekali tak mau mendengarkan penjelasan ku sedikitpun. Aku tahu sebenarnya kamu memang sengaja mencari cara agar menjauhi ku saja bukan. Dan membuat alasan supaya aku lah yang terlihat bersalah, padahal kamu memang sengaja ingin meninggalkan aku. " kata Reyhan penuh penekanan
Elia yang terkejut sekaligus merasa kesakitan dengan cengkeraman tangan Reyhan membuatnya meringis kesakitan. Apa yang Elia lihat sekarang ini, sangat berbeda dengan Reyhan yang kemarin dengan angkuhnya seolah tak mengenalnya, bahkan mengacuhkannya.
" Apa maksud mu? " tanya Elia tak mengerti dengan kata kata Reyhan yang mengatakan jika dirinya memberi kesempatan pada Sean kembali. Padahal pada kenyataannya Elia selalu menjaga jarak dengan Sean, namun Sean selalu mendekati Elia kembali tanpa memperdulikan respon Elia yang biasa saja terhadapnya.
" Kamu janjian dengan Sean sekarang ini, tapi kamu sama sekali tak mengangkat panggilan dari ku. Kenapa ? Apa kamu memang sudah merencanakan semua dari awal, agar terjadi kesalah pahaman ini, agar kamu bisa kembali lagi dengan mantan tunangan brengsek mu itu. " kata Reyhan emosi
" Jaga ucapanmu Reyhan. Jangan membalikan sebuah fakta, jika pada kenyataannya kamu lah yang sudah mengabaikan aku dulu. " kata Elia dengan menatap bola mata Reyhan, seolah dia tidak takut dengan lelaki di hadapan nya ini.
__ADS_1
" Jangan membuat kebohongan, untuk menutupi sebuah kebohongan yang kamu ciptakan Elia. Jangan memojokan orang lain untuk menyelamatkan nama baik mu. " kata Reyhan yang tidak terima di bentak oleh Elia
" Aku tidak pernah berbohong Reyhan, kamulah yang sudah mengacuhkan aku dulu. Sampai rasa cinta yang aku miliki hilang terhadapmu, rasa cinta itu hilang terkikis oleh sebuah penghianatan yang kamu buat, sebuah dendam yang kamu miliki, dan sebuah kebohongan yang kamu ciptakan. Hati wanita ini sudah benar benar mati rasa terhadap mu. Cinta itu sudah lenyap dengan sikap egoismu. " kata Elia panjang lebar mengutarakan isi hati nya yang merasa ter dzolimi.