Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan

Mengejar Cinta Yang Ditinggalkan
Bab. 70 Melepas Kerinduan


__ADS_3

❤️❤️❤️ Hapyy READING ❤️❤️❤️


Elia masih terdiam menunggu Reyhan menceritakan masa lalu nya dengan Paula, walau dada nya sudah berasa panas, Elia masih setia akan mendengarkan. Dan Reyhan pun mulai bercerita tentang pertemuannya dengan Paula dan kenapa sampai dia membawanya ke apartemen mereka.


" Aku mendatangi hotel yang sudah kami janjikan tapi aku terlambat. Aku sampai di hotel tersebut sudah pukul sembilan malam, padahal waktu janji temu ku pukul tujuh. Aku terlambat dua jam. Karena aku lupa jika punya janji dengan Paula. Aku sibuk kerja saat itu. Walau terlambat aku masih mendatangi hotel itu, setidaknya untuk meminta maaf. Karena aku adalah tipe lelaki yang tanggung jawab. Aku mencoba mengetuk pintu kamar itu, yang sudah sedikit terbuka. Karena tak ada sahutan, aku memutuskan mengintip kamar itu, untuk memastikan keberadaan Paula saat itu. Aku terkejut karena mendapati Paula yang tidak berpakaian. Tubuhnya penuh dengan tanda ******. Dia menangis tersedu dan menyalahkan aku tak menepati janji. Dia bercerita jika dirinya sudah di perkosa oleh seseorang dan di tinggalkan begitu saja oleh pria itu. Hanya di tinggalkan sejumlah uang yang sangat banyak untuk menebus kesalahan nya. Semula aku sangat menyesal kan kejadian ini, bahkan aku rela bertanggung jawab untuk menikahinya. Namun Paula menolak ku, dia tidak mau mendapat belas kasih ku. Sejak saat itu aku berusaha mencarinya, aku takut dia frustasi dan bunuh diri. Aku tidak mau menjadi penyebab kematian seseorang. Aku terus mengurung diri selama proses pencarian Paula. Hingga Orang tuaku berpikir aku sangat mencintainya. Mereka akhirnya tak tega melihatku seperti itu ikut membantu mencari Paula. Dan orang tuaku berhasil menemukan keberadaan Paula dan meminta untuk menikah dengan ku, namun Paula menolak, dia lebih memilih pergi meninggalkan aku. Mulai saat itu aku di bantu ayah ku, kembali bangkit dan tidak terpuruk dalam penyesalan. Paula lah yang menolak pertanggung jawaban ku saat itu, walau sebenarnya aku tidak melakukan sesuatu apa pun terhadapnya. " kata Reyhan


" Lalu kenapa dia hadir kembali ke sini? Dan kenapa kamu lebih membelanya dan sampai menyakiti perasaan ku? " tanya Elia


" Apa kamu ingat? Saat kamu mengajak ku pulang ke Indo namun aku menolaknya, karena aku sudah bahagia merajut cinta dengan mu. Kehidupan ku sudah cukup hanya dengan kamu berada di sisiku. Tanpa ada Sean dan tanpa ada masa lalu mu. Aku takut kamu kembali pada Sean, karena melihat kedekatan mu dulu, aku takut kamu kembali luluh bersamanya Elia. Namun tak di sangka aku bertemu Paula di sana, Dia mengatakan padaku, jika dia sedang berobat. Aku takut kamu meninggalkan aku karena masa laluku, jika aku terus terang padamu kala itu. Akhirnya Aku memutuskan menyetujui pulang kemari. Namun setelah di Indonesia aku masih berjumpa kembali dengan Paula. Dia berkata sedang dalam proses pemulihan karena biaya di Jerman mahal, ia memutuskan pemulihan di Indonesia sambil bekerja. Dia tidak punya siapa siapa lagi Elia. Dia tidak di terima di keluarganya karena sudah mencoreng nama baik keluarganya. Aku kasihan padanya Elia, murni aku membawanya kemari karena kasihan. Dia menangis tak tahu akan kemana, karena saat itu dia sedang sakit. Lalu aku membawanya kemari agar tidak terjadi kesalah pahaman. Aku akan menjelaskan padamu saat itu, jika Paula hanya akan menumpang beristirahat sebentar. Namun kamu sudah emosi, kamu sudah seperti bukan Elia yang ku kenal. Kamu berkata kasar dan membentak ku Elia, aku hanya ingin menyadarkan mu saat itu, jika yang kamu ucapkan salah. Namun ternyata kamu justru melihat fakta lain yang aku sembunyikan selama ini, membuatmu semakin kalap dan marah saat itu. Namun sejak kejadian di apartemen ini, aku tak pernah perduli atau kasihan lagi pada Paula, karena ternyata aku lebih kasihan lagi. Karena saat kamu abaikan dan kamu benci itu rasanya sangat menyakitkan. Aku tak pernah bertemu lagi dengan Paula, aku tak pernah lagi menerima telepon Paula. Dan aku nyakin tadi dia sengaja menungguku. Karena memang aku sudah mengacuhkanya." kata Reyhan


" Lalu kenapa kamu tidak menyambutnya, bukan kah kamu kasihan? " kata Elia


" Sudah ku bilang, Aku lebih kasihan Elia, aku lebih mengenaskan nasibnya karena kamu campakan. " kata Reyhan memegang pipi Elia

__ADS_1


" Lalu saat di mall ? " tanya Elia


Reyhan tak mengerti maksud perkataan Elia, karena dia tidak pernah bertemu dengan Paula, apalagi di sebuah mall.


Reyhan menatap Elia dengan pandangan menyelidik, dan seolah sedang bertanya.


" Paula pernah meminta restu untuk merelakan mu, karena kalian berdua saling mencintai sejak dulu. Dan menikahi ku adalah sebuah kesalahan. " kata Elia mengenang kembali saat dirinya bertemu di sebuah toilet mall sebelahnya.


" Benarkah ? " kini nada suara Elia sudah seperti menggoda, hilang sudah kebencian dalam hati. Kembali lagi bunga bunga bermekaran di sekitaran mereka.


" Aku Reyhan Mandala..... Dengan ini bersumpah akan selalu menjaga satu cintaku Elia, selamanya. Melebihi aku menjaga diriku sendiri. " Reyhan duduk tegak dengan mengangkat tangan dan di tunjukan dua jari nya bertanda ia sedang bersumpah.


Elia terseyum melihat tingkah Reyhan yang sudah seperti anak kecil. Reyhan lebih bahagia lagi bisa melihat senyum indah di wajah Elia. Keduanya saling menatap dalam diam, Sesekali keduanya melihat bibir dan melihat mata lagi, seolah menandakan bisakah mereka berciuman.

__ADS_1


Berlahan Reyhan mendekat kan wajahnya pada wajah Elia. Di sentuh pipi Elia dengan ibu jari Reyhan, sungguh ia tidak pernah menyangka akan mendapat maaf dari Elia, setelah segala cara ia lakukan namun sia sia.


Reyhan mulai menempelkan bibirnya di bibir Elia, dan siapa sangka Elia pun menyambutnya dengan lembut. Ciuman itu berlangsung lama dengan sangat lembut, dan lama kelamaan berubah dengan menjadi ciuman panas, karena Reyhan yang sudah lama merindukan Elia, juga sebagai lelaki dewasa yang sudah lama tak menyalurkan hasratnya membuat kabut gairah Reyhan memuncak. Dengan dominan Reyhan mencium Elia dan mengungkungnya, keduanya tak terkondisikan melepas kerinduan yang membucah. Tangan Reyhan pun sudah tidak bisa diam, tangan nya sudah mulai masuk di kaos Elia dan menyentuh sesuatu yang sangat ia rindukan, terasa sangat hangat untuk Reyhan.


Brakkkkkkk .........


Keduanya menghentikan kegiatan panas mereka karena di kaget kan dengan suara pintu yang di dobrak. Reyhan segera membenarkan kaos Elia yang menyingkap keatas.


Reyhan pergi melihat ke ruang tamu, di ikuti Elia di belakangnya sambil merapikan rambutnya yang sudah acak acakan karena ulah suaminya yang tak bisa di kondisikan. Saat Elia sampai di ruang tamu Elia di kejutkan dengan pemandangan yang sangat membuatnya sesak.


Bersambung.......


Jangan Lupa Like, gift dan vote agar ShaNyu khilaf buat up banyak......

__ADS_1


__ADS_2