Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Kevin vs Rizal


__ADS_3

Rizal tidak memperdulikan perkataan Kiara, ia hanya ingin mendapatkan apa yang ia mau untuk saat ini tanpa memikirkan hati dan perasaan Kiara.


"Brengsek, apa yang mau lakukan!!!" kata seseorang dengan suara lantang.


Belum sempat Rizal mencium bibir mungil milik Kiara, tiba-tiba ada tangan kekar yang menarik Rizal dari belakang dengan kuat.


"Apa yang mau kamu lakukan pada calon istriku? Berani sekali kamu menyentuhnya, dasar bedebah!" Kevin menatap kasar Rizal, hatinya sangat marah sekali saat melihat Rizal hampir saja mencium Kiara.


"Kevin," lirih Kiara langsung beranjak dari tempat duduknya, lalu berlari ke belakang Kevin dengan raut wajah ketakutan, Kevin mengerti pasti Kiara sangat takut apalagi di taman ini sepi sekali.


"Tenanglah ada aku!" lirih Kevin, dengan tatapan nada lembut ia berusaha menenangkan Kiara yang tidak lain adalah calon istrinya.


Kevin yang datang untuk menjemput Kiara karena hari ini mereka harus fitting baju pengantin untuk acara pernikahan mereka nanti, ia menunggu Kiara cukup lama dan saat Felly keluar dari dalam gerbang mungkin Felly juga sedang menunggu jemputan, Kevin menghampiri Felly dan bertanya Kiara dimana? Felly pun memberitahu Kevin bahwa Kiara ada di taman kampus, akhirnya tanpa menunggu lama Kevin langsung mencari Kiara ke taman kampus dan malah hal yang membuat Kevin naik darah yang ia lihat, sungguh tidak sangka.


Rizal berdiri, ia menatap Kevin dengan sorot mata tidak suka.


"Kalian itu baru calon suami-istri, lalu apa salahnya jika aku berusaha?" tanya Rizal, yang lagi-lagi tidak memikirkan perasaan Kiara sama sekali.


"Aku tidak akan membiarkanmu merebut Kiara dari hidupku!" tandas Kevin dengan tegas dan Rizal malah tertawa.


"Aku tidak takut dengan ancamanmu, kamu tahu aku sudah mencintainya Kiara cukup lama, bahkan aku sampai memendam perasaanku selama ini," ujar Rizal nada bicaranya terdengar senduh.

__ADS_1


"Aku tidak perduli, jika kamu mencintai Kiara dari dulu, tapi mengapa kamu diam saja, pasti itu salah kamu!" Kevin dengan tegas mantap Rizal, sorot matanya sudah berapi-api.


Rizal juga menatap Kevin dengan sorot mata yang berapi-api.


"Dasar brengsek.....!!!" Rizal mengepalkan tangannya dengan sempurna, dan tiba-tiba mengangkat satu tangannya saat hendak mengarahkan kepalan tangannya ke Kevin dengan sigap Kevin langsung menahannya dengan kuat.


"Sebelum tangan kotormu ini mengarah tepat di pipi mulusku, ada baiknya jauhkan tangan kotormu dariku!" sentak Kevin dan langsung menepis tangan Rizal dengan kasar.


Rizal mendengus kesal, ia menghela nafasnya dengan kasar.


Tanpa berpikir panjang, Rizal langsung berlalu pergi dari hadapan Kevin dan Kiara.


Di saat Rizal sudah berlalu pergi, Kevin membalikkan badannya dan ia melihat Kiara yang terlihat sangat ketakutan.


"Jangan peluk aku....!!"


Kevin pun mengangguk, ia sadar kalau untuk saat ini Kiara belum mempunyai perasaan padanya.


"Baiklah, aku tidak akan memelukmu untuk saat ini."


Kevin meraih tangan Kiara dengan lembut, lalu ia menatap sorot mata Kiara dalam-dalam. "Kamu tidak mau di peluk, nanti giliran udah jadi istrinya, minta di peluk terus," batin Kevin dalam hatinya.

__ADS_1


"Ihh tanganku kenapa.....?"


"Sudahlah, aku hanya ingin memastikan kalau calon istriku itu baik-baik saja," dengan cepat Kevin memotong kata-kata Kiara.


Akhirnya Kiara diam dan hanya nurut saat Kevin mengandeng tangan mulusnya.


"Kita mau kemana?" tanya Kiara pada Kevin.


"Mau fitting baju pengantin, mama sudah menyiapkan gaun pengantin untuk kita," jawab Kevin dengan senyum hangat khas di sudut bibirnya.


Kiara mengangguk, ia tersenyum kecil, dalam hati kecilnya rasanya sangat bahagia sekali karena mempunyai calon mertua yang begitu baik pada dirinya. "Rasanya aku ingin sekali mendapatkan kasih sayang yang tulus dari seorang ibu," batin Kiara dalam hatinya.


"Kita akan segera menikah, ingat jangan macam-macam dengan laki-laki lain!" Kevin memberikan peringatan tegas pada Kiara.


"Aku tidak janji wleekkk....." jawab Kiara seraya menjulurkan lidahnya.


Kevin hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar, sungguh Kiara ini sangat menggoda dirinya di saat Kiara menjulurkan lidahnya tadi.


Tanpa menunggu lama mereka berdua masuk ke dalam mobilnya Kevin dan Kevin langsung melajukan mobilnya menuju ke butik untuk fitting baju pengantin.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2