Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Ketemu pasien cantik


__ADS_3

Merry senyam-senyum sendiri seperti orang tidak waras, Mega langsung beranjak dari tempat tidurnya karena penasaran kenapa dengan Ibunya? Dan ia berjalan ke tempat Merry sedang berdiri.


"Ibu, kelihatan kamu bahagia sekali?" tanya Mega ingin tahu.


"Iyalah, soalnya Kiara sudah mentransfer uang ke Ibu, eh maksudnya suaminya Kiara yang transfer," jawab Merry yang terus senyam-senyum seperti orang gila.


"Sungguh, Kiara sungguh tambang emas kita Bu, kita harus manfaatkan ini semua dengan baik!" ujar Mega dengan semangat.


"Tentu saja, ayo bersiaplah kita jalan-jalan, makan enak, belanja," kata Merry dengan begitu antusias.


Tanpa menunggu lama, Mega langsung bersiap-siap untuk pergi, Merry juga langsung bersiap-siap.


Kini keduanya sudah sama-sama siap dan langsung pergi menuju ke salah satu mall dengan naik taksi.


*


*


*


Kevin dan Kiara berada di dalam mobil, mereka sedang menuju ke suatu mall terbesar di kotanya, kini Kevin fokus menyetir sedangkan Kiara hanya diam saja.


"Vin," dengan hati-hati Kiara mulai membuka percakapan.


"Panggil aku mas!" dengan tegas Kevin meminta Kiara menyebut dirinya dengan sebutan mas.


"Tapi!!"


"Ini perintah dari suami, ingat seorang istri itu tidak boleh menolak perintah dari suaminya!" Kevin memotong kata-kata Kiara, seperti biasanya Kevin tidak mau di bantah.


"Baik-baiklah."

__ADS_1


"Mas Kevin, kita mau kemana?" tanya Kiara, biarpun masih agak kagok tapi Kiara tetap menuruti apa kata Kevin.


"Kita mau belanja, kamu hari ini boleh membeli apa saja," jawab Kevin dengan senang hati.


Kiara hanya tersenyum, Kevin terus melanjutkan perjalanan hingga beberapa lama akhirnya mereka sampai di mall.


Sambil bergandengan tangan dengan mesra Kevin dan Kiara masuk ke dalam mall, banyak orang-orang yang ada di dalam mall yang memperhatikan mereka saat berjalan.


"Tunggu, itu bukannya Dokter Kevin, Dokter yang tampan itu," ujar salah satu pengunjung mall, yang tidak lain adalah pasien Kevin.


"Iya benar, sama siapa dia?" sahut temannya, yang tidak lain juga pasien Kevin.


Kedua wanita cantik ini pun berjalan menghampiri Kevin dan Kiara.


"Dokter tampan!!" seru salah satu di antara mereka.


"Dokter Kevin," lanjut temannya.


"Rena, Vivi, kalian ada di mall ini juga?" sapa Kevin dengan sopan.


"Iya Dok, kebetulan kita sedang belanja," sahut Rena dengan senyum manis yang terukir genit yang terukir di sudut bibirnya.


Seketika Kiara ingin muntah saat melihat Rena tersenyum genit pada suaminya."Dasar perempuan genit, to aku tahu suamiku tidak akan tergoda," batin Kiara merasa yakin dalam hatinya.


"Oh iya Dok, siapa gadis yang bersama Dokter ini?" tanya Vivi penasaran.


"Saya adalah istrinya Dokter Kevin," jawab Kiara dengan tegas, seketika kedua wanita cantik itu mengeryitkan dahinya karena tidak percaya.


"Jangan bergurau deh!" kata Vivi dengan tatapan mata tidak suka pada Kiara.


"Dia memang istriku, kita permisi dulu ya," jelas Kevin dan ia langsung menarik tangan Kiara, lalu buru-buru membawa Kiara pergi dari hadapan kedua pasien cantiknya itu.

__ADS_1


Setelah Kiara dan Kevin berlalu pergi, Vivi dan Rena saling menatap satu sama lain.


"Ternyata Dokter Kevin sudah menikah," kata Rena penuh rasa kecewa.


"Kita sebut saja Dokter Kevin dari gadis itu!" ujar Vivi dengan yakin.


Kedua pasien cantik itu memang dari dulu sudah naksir dengan Kevin, bahkan saat mereka tidak sakit saja, pasti ngaku-ngaku sakit agar bisa di periksa oleh Kevin.


Kiara tiba-tiba mengibaskan tangan Kevin dengan kasar, dan Kevin menatap Kiara penuh tanda tanya. "Kamu kenapa?" tanya Kevin.


"Tidak usah pegang-pegang tanganku," kata Kiara dan kedua matanya terlihat penuh dengan rasa cemburu.


Kevin meringis senang, ia tahu saat ini pasti istrinya ini sedang cemburu.


"Katakan padaku, kamu sedang cemburukan?" goda Kevin dengan nakal.


"Siapa yang cemburu," elak Kiara malas.


"Baiklah yang tidak cemburu, tapi wajah cantiknya terlihat merenggut," goda Kevin lagi dengan jail.


Sambil berjalan mengelilingi mall Kiara ngambek, namun Kevin tetap berusaha agar istrinya ini tidak ngambek.


Tiba-tiba Kevin menghentikan langkah kakinya, lalu menarik tangan Kiara.


"Tunggu sayang!"


"Itu siapa?"


Kiara mengikuti pandangan Kevin dengan lekat, melihat apa yang di lihatnya, Kiara cukup kaget.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2