Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Baju perang


__ADS_3

"Ya tentu saja untuk ehem-ehem," jawab Kevin dengan manja.


Haah ehem-ehem itu apa?


Kiara berpikir keras, selama hidupnya ia baru pertama kali mendengar istilah ehem-ehem.


"Apa kamu sedang batuk?" tanya Kiara.


Kevin merasa sangat gemas, bagaimana caranya menjelaskan pada gadis yang ada hadapan ini? Salahku menikahi gadis yang baru lulus SMA, sehingga dia tidak mengerti apa-apa tentang urusan ranjang.


"Bukan batuk bodoh, tapi ehem-ehem itu," ujar Kevin dengan nada kesal, rasanya tidak sabar ingin memakan Kiara malam ini juga.


"Apaan sih? Aku tidak mengerti sama sekali, kamu berbicaralah dengan bahasa yang benar!" pinta Kiara, yang sudah merasa kesal juga.


Kevin meraih ponselnya yang ada di atas nakas dekat tempat tidurnya, lalu ia membuka aplikasi khusus flim dewasa dan menunjukkan salah satu adegan panas pada Kiara, dan berharap Kiara akan paham.


"Lihatlah ini!! Ini namanya ehem-ehem," jelasnya dengan nada menekan, Kiara melihat ke layar ponsel milik Kevin, seketika denyut nadinya berdenyut dengan kencang, aliran darah nya juga tiba-tiba menjadi begitu cukup cepat, melihat flim yang ada di layar ponselnya milik Kevin, sungguh itu membuat Kiara panas dingin dan pipinya merah karena merasa malu. "Mataku sungguh ternodai, padahal selama ini aku tidak pernah melihat flim yang begitu, itukah yang namanya ehem-ehem," batin Kiara dalam hatinya.


Setelah beberapa menit, Kevin menatap Kiara dengan tatapan cukup dalam.


"Sudah paham sekarang?"

__ADS_1


"Tapi, aku tidak mau melakukan itu, nanti jika aku hamil bagaimana? Aku kan baru saja masuk kuliah."


Seketika Kevin memutar otaknya, ini gadis maunya apa coba? Lagian kalau dia hamil juga yang menghamili suami sahnya bukan tetangga sebelah, dasar gadis bodoh.


"Jika kamu hamil, maka aku yang akan bertanggung jawab," ujar Kevin pada Kiara.


"Tapi untuk saat ini aku belum siap untuk hamil, lagian kita juga belum saling cinta," kata Kiara, debaran jantungnya semakin cepat, apalagi saat ini Kevin duduk dengan jarak yang cukup dekat.


Kevin menghela nafas pelan, lagian siapa juga yang membuat istrinya polosnya ini cepat-cepat hamil? Kan Kevin juga masih pingin berduaan agar bisa pacaran dulu.


"Aku juga tidak akan membuatmu hamil cepat-cepat," goda Kevin.


"Sudah sana pergilah! Aku mau ganti baju," dengan kesal Kiara menyuruh Kevin pergi tapi Kevin malah tersenyum jail.


"Haah baju perang?!"


"Memangnya aku mau ke medan perang?"


"Iya, kita akan pergi ke medan perang berdua."


"Kamu mau ke medan perang?"

__ADS_1


Kiara menatap Kevin serius, dan Kevin lagi-lagi di buat senyam-senyum oleh kepolosan istrinya ini.


"Iya nanti aku akan mengajakmu ke medan perang, dan itu akan membuatmu melayang-layang seperti di surga," tutur Kevin dengan senyum jailnya.


Dalam hati Kiara, medan perang yang seperti apa yang akan Kevin tunjukan? Sehingga bisa membuatku melayang-layang seperti di surga, Kiara merasa penasaran dalam hatinya.


"Sudah, kamu pakai salah satu saja baju seksi itu!" bisik Kevin dengan nada menggoda.


"Apa tidak ada baju lain?" keluh Kiara, rasanya melihat baju-baju seski yang ada di hadapan dirinya saat ini, sungguh membuat dirinya merasa malu serta kesal.


"Tidak ada sayangku," Kevin kembali berbisik genit.


"Sudah pakai saja, bersiaplah untuk pergi ke medan perang bersamaku!" lirih Kevin, sambil tersenyum penuh kemenangan pada Kiara.


"Kamu sungguh ingin mengajakku ke medan perang?" tanya Kiara, tatapan matanya cukup polos membuat Kevin lagi-lagi tidak sabar untuk memakannya.


"Iya sungguh," jawab Kevin dengan nada lembut.


Kiara akhirnya memakai salah satu baju itu, ia cukup malu di hadapan Kevin tapi mau gimana lagi? Daripada telanjang di hadapan Kevin.


Akan seperti apa medan perangnya nanti?

__ADS_1


Bersambung


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2