Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Fitting baju pengantin


__ADS_3

Kini Kevin dan Kiara sudah sampai di sebuah butik mewah milik perancang busana terkenal dan Kevin langsung mengajak Kiara masuk ke dalam butik itu.


"Wah butiknya besar sekali, pasti gaun pengantin disini harganya sangat mahal," gumam Kiara lirih dan di dengar oleh Kevin.


Kiara tercengang, ini pertama kalinya ia masuk ke butik mewah yang seperti ada di hadapannya saat ini, sungguh ini bagaikan mimpi tapi ini semua nyata.


"Semahal apa? Yang penting tidak sampai jual tanah, gajiku satu bulan juga tidak akan habis kalau hanya untuk membeli satu gaun pengantin untukmu," sahut Kevin dan itu membuat mata Kiara melolot tajam.


"Dasar orang kaya," cibir Kiara.


"Beruntung kamu punya calon suami seperti aku," kata Kevin dengan gaya tengilnya.


"Aku tidak mencintaimu," ujar Kiara dengan kesal.


"Lama-lama juga jadi mencintaiku, lihat saja nanti siapa yang akan bucin duluan," dengan jail Kevin tidak mau mengalah.


Sesampainya di pintu butik Kevin dan Kiara langsung disambut hangat oleh para pelayan butik.


Kiara tersenyum kecil pada para pelayan yang menyambutnya dengan hangat.


"Kevin, Kiara....." panggil seseorang yang sudah dari tadi menunggu kedatangan Kevin dan Kiara dengan senang hati, siapa lagi kalau bukan Ria calon mertua Kiara yang baik hati dan tidak sombong.


"Mama....."

__ADS_1


"Bibi........."


Kiara dan Kevin saling mengarahkan pandangannya ke Ria yang sedang duduk di sofa sambil menikmati jamuan dari butik mewah itu, iya butik mewah ini adalah milik teman Ria.


"Nyonya, anaknya dan calon menantunya sudah datang?" tanya Anita, ia tersenyum melihat Ria yang tampak bahagia melihat gadis cantik dan laki-laki tampan berjalan menghampiri Ria.


"Nyonya Anita, dia itu bukan calon mantuku tapi dia adalah putriku," ujar Ria dengan raut wajah bahagia.


Mendengar apa yang dikatakan oleh calon mertuanya, hati Kiara menangis bahagia, ia membayangkan ibu kandungnya yang seperti ibu tiri. Tapi ini calon mertuanya, sungguh Kiara tidak menyangka akan mendapatkan calon mertua sebaik Ria.


"Kiara sayang, sini nak! Mama mau kenalkan kamu dengan teman mama," dengan senyum hangat pada Kiara, Ria meraih tangan Kiara dengan lembut.


Merasakan genggaman tangan Ria yang begitu hangat dan penuh kasih sayang, itu membuat Kiara merasa sangat nyaman sekali.


"Bibi mungkin aku bukan jodoh anaknya Bibi Anita," sahut Kevin dengan sopan.


"Iya Vin, oh iya siapa namamu nak?" tanya Anita, ia menatap Kiara dengan tatapan lembut.


"Nama saya Kiara, bi." Dengan sopan Kiara memperkenalkan dirinya pada Anita, ia mengulurkan tangannya dan di sambut dengan baik oleh Anita. Kini mereka saling memperkenalkan dirinya mereka masing-masing dengan bahagia.


Beberapa menit telah berlalu, Anita akhirnya berlalu pergi untuk mengambilkan gaun pengantin rancangan yang akan di pakai oleh Kiara nanti.


Anita kembali dengan dua pelayannya seraya membawa gaun berwarna putih yang begitu indah dan sangat anggun, dan setelan jas yang di rancang khusus untuk Kevin.

__ADS_1


Kini Kevin dan Kiara sama-sama pergi ke ruangan ganti untuk mencoba baju pengantin mereka masing-masing.


Sambil menunggu anak dan calon mantunya sedang mencoba baju pengantin mereka, Ria dan Anita melanjutkan obrolan mereka.


"Ria, aturan kita bisa besanan, kamu tahu putriku Sera minggu depan pulang dari luar negeri, aku mau memperkenalkan dia pada Kevin rencananya. Tapi ternyata Kevin sudah punya calon istri," celoteh Anita, raut wajahnya agak cemberut.


"Nita, aku sebagai seorang ibu tidak pernah mau menjodohkan putraku dengan siapapun Nit, biarkan dia bahagia dengan pilihannya dia sendiri," ujar Ria dengan nada lembut. Terlihat Ria itu sangat berwibawa.


"Tapi aku lihat, Kiara bukan dari keluarga seperti kita, dia terlihat dari keluarga biasa," sahut Anita tidak suka.


"Nita, darimanapun gadis pilihan Kevin berasal, jujur aku tidak perduli yang penting putraku bahagia. Biarpun Kiara dari keluarga biasa, aku tidak keberatan, karena miskin atau kaya bagiku sama saja di hadapan Tuhan," tutur Ria dengan sangat santun.


Anita geleng-geleng kepala karena merasa kesal, kok bisa Ria ini berpikiran seperti ini? Padahal jelas Sera itu pasti sangat lebih dari Kiara, bahkan Sera juga berpendidikan tinggi dan lulusan luar negeri, tapi Dia malah menerima gadis dari keluarga biasa.


Setelah memakai gaun pengantin yang begitu cantik, Kiara keluar dan Kevin juga keluar, kini mereka keluar secara bersamaan.


Ria tersenyum melihat Kiara yang sangat anggun dengan gaun pengantin yang ia pakai dan Kevin sangat tampan dengan setelan jas yang ia pakai.


"Kalian cocok sekali...." puji Ria dengan jujur dan Kiara tersenyum malu, sedangkan Kevin tersenyum senang.


Setelah beberapa lama, akhirnya mereka selesai fitting baju pengantin.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2