
Kini beberapa hari telah berlalu, sebuah pernikahan mewah di taman hotel milik papanya Kevin sudah di hiasi dengan dekorasi pelaminan yang begitu megah dan sangat indah.
Ibu Kiara dan keluarganya juga sudah berada di pesta itu, kini Kiara di dampingi oleh Felly dan Rizal yang tidak lain adalah sahabatnya Kiara.
"Merr, kamu pasti sangat bahagia bisa berbesanan dengan orang terkaya di kota ini, kamu tahu Pak Mahendra dan Nyonya Ria itu yang punya rumah sakit, mereka punya hotel dan masih banyak lagi," celoteh salah satu saudaranya Merry dengan nada lirih.
"Tentunya dong, aku sudah jadi orang kaya, jadi kalian tidak bisa menghinaku lagi," ujar Merry dengan penuh kesombongan pada para saudaranya dan teman-teman yang ia undang di acara pernikahan Kiara dan Kevin.
Merry menyombongkan dirinya pada para saudaranya dan juga teman-temannya dengan penuh kebanggaan.
Rizal termenung di saat ia mendampingi Kiara yang saat ini terlihat cantik dan sangat anggun dengan gaun pengantin warna putih.
Biarpun hati Rizal hancur menyaksikan pernikahan Kiara dengan Kevin, tapi Rizal tidak bisa berbuat apa-apa apalagi Kevin bukanlah orang sembarangan, selain dia anaknya orang kaya, Kevin juga ternyata anak dari pemilik kampus tempat Rizal, Felly dan Kiara berkuliah. Sungguh Rizal tidak bisa berkutik sama sekali, ia hanya bisa iklhas dan pasrah menyaksikan pernikahan gadis yang ia sukai selama ini.
"Zal, jika kamu sungguh mencintai Kiara, maka kamu harus iklhas, biarkan Kiara bahagia dengan Kevin!" ujar Felly, seraya menepuk-nepuk pundak Rizal dengan pelan.
"Memang itu yang harus aku lakukan Fell," jawab Rizal terdengar nada suaranya begitu sendu.
"Rizal, terimakasih kamu sudah datang ke acara pernikahanku," dengan nada lirih Kiara berbicara pada Rizal dan Rizal tersenyum kecil. "Sama-sama, aku doakan agar kamu selalu bahagia dengan Kevin, aku juga minta maaf atas kesalahanku waktu itu," dengan tatapan lembut Rizal menatap Kiara yang begitu cantik.
Kiara tersenyum bahagia, Felly juga tersenyum dan ia langsung memeluk Kiara dengan erat.
"Zal, kamu jangan iri ya! Lagian kalau kamu sampai memeluk Kiara, maka Kevin Salendra akan marah padamu," ledek Felly dengan jail.
"Mungkin jika manusia itu tidak melihat saat aku memeluk calon istrinya, makan dia tidak akan marah Fell," balas Rizal dengan jail dan diiringi tawa kecil.
"Lalu jika aku berada disini bagaimana?" cetus Kevin yang ternyata sudah berdiri tepat di belakang Rizal.
Kevin begitu tampan dengan setelan jas berwarna hitamnya, ia terlihat gagah dan perkasa.
"Hayoo tuh....."
"Aku akan melawanmu....."
__ADS_1
"Siapa yang berani menyentuh bosku?" cetus seseorang yang dari belakang Kevin, iya itu adalah Bima sekertaris tampan yang selama ini menjadi orang kepercayaan Kevin.
"Ada pawangnya ternyata," cetus Rizal dengan tatapan kesal pada Bima.
Felly cengar-cengir melihat ketampanan Bima, sungguh darahnya tiba-tiba mengalir lebih cepat dari biasanya. "Wah tampan sekali, mudah-mudahan dia jodohku," batin Felly dalam hatinya.
"Kiara, ayo pernikahan kita akan segera di laksanakan!" ajak Kevin, ia meraih tangan Kiara dengan lembut dan mereka bergandengan tangan menuju ke aula, mereka diiringi oleh Felly, Bima dan Rizal.
Kini sesampainya di aula pernikahan, pernikahan Kevin dan Kiara akhirnya di laksanakan, hingga setelah beberapa menit berlalu akhirnya mereka sah menjadi suami istri. Kevin dan Kiara pun berciuman untuk pertama kalinya, dan itu membuat para tamu undangan yang datang tercengang dengan pemandangan yang begitu indah itu.
Ria dan Mahendra saling menatap dan mereka saling melempar senyum bahagia mereka, melihat anak kesayangan akhirnya menikahi gadis pilihannya itu membuat Ria dan Mahendra sangat bersyukur.
"Mama, papa, Kak Kevin sudah menikah, lalu dengan siapa aku nanti berdebat? Sekarang Kak Kevin sudah punya teman debat baru," keluh Kesya, yang tidak lain adalah adik perempuan Kevin satu-satunya, ia baru datang dari luar negeri karena kakaknya menikah.
"Key, maka kamu harus mencari teman berdebat yang lain, sama seperti kakakmu," ujar Ria dengan nada lembut.
"Bukannya mama tidak mengizinkan Kesya untuk pacaran," keluh Kesya.
"Jika kamu mau pindah kuliah, maka mama akan izinkan kamu untuk berpacaran, kenapa mama tidak memberikan kamu izin pacaran saat kamu kuliah diluar negeri, kamu tahu sendiri pergaulan disana itu begitu bebas, mama tidak mau kalau kamu mengikuti pergaulan yang salah," tutur Ria dengan nada lembut, iya Keisya mengerti pasti mamanya akan sangat kawatir, apalagi Keisya itu hidup diluar negeri sendirian. Tapi mama dan papanya menyiapkan dua pengawal untuk dirinya agar selalu menjaganya, jadi Keysa tidak bisa hidup bebas disana, karena kemana-mana selalu dikawal oleh dua pengawal pribadinya itu.
Tapi sayangnya Kevin memberikan mas kawin sebuah kalung berlian khusus dengan liontin berbentuk love dan di liontin itu terukir nama Kevin dan Kiara, sehingga Merry tidak bisa meminta mas kawin itu.
Apalagi mas kawin itu hanya ada satu di dunia dan itu di pesan khusus oleh Kevin untuk Kiara pakai selamanya.
Acara demi acara berlalu, tamu undangan yang pada datang juga satu persatu memberikan selamat pada Kiara, mereka juga berfoto bersama Kevin dan Kiara.
Rizal, Felly, Putra, mereka juga tidak mau kalah, mereka juga berfoto dengan pengantin baru itu, foto mereka juga terlihat bahagia.
Visual Kevin, Kiara, Rizal, Putra dan Felly
Kesya juga ikut berfoto dengan mereka, dengan gaun yang senada dengan Felly, kini Kesya juga tampak begitu imut dan cantik.
__ADS_1
Visual Kevin, Kiara, Rizal, Putra, Felly dan Keysa.
Kevin dan Kiara juga mengabaikan foto-foto pernikahan mereka berdua, sungguh mereka berdua adalah pasangan yang begitu cocok, namun cinta di antara mereka belum tumbuh dan itu perlu di pupuk dulu, biar subur.
Hingga beberapa jam telah berlalu, akhirnya acara resepsi pernikahan Kevin dan Kiara pun selesai.
Setelah acara selesai, kini Kiara dan Felly juga mengambil foto mereka berdua dengan gaya lucunya.
Visual Kiara dan Felly
Kevin, Rizal dan Putra, juga mengambil foto mereka bertiga saat sedang duduk, Kevin dan Rizal terlihat akur padahal di layar belakang mereka masih main cemburu-cemburuan karena Kiara.
Felly juga meminta Rizal memotonya secara diam-diam, saat dirinya sedang tampil mesra dengan Bima.
Visual Putra dan Felly
Kini saat acara sudah selesai, mereka semua berkumpul di taman, mereka berfoto-foto, lalu mereka juga makan bersama, di acara pernikahan Kevin dan Kiara hanya ada kebahagiaan yang nyata dan senyuman Kiara juga terlihat begitu bahagia.
Kini setelah beberapa jam berlalu, akhirnya semuanya pulang dan tinggal Kiara dan Kevin, mereka pun langsung pergi keluar kota untuk berbulan madu.
Entah akan seperti apa bulan madu Kevin dan Kiara?
__ADS_1
Bersambung
Terimakasih para pembaca setia