Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Lupa-lupa ingat


__ADS_3

Di saat Kevin dan Kiara telah berhasil melakukan unboxing pertama kali mereka.


Jam menunjukkan pukul 10 pagi.


Kini di kediaman orang tua Kevin tampak rame karena ada acara arisan sosialita, siapa lagi kalau bukan Ria mamanya Kevin yang sedang mengadakan arisan di rumahnya.


Kesya juga ikut serta di arisan itu, bukan sebagai anggota arisan, namun Ria ingin memperkenalkan Kesya pada para teman-temannya, siapa tahu salah satu anak laki-laki dari temannya ada berminat untuk menjodohkan anaknya dengan Kesya, dasar Ria ini padahal sekarang bukan jamannya Siti Nurbaya lagi, tapi apalah salahnya sebagai orang tua ia juga ingin putrinya mendapatkan laki-laki yang baik untuk menjadi suaminya nanti.


"Ri, putrimu sangat cantik," puji salah satu teman arisannya, melihat Kesya tersenyum dan sangat ramah, itu membuat para teman-temannya Ria kagum pada Kesya.


"Sih Kevin juga sangat tampan, kalau dia belum menikah, aku ingin menjodohkan Kevin dengan putri semata wayangku," kata Reni yang tidak lain adalah temannya Ria juga.


Ria hanya tersenyum kecil, lagian Kevin juga sudah bahagia dengan gadis pilihannya jadi ya Ria tidak bisa menjawab apa-apa lagi.


Kesya gadis cantik bertubuh mungil, bertubuh putih bersih, rambutnya lurus, dan selalu ceria, namun perlu di ketahui Kesya itu punya suara yang lumayan cempreng.

__ADS_1


"Mama juga cantik, jeng. Jadi anaknya yang cantik juga," ujar Ria yang diiringi tawa kecil.


Kesya pun menjadi pusat perhatian, bahkan ada beberapa teman Ria mengajak besanan, membuat Ria semakin semangat.


Di saat sang mama asik dengan obrolannya yang sudah cukup membuat Kesya jenuh, Kesya hanya fokus dengan makanan yang ada di atas meja, ia memilih makan daripada harus mendengarkan obrolan para orang tua yang dari tadi mengobrol tentang pernikahan dan pernikahan, padahal aku saja baru masuk kuliah, lah ini sudah ngomongin pernikahan saja, dasar mamaku ini!


*


*


*


Kini keduanya saling berhadapan sorot matanya saling bertemu satu sama lain, Kiara ingin tersenyum namun ia malu mengingat kejadian pagi tadi, saat Kevin begitu buas menikmati tubuh mungilnya.


"Kamu sudah bangun?" tanya Kevin, ia membuka percakapan, padahal dalam hatinya ia juga merasa malu-malu tapi senang sih.

__ADS_1


"Sudah, sekarang jam berapa?" Kiara membuka selimut yang menutupi tubuhnya, namun saat ia membuka selimutnya itu ia cukup terkejut melihat tubuhnya sepolos toples karena tidak ada sehelai benang apapun yang terlilit di tubuh mungilnya itu. "Pakaian aku dimana?" gumamnya dengan suara lirih, namun di dengar oleh Kevin dan Kevin pun tertawa kecil.


"Pakaian kamu ada lantai, kamu lihat saja!" sahut Kevin dan Kiara menoleh ke lantai, benar ternyata pakaiannya sudah berserahkan di bawah sana, seketika Kiara kembali tersenyum malu-malu. "tadi pagi kan pakaian itu yang melepaskan Kevin semua," batin Kiara dalam hatinya, lagi-lagi ia mengingat kejadian tadi pagi.


Dasar pasangan peak, satunya polos satunya terlalu jail, tapi mereka cocok sih.


"Ada yang mau kamu tanyakan lagi?" goda Kevin dengan jail.


"Tidak ada, aku hanya lupa-lupa ingat akan kejadian tadi pagi," sahut Kiara dengan kesal, lagian Kevin demen sekali godain dirinya.


"Jika lupa nanti aku akan ingatkan," dengan nakal Kevin kembali menggoda Kiara dan itu lagi-lagi membuat Kiara kesal.


Kevin tiba-tiba beranjak dari tempat tidurnya dengan tubuh polosnya, lalu tiba-tiba mengangkat tubuh mungil Kiara untuk mandi bersama untuk pertama kalinya, setelah lelah dengan olahraga pagi, kini dua sejoli itu melanjutkan mandi bersama.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2