Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Mega pulang dari RS


__ADS_3

Kini hari semakin siang Kevin hari ini libur kerja sedangkan Kiara masuk kuliah, seperti hari biasanya Kevin mengantarkan Kiara berangkat ke kampus.


Di dalam mobil Kevin hanya fokus menyetir sedangkan Kiara juga hanya fokus dengan jalanan yang hari ini cukup macet.


"Bagaimana olahraga tadi pagi, menurutmu?" tanya Kevin, ia melirik Kiara sedikit, lalu ia kembali fokus menyetir mobilnya.


"Olahraga?!" Kiara malah menatap Kevin dengan tatapan bingung.


Kevin menghentikan mobilnya karena sudah sampai di depan kampus Kiara, saat Kevin sadar Kiara hanya menoleh bingung, Kevin menghela nafas dengan pelan.


"Ehem-ehem, iya ehem-ehem apakah enak?" Jelas Kevin, Kiara yang akhirnya paham akan omongan Kevin, ia pun tersenyum kecil dengan malu-malu.


"Sakit rasanya," sahut Kiara malu, Kevin merasa sangat gemas saat istrinya ini pipinya mulai merah merona.


"Karena pertama kali, jadi kalau sakit ya wajar, nanti juga kalau sudah terbiasa tidak sakit lagi," tutur Kevin pada Kiara.


Kiara mengangguk paham. "Aku masuk dulu ya," pamit Kiara pada Kevin.


"Iya, masuklah! Nanti kamu terlambat."


Kiara mengangguk, ia hendak membuka pintu mobil namun tiba-tiba tangan kekar Kevin menahan satu tangan Kiara, Kiara menoleh dengan tatapan penuh tanda?


"Ada apa?"

__ADS_1


"Ingat, jangan bandel sama laki-laki lain!"


"Matanya jangan genit!"


"Ingat kamu itu sudah punya suami yang tampan seperti aku!"


Kevin memberikan peringatan pada Kiara, padahal kata-kata ini sudah biasa keluar dari dalam mulutnya, namun namanya Kevin ya tetap saja selalu mengingatkan agar Kiara tidak sampai lupa, kalau dirinya itu sudah punya suami.


"Iya akan aku ingat," sahut Kiara dan Kevin melepaskan tangan Kiara, lalu Kiara turun dari dalam mobil Kevin.


Kiara berjalan menuju gerbang kampus, di sana sudah ada Felly dan Rizal yang selalu setia menunggu Kiara.


"Hay Kiara," sapa Rizal dengan mesra.


Tanpa basa-basi Felly langsung meraih tangan Kiara, ia menggandeng tangan Kiara seperti biasanya sedangkan Kevin berjalan di di belakang mereka.


"Selalu saja laki-laki itu ada di tengah-tengah istriku."


"Bahkan dia selalu dekat-dekat dengan Kiara juga."


Melihat dari dalam mobil akan keakraban Kiara dan Rizal, Kevin tampak tidak suka, kenapa Rizal itu kelihatannya cukup genit dan ia seolah-olah masih berharap cinta Kiara?


Kevin memilih tidak pulang, ia hanya diam di dalam mobil menunggu Kiara selesai dengan kuliahnya.

__ADS_1


*


*


*


Setelah beberapa lama di rawat di rumah sakit, akhirnya Mega sudah sehat dan operasi Mega juga berjalan lancar beberapa hari lalu.


Hari ini pun Mega sudah di bawah pulang dan boleh melakukan perawatan jalan, Mega juga cukup jenuh di rumah sakit selama beberapa lama ini, akhirnya bisa pulang itu membuatnya sangat bahagia.


Kini Mega dan Ratih sudah berada di rumahnya mereka, Ratih tampak lelah, ia rebahan di samping Mega tidur, mereka tidur di kamar Mega.


"Bu, aku pingin jalan-jalan, aku jenuh sekali selamat beberapa lama ini di dalam rumah sakit dan itu hanya berbaring, aku pingin ke mall shopping," rengek Mega dengan begitu manja.


"Ibu tidak ada uang nak, kamu tahu sendiri kan ibu sibuk ngurusin kamu di rumah sakit, jadi ibu tidak bisa kerja, ibu juga tidak bisa mendapatkan uang." Merry malah mengoceh kesal, orang baru pulang dari rumah sakit bukannya istirahat biar cepat pulih ini malah minta shopping ke mall.


Mega memanyunkan bibirnya, ia paling tidak suka jika sang ibu tidak mau menuruti apa yang ia inginkan.


"Tinggal minta uang Kiara, Bu!" suruhnya dengan begitu entengnya.


"Minta uang Kiara?!"


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2