Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta

Menikah Dulu Baru Jatuh Cinta
Patuhlah pada suami


__ADS_3

Kini satu minggu telah berlalu, Kevin dan Kiara juga sudah pulang ke rumahnya Kevin dari beberapa hari lalu.


Kiara juga sudah mulai masuk kuliah dari beberapa hari yang lalu juga, setiap hari Kiara berangkat kuliah di antarkan oleh Kevin, pulang juga di jemput oleh Kevin.


Biarpun Kevin cukup sibuk dengan jadwalnya di rumah sakit, namun ia selalu bertanggung jawab akan istrinya.


Pagi menunjukkan jam 7, Kevin sudah rapi dengan setelan jas warna abu-abunya untuk berangkat ke rumah sakit, Kiara juga sudah rapi dengan dress warna hitamnya untuk berangkat ke kampus.


"Kamu pulang kampus jam berapa?" tanya Kevin pada Kiara, sambil menikmati nasi goreng buatan Kiara, iya Kevin rasa nasi goreng buatan Kiara cukup enak.


"Belum tahu, nanti ada acara juga soalnya," jawab Kiara yang sedang menikmati sarapan nya juga.


"Acara apa?"


"Acara makan-makan bersama dengan Rizal dan Felly."


"Hanya mereka?" sahutnya dengan nada kesal, Kiara pun mengangguk.


"Aku tidak mengizinkan kamu pergi kalau begitu!" tandas Kevin, membuat Kiara kaget dan sorot matanya cukup kesal pada Kevin.


"Kenapa aku tidak boleh pergi?" tanya Kiara.


"Suamimu yang melarangmu, jadi menurutlah!" jawab Kevin, ia tidak suka jika Kiara harus pergi makan dengan Rizal, mungkin jika hanya dengan Felly, pasti Kevin akan memberikan izin.


"Tapi!!"


"Tidak ada tapi-tapian, seorang istri itu harus patuh pada suaminya!" tuturnya dengan gaya sok bijak.

__ADS_1


"Baiklah!" Kiara pasrah, memang benar sih apa kata suaminya itu.


Saat mendengar jawaban Kiara, Kevin senyam-senyum senang, jika sampai Kiara pergi makan bersama dengan Rizal, pasti aku tidak akan tenang saat bekerja nanti jadi aku melarangmu sayang!


Setelah selesai sarapan, Kevin mengatarkan Kiara lebih dulu ke kampusnya, biarpun di dalam mobil raut wajah Kiara cukup kesal, namun Kevin malah merasa senang.


Sesampainya di kampus, Kevin menghentikan mobilnya, sebelum Kiara turun dari dalam mobilnya tidak lupa juga dengan tradisi pagi sebelum Kiara pergi ke kampus, yaitu cium tangan suami dan Kevin juga tidak lupa memberikan kecupan manis di kening Kiara.


"Ingat jangan bandel sama laki-laki lain!" Kevin memberikan peringatan pada Kiara, tapi Kiara malah mencab-menceb malas.


"Bukannya kamu yang sering di datangi pasien cantik, itu Dokter cantik juga sering godain kamu," sindir Kiara sebelum turun dari mobil Kevin.


"Apa kamu sudah mulai cemburu?" goda Kevin dengan jail.


"Mana aku tahu!" sahut Kiara, ia membuka pintu mobil lalu buru-buru keluar dari dalam mobil Kevin, sebelum Kevin semakin besar kepala.


Di saat sudah memastikan Kiara masuk, Kevin kembali melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit.


Di perjalanan menuju ke rumah sakit, Kevin menyetir sambil senyam-senyum, ia tahu kalau istrinya ini sudah mulai cemburu namun istrinya tidak mau mengakuinya.


"Dasar gadis polos plus oon," gumam Kevin sambil menyetir.


Sesampainya di rumah sakit, Kevin langsung memarkirkan mobilnya dan ia langsung menuju ke ruangan kerjanya.


Sesampainya di ruangan kerjanya, di dalam sana hanya ada Fina seseorang, biasanya Putra sudah datang namun pagi ini meja kerja Putra masih sepi.


"Kevin," panggil Fina.

__ADS_1


"Dokter Fina, Putra mana?" tanya Kevin.


"Dokter Putra hari minta izin," jawab Fina, ia beranjak dari tempat duduknya lalu berpindah ke kursi pasien yang berhalangan dengan meja kerja Kevin sedangkan Kevin sudah duduk di kursi kerjanya.


Fina menaruh bekal makanan di atas meja kerjanya Kevin, Kevin memperhatikan tempat bekal makanan itu.


"Ada apa?" tanya Kevin malas.


"Kita sarapan bareng ya Dok!" ajaknya dengan genit, seketika Kevin tahu maksud Fina.


"Maaf Dok Fina, saya sudah sarapan dengan istri saya," tolaknya dengan tegas.


Kevin bukanlah laki-laki yang pandai basa-basi, ia tegas dan sadar kalau dirinya sudah punya istri.


"Ini hanya cemilan dok," dengan sepenuh hati Fina masih terus berusaha agar Kevin mau menikmati makanan berdua dengannya.


"Maaf dok, saya ada pasien yang harus saya periksa," Kevin kembali menolak dan ia beranjak dari tempat duduknya, lalu keluar dari ruangan kerjanya.


Fina merasa kesal, bahkan dia membanting tempat bekal makanan itu ke lantai, entah berapa kali Kevin menolak ajaknya?


Kevin yang tadi hanya membuat alasan, ia kini malah duduk di kursi taman untuk menjauh dari Fina yang seperti ulet keket dan selalu berusaha menempel pada dirinya, entah apa yang akan terjadi jika Kiara tahu?


Di saat sedang bengong, tiba-tiba Kevin teringat kalau ini sudah satu minggu telah berlalu, apakah tamu bulanan Kiara sudah pergi?


Kevin terus memikirkan hal itu dan rasanya ingin cepat pulang untuk bertanya dengan Kiara secara langsung.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2