
Keesokan harinya,tepatnya setelah mandi juga shalat shubuh keduanya langsung packing barang yang akan dibawa untuk keberangkatan ke Bandung.
"Semuanya sudah siap." Tutur Nizam.
"Sekarang kita hanya tinggal memberitahu Mama dan Papa." Sahut Aqeela.
"Oke." Balas.
"Oh ya,apa kamu tidak ingin memberitahu Mami?" Tanya Aqeela.
"Untuk sekarang belum,aku akan memberitahunya setelah kita seminggu di Bandung." Jawab Nizam.
"Lama sekali! Bagaimana jika Mami khawatir?" Tukas Aqeela.
"Kamu tenang saja! Semuanya aman!" Jawab Nizam enteng.
"Baiklah."
Kini keduanya keluar kamar dan segera menuju ke meja makan.
"Ma,Pa,ada yang ingin Qeela bicarakan." Ucap Aqeela.
"Katakan saja!" Tukas Alvin.
"Qeela dan Mas Nizam berencana pergi ke Bandung dan tinggal disana untuk sementara." Jelas Aqeela.
"Ke Bandung? Untuk apa?" Tanya Vita setengah kaget.
"Intinya kami ingin menghindari pelakor! Dengan tinggal disana kami bisa bebas dari gangguannya." Jawab Aqeela.
"Kamu fikir dengan kamu menghindari pelakor yang ada disini,kamu juga bisa menghindari pelakor yang ada disana?" Tukas Alvin,"Qeela! Setiap rumah tangga itu pasti ada saja ujiannya! Dan kini rumah tangga kalian tengah diuji! Kalian harus menyelesaikannya bukan menghindarinya!" Lanjut Alvin menegaskan.
"Justru itu! Penyelesaian dari masalah ini hanya satu! Yaitu kami harus pergi jauh dari sini! Dengan begitu perlahan pelakor itu akan melupakan Mas Nizam dari hidupnya!" Tegas Aqeela,"Setidaknya di Bandung kami lebih mudah menetralisir pelakor yang jumlahnya tidak seberapa dibanding dengan Jakarta yang pelakornya berserakan dimana-mana!" Lanjutnya.
"Kalian yakin mau tinggal di Bandung?" Tanya Alvin meyakinkan,"Papa saja dulu sering dikeroyok masa!" Lanjutnya.
"Mengapa begitu?" Nizam angkat bicara.
"Namanya juga orang kampung! Lihat yang ganteng langsung dikira artis! Papa saja waktu itu sampai lari-lari karena dikejar segerombol fans!" Jelas Alvin,"Qeela? Kamu yakin bisa menghadapi banyak fans suamimu? Baru satu orang saja disini kamu sudah menghindar! Apalagi yang banyak seperti disana!" Lanjutnya meyakinkan Aqeela.
Aqeela mencerna baik-baik ucapan Alvin,"Terlebih suamimu ini terhitung masuk kategori lelaki sempurna seperti Papa,pasti fansnya tak jauh beda seperti Papa dulu." Alvin memperingatinya.
"Papa jangan menakuti Qeela!" Tukas Aqeela.
"Kamu ini Pa! Seharusnya mendo'akan yang baik-baik saja untuk Qeela! Bukan malah menakutinya!" Vita mengomeli Alvin.
__ADS_1
"Aku tidak menakutinya,aku hanya memperingatinya saja!" Bantah Alvin.
"Lebih baik kamu diam daripada berbicara melantur seperti itu!" Ketus Vita.
"Aku memang selalu salah di matamu." Alvin memasang wajah tanpa ekspresinya.
"Ma,Tante Keysha masih serumah dengan nenek tidak?" Tanya Aqeela.
"Tidak,Tante Keysha memang tinggal di Bandung tapi sudah punya rumah sendiri." Jawab Vita.
"Berarti jika Qeela dan Mas Nizam tinggal di rumah nenek tidak apa-apakan?" Aqeela meminta pendapat Vita.
"Tentu tidak! Nenek dan kakek pasti senang karena kamu mau datang dan tinggal di rumahnya!" Jelas Vita.
"Syukurlah kalau begitu!" Seru Aqeela.
"Kalian sudah benar-benar yakin dengan keputusan kalian ini?" Alvin memastikannya lagi.
"Yakin sekali." Jawab keduanya.
"Yasudahlah Papa izinkan!" Seru Alvin,"Papa akan memesan tiket pesawat untuk kalian." Lanjutnya.
"Tidak usah Pa,kami akan naik mobil saja!" Tolak Nizam.
"Naik mobil pasti lama karena jalanan sering macet! Lebih cepat naik pesawat!" Alvin menyarankannya.
"Yasudahlah terserah kalian saja!" Jawab Alvin pasrah,"Yang penting saat kalian pulang nanti kalian bawa cucu Papa." Lanjutnya menggoda.
Mereka malah terkekeh mendengar ucapan Alvin itu.
Aku sedang berbicara serius tapi malah ditertawakan! Batin Alvin kesal.
*
1 Jam berlalu mereka berbincang hingga akhirnya Nizam dan Aqeela akan berangkat saat ini juga.
"Mama sudah memberitahu nenek kalian akan kesana." Tutur Vita.
"Kalau begitu kami berangkat sekarang ya!" Aqeela dan Nizam menyalimi Alvin serta Vita.
"Hati-hati! Jika sudah sampai nanti,segera hubungi Mama!" Seru Vita memperingati.
"Baik Ma! Assalamu'alaikum...." Nizam dan Aqeela berlalu.
"Wa'alaikumsalam...."
__ADS_1
Mereka berangkat menaiki mobil Nizam.
*
Sekitar 3 jam di perjalanan,akhirnya tibalah sudah di Bandung tepatnya di rumah nenek Aqeela.
"Assalamu'alaikum nek...." Ucap Aqeela sembari mengetuk pintu.
"Wa'alaikumsalam...Eh cucu nenek sudah datang!" Jawabnya dengan langsung memeluk Aqeela,"Ayo masuk!" Lanjutnya mempersilahkan.
Mereka bergantian menyalimi wanita paruh baya yang dipanggil nenek itu.
"Sudah lama kamu tidak kesini! Giliran kesini sudah bawa suami!" Tukas Wina.
"Hehe...Maaf ya nek! Qeela sibuk,lagi pula kenapa nenek tidak datang sewaktu Qeela menikah?" Ucap Aqeela.
"Hari itu Tante Keysha lahiran,makanya nenek tidak datang!" Jawabnya sendu.
"Wahh berarti sekarang Tante Keysha sudah punya baby lagi?" Aqeela memastikannya.
"Iya." Jawab Wina singkat,"Oh iya,cucu menantu nenek ini namanya siapa? Kenapa dari tadi diam saja?" Wina beralih pada Nizam.
"Nizam nek." Jawab Nizam ramah.
"Mungkin Mas Nizam kelelahan karena menyetir terlalu lama." Timpal Aqeela.
"Oh yasudah lebih baik sekarang kalian beristirahat saja dulu! Nenek akan memasakan sesuatu untuk kalian!" Titahnya.
"Qeela bantu ya nek." Aqeela menawarkan diri.
"Tidak usah! Qeela temani Nizam saja istirahat di kamar! Lain kali saja ya membantu nenek nya!" Wina melarangnya.
"Hmm...Baiklah kalau begitu!" Aqeela akhirnya setuju,"Ayo Mas!" Lanjutnya mengajak Nizam.
Mereka berlalu ke kamar untuk beristirahat dan menghilangkan rasa penat yang diakibatkan perjalanan yang cukup lama menbuat badan menjadi terasa pegal-pegal.
.
.
.
Paling greget saat bagian Papa Alvin yang selalu salah di mata Mama Vita😆😆Kasihaan sekali Papa Alvin😥
Author telat Up nih😧Author info deh dari sekarang😊Kalau setiap hari senin dan selasa tugas selalu ngalirr😕Makanya Author fokus sama tugas dulu abis itu baru ngenaskah lagi🙏Rata-rata beres nugas sampe dzuhur jadi istirahat sebentar abis itu baru Up☺
__ADS_1
Makasih yang udah setia nunggu😆I ❤ You pokoknya😆
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE😍TERIMAKASIH💕SEE YOU NEXT🙋🙋