
Keesokan harinya,keduanya telah bersiap untuk jalan-jalan lagi.
Pagi ini cuaca memihak pada mereka,matahari menampakkan sinarnya dengan penuh kehangatan.
"Mas? Besok kan kita pulang,bagaimana jika hari ini kita berbelanja oleh-oleh saja?" Aqeela mengutarakan pendapatnya.
"Ide bagus." Sahutnya.
Mereka segera berlalu dari penginapan menuju tempat pembelian oleh-oleh.
*
Pasar Seni Ubud,Bali.
"Kita beli oleh-oleh apa ya?" Aqeela meminta saran suaminya.
"Entahlah! Aku juga tidak tahu!" Jawab Nizam.
Mereka memasuki pasar seni itu untuk melihat-lihat dulu barangkali ada barang yang menarik.
"Pak,untuk baju yang ini ada yang modelnya tangan panjang?" Tanya Aqeela pada seorang penjual pakaian.
"Oh ada Mbak." Jawabnya sembari menunjukkan produk yang Aqeela tanyakan.
"Saya ambil 3 ya Pak! Oh ya untuk ukuran anak usia 4 tahun yang seperti ini ada juga tidak Pak?" Aqeela lanjut bertanya.
"Sebentar! Saya cek dulu!" Jawabnya,"Nah ini dia! Hanya ada 2 lagi!" Lanjutnya menunjukkan.
"Dua-duanya saya beli!" Seru Aqeela,"Yang tangan pendeknya 3 ya Pak!" Pintanya.
"Siap Mbak!" Jawabnya sembari membungkus baju-baju yang Aqeela beli.
"Ini uangnya!" Aqeela menyodorkan beberapa uang seratus ribuan.
"Totalnya 550 ribu! Baju dewasa satuannya 75 ribu dikali 6 jadi 450 ribu dan baju anak satuannya 50 ribu dikali 2 jadi 100 ribu!" Jelasnya.
"Baik Pak." Aqeela memberikan selembar uang 50 ribu karena tadi ia baru memberikan 500 ribu.
"Terimakasih Mbak." Ucapnya.
__ADS_1
"Sama-sama!" Jawab Aqeela.
Setelah kurang lebih 3 jam mereka berkeliling di tempat pembelian oleh-oleh,mereka memutuskan untuk kembali dulu ke penginapan karena souvenir yang mereka beli cukup banyak jadi susah untuk membawanya.
*
Seusai menaruh belanjaan,mereka kembali pergi untuk mengunjungi suatu tempat.
*
Setibanya mereka langsung menyewa sebuah perahu untuk menyusuri sungai yang indah ini.
"Aku tidak akan melupakan ini hingga kita tua." Tutur Aqeela.
"Semua ini memang untuk dikenang bukan umtuk dilupakan!" Nizam menambahkannya.
"Hmm..."
*
Keesokan harinya mereka sudah bersiap untuk pulang.Semua barang mereka sudah tersusun rapi namun koper mereka menjadi bertambah untuk tempat menyimpan oleh-oleh.
Seperti biasa penerbangan terjadi hanya beberapa jam saja dari Bali ke Jakarta begitupun sebaliknya.
*
"Alhamdulillah sampai juga." Ucap Aqeela lega.
"Kita naik taksi saja!" Ajaknya dan langsung diiyakan oleh Aqeela.
15 menit kemudian tibalah sudah di rumah mereka.
"Assalamu'alaikum..." Ucap keduanya.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab yang di dalam dengan riuh.
"Umiii! Abiiii!" Twins girl berlarian mendekati Nizam dan Aqeela untuk memeluknya.
"Shalihah-shalihah Umi! Umi rindu!" Aqeela menyampaikan rasa rindu yang tertahan selama kurang lebih 3 hari ini.
"Kalian sudah makan belum?" Tanya Nizam.
__ADS_1
"Sudah." Jawab keduanya kompak.
"Pintar!" Nizam menggendong kedua putrinya,"Selama Abi dan Umi tidak ada kalian nakal tidak?" Lanjutnya.
"Tidak! Tapi Syifa nangis telus kalena mau ketemu Umi!" Syafa yang menjawabnya.
"Oh begitu..." Nizam mengelus lembut kepala Syifa,"Jangan menangis lagi ya sayang! Sekarangkan Abi dan Umi sudah kembali!" Pinta Nizam dan dibalas anggukan oleh Syifa.
"Qeela bagaimana honeymoon kalian?" Tanya Saskia,"Kamu menyukai tempatnya tidak?" Lanjutnya terus bertanya.
"Iya Mi,tempatnya bagus! Aku menyukainya." Jawab Aqeela,"Ini! Mami lihat saja!" Lanjutnya menyodorkan foto-foto yang ada di ponselnya.
"Wah bagus sekali! Mami jadi ingin pergi kesana! Tapi percuma! Mami sekarang sudah tua,jadi tidak pantas untuk honeymoon-honeymoonan lagi!" Tuturnya sembari terkekeh.
"Mami bisa saja! Honeymoon itukan tidak memandang usia! Justru itu lebih bagus untuk mempererat hubungan pasangan suami istri di masa tuanya." Tukas Aqeela.
"Hmmm....Kamu benar juga!" Saskia mengangguk-angguk.
"Sebaiknya kamu istirahat dulu sayang! Kamu pasti lelah kan?" Titah Vita.
"Iya,beristirahatlah!" Titah Saskia.
"Kalau begitu aku ke kamar dulu ya! Untuk oleh-oleh tanyakan pada Mas Nizam saja." Aqeela segera berlalu.
Mereka segera mendekati Nizam lalu membongkar koper yang berisi oleh-oleh untuk mereka.
"Wah! Kaos seragaman ini!" Seru Saskia.
"I ❤ UBUD." Vita membaca tulisan di kaos itu.
"Aku merasa jadi muda lagi." Tutur Fami.
"Hahaa benar sekali!" Timpal Alvin.
"Untuk twins girl juga ada!" Seru Saskia antusias,"Gemass sekalii." Lanjutnya memuji.
Mereka memberantakan isi koper yang berisi oleh-oleh itu.Orang tua sibuk dengan berbagai souvenir seperti gelang,kalung,tas,dan sepatu.Sedangkan twins girl sibuk memakan coklat dan permen yang khusus dibeli untuk mereka berdua.
.
.
.
__ADS_1
Sekian dulu sampai disini😍Dedek dapet tugas menghafal untuk persiapan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) mapel Matematika😊Mana mata udah ngantuk banget lagi😴Tapi tetep nyemangatin sendiri aja soalnya nggak ada yang nyemangatin siih😆😆
Jangan lupa Like,Komen dan Votenya😉Makasiih😁😁