Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2
Gombalan maut ala Ustadz


__ADS_3

Sesampainya di rumah,mereka langsung diserbu oleh Vita dan Alvin.


"Jadi,apa kata dokter?" Tanya Vita terburu-buru.


"Ya Allah Ma,kami baru saja sampai! Mama sudah heboh sekali!" Gerutu Aqeela.


"Qeela jangan berbicara seperti itu!" Nizam mengomelinya.


"Apa Aqeela tidak mengidap penyakit yang serius?" Tanya Alvin khawatir.


"Tidak Pa!" Nizam tidak membenarkannya,"Jadi sebenarnya Aqeela sedang hamil." Lanjutnya menjelaskan.


"Apa? Kamu serius?" Alvin mencekal bahu Nizam serta menggoyangkannya.


"I-iya Pa! Aqeela sedang hamil." Jawab Nizam.


"Hah?" Alvin dan Vita saling bertatapan,kemudian,"Yeeeee......!!" Alvin dan Vita saling berpegangan tangan sembari loncat-loncat,"Kita akan punya cucu! Kita akan punya cucu!" Lanjutnya bertingkah sangat antusias.


"Astagfirullah....Lihat Mas! Kebiasaan Mama dan Papa saat mendapat kabar gembira yaa begitu! Suka loncat-loncat seperti tupai! Konyol sekali!" Aqeela menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Hahaa...Aku baru tahu jika mereka memiliki kekonyolan seperti itu! Kompak lagi!" Nizam terkekeh menyaksikannya.


"Ma,Pa! Sudah! Jangan loncat-loncat terus! Kalian sudah tua! Nanti kalau encok bagaimana?" Aqeela memperingatinya.


Hingga membuat keduanya tersadar,"Aduh...Aku jadi malu pada menantuku karena dia telah menyaksikan kekonyolan kita tadi!" Ucap Alvin setengah berbisik.


"Kamu sih!" Vita menyalahkannya.


"Qeela,sebaiknya kamu istirahat sayang!" Alvin mengalihkan pembicaraan supaya rasa malunya tidak terlalu mencolok.


"Aku malas Pa!" Jawabnya lesu.


"Lalu kamu mau apa? Apa kamu ingin sesuatu? Papa akan membelikannya!" Alvin menawarinya.

__ADS_1


"Biar Mama saja! Ayo katakan! Kamu mau apa? Mama akan membelikannya atau memasakannya jika itu masakan rumah?" Timpal Vita.


"Tidak usah! Biar aku saja!" Tukas Alvin.


"Aku saja!" Vita tidak mau kalah.


"Ish! Kalian ini malah berdebat! Aku yang hamil kalian yang heboh!" Gerutu Aqeela.


"Heheee.....Maafkan kami sayang! Kami terlalu bahagia karena sebentar lagi akan mendapatkan cucu." Tutur Vita.


"Qeela jangan begitu! Ayo minta maaf!" Titah Nizam.


"Ma,Pa,maafkan Qeela! Qeela tidak bermaksud menyakiti hati Mama dan Papa! Tapi entah kenapa,Qeela akhir -akhir ini jadi sensitif seperti ini." Lirih Aqeela.


"Eh tidak apa-apa sayang! Kami bisa mengerti! Wajar! Wanita yang sedang mengandung itu rata-rata tingkat kesensitifannya melonjak tinggi!" Jelas Vita,"Iyakan Pa?" Lanjutnya meminta persetujuan.


"Iya,betul kata Mamamu!" Sahut Alvin,"Lebih baik sekarang kamu rebahan saja di kamar!" Titahnya.


"Baiklah,kalau begitu kami ke kamar dulu ya!" Seru Aqeela dan mendapat jawaban anggukan dari orang tuanya kemudian segera berlalu.


"Sebenarnya yang paling heboh itu Mamamu bukan aku!" Tukas Alvin pelan karena melihat kehebohan Vita yang sedang berbincang dengan Saskia lewat telpon.


*


Aqeela merebahkan tubuhnya di ranjang,"Kamu ingin sesuatu tidak?" Tanya Nizam memastikan.


"Tidak." Jawabnya.


"Eummmmm....." Nizam terlihat sedang berfikir keras,"Oh ya,tapi aku ada sesuatu untukmu!" Lanjutnya.


"Apa itu?" Tanya Aqeela penasaran.


"Ehem...Kamu tahu tidak bedanya orang Indonesia dengan aku?" Tanyanya tiba-tiba.

__ADS_1


Aqeela seketika mengernyitkan keningnya lalu menjawab,"Tidak! Memangnya apa?"


"Kalau orang Indonesia sekarang sedang menggilai artis korea sedangkan hatiku selalu tergila-gila olehmu." Jelasnya.


Aqeela menganga,"Kamu menggombaliku?" Tanyanya dengan nada kaget.


"Bisa dibilang begitu!" Jawabnya.


"Hahaaa....Aku tak menyangka ternyata kamu bisa menggombal juga!" Aqeela menertawakannya.


"Aku rasa tidak ada yang lucu!" Gumamnya.


"Ternyata Pak Ustadz pandai menggombal juga ya!" Ledeknya.


"Sudahlah lupakan saja!" Nizam terlihat kecewa.


"Pak Ustadz belajar gombalan maut itu darimana?" Aqeela masih terus meledeknya namun Nizam tak mengubrisnya,"Jadi gombalan maut ala Ustadz itu begini ya? Rasanya seperti menggebu-gebu hingga hatiku ikut tertusuk!" Lanjutnya.


Nizam menatap Aqeela dengan tatapan tidak sukanya,"Sayang,lihatlah Abi kamu! Ternyata dia sudah pandai menggombali Umi sekarang!" Aqeela mengelus-ngelus perutnya.


"Daripada kamu terus meledekku,lebih baik sekarang kamu minum vitaminmu lalu tidur!" Perintah Nizam.


"Siap Pak Ustadz!" Aqeela tersenyum penuh ejekkan.


Akhirnya Aqeela menuruti perintah suaminya untuk meminum vitaminnya dengan dibantu oleh Nizam kemudian perlahan memejamkan matanya.


.


.


.


Dasar Mas Nizam! Bisaa aee lahh😆😆

__ADS_1


Hallo kakak-kakak readersku😊Hari ini Dedek Author agak free jadi InsyaaAllah hari ini Up sampai 4 episod yaa😍Sekarang baru 2 episod sama yang tadi pagi😍Berarti tinggal 2 episod lagi😍Pantengin aja teruss😆Ditunggu dan harap bersabar yaa😙


Jangan lupa like,komen dan votenya😍Terimakasih💕💕


__ADS_2