
Aqeela sudah bosan diam terus di rumah tanpa ada aktivitas apapun.Saat hendak menelpon Mamanya,tiba-tiba suara mobil terparkir di di halaman rumahnya yang membuat ia mengurungkan niatnya untuk menelpon Mamanya.
"Assalamu'alaikum...." Ucap mereka bersamaan.
"Wa'alaikumsalam...." Jawab Aqeela,"Eh,shalihah-shalihah Umi sudah pulang!" Lanjutnya menyapa si kembar dengan memeluk keduanya.
"Qeela,Mami langsung pulang ya! Ada teman Mami yang sudah menunggu di rumah." Pamit Saskia terburu-buru.
"Oh baiklah Mi,hati-hati ya! Terimakasih juga karena telah mengajak anak-anak jalan-jalan!" Jawab Aqeela dengan meraih tangan Mami mertuanya,"Ayo sayang salim pada Oma!" Lanjutnya menyuruh.
Dan dengan patuh si kembar langsung menyalimi tangan Saskia,"Oma pulang dulu ya! Nanti kapan-kapan Oma akan mengajak kalian jalan-jalan lagi!" Seru Saskia dengan antusias.
"Holeee...." Jawab keduanya yang masih belum lancar mengucap huruf R.
"Mami pamit! Jeng Vita aku duluan! Assalamu'alaikum...." Saskia berlalu.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab mereka.
"Mama juga pulang ya! 30 menit lagi Mama harus menemani Papa ke undangan." Vita juga pamit.
"Hmm...Baiklah kalau begitu..." Jawab Aqeela pasrah.
"Assalamu'alaikum..." Ucapnya sembari mencubit pipi Syafa dan Syifa terlebih dahulu kemudian berlalu menaiki taksi online.
"Umi...Kita beltiga lagi." Ucap Syifa.
"Tidak apa-apa! Sebentar lagi Abi pulang!" Jawab Aqeela menenangkan kedua putrinya,"Kalian tadi dibelikan apa saja oleh Oma?" Lanjutnya mengalihkan pembicaraan.
"Mainan." Jawab Syafa antusias.
"Wahhh....Coba mana Umi mau melihatnya!" Tutur Aqeela.
__ADS_1
"Ini!" Syafa dan Syifa mengeluarkan banyak sekali mainan dari paper bag belanjaan tadi.
Mereka dengan senang hati bermain boneka setelah mengacak-ngacak belanjaan tadi.
Tak lama kemudian,"Assalamu'alaikum..." Nizam baru saja pulang.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab Aqeela.
"Bidadari-bidadari Abi sedang apa?" Tanya Nizam pada kedua putrinya.
Namun tak ada satupun yang menyahutinya,"Syafa! Syifa!" Panggil Nizam.
"Iya Abi." Jawab keduanya.
"Mengapa kalian tidak menjawab Abi?" Tukas Nizam sembari memasang wajah cemberut.
"Kalau begitu Abi tidak akan membelikan kalian ice cream lagi!" Ancamnya.
"Bialkan saja! Kan masih ada Umi yang akan membelikannya!" Kini Syifa yang angkat bicara.
"Jika disuruh memilih,kalian akan memilih Abi atau Umi?" Tanya Nizam penasaran.
"Umi!" Jawab keduanya kompak.
"Mengapa dua-duanya Umi? Tidak ada yang pilih Abi!" Nizam berakting sedih.
"Kalena syulga itu ada di telapak kaki Umi." Jawab keduanya dengan polos.
__ADS_1
Aqeela terkekeh mendengar jawaban si kembar,"Siapa yang mengajari kalian begitu?" Selidik Nizam.
Namun keduanya tidak menjawab,kini Nizam menatap tajam pada Aqeela,"Qeela!" Tegurnya.
Aqeela mengangkat bahu serta menggelengkan kepalanya,"Syafa,Syifa! Dengarkan baik-baik perkataan Abi! Memang,syurga itu ada di telapak kaki Umi tetapi bukan berarti kalian jadi tidak patuh dan hormat kepada Abi! Jadi kalian harus tetap menghormati,mematuhi dan menyayangi Umi dan Abi dengan sama! Tidak boleh membedakannya! Karena kedua orang tua itu wajib dihormati,disayangi dan dipatuhi selama perintahnya itu tidak melanggar perintah Allah! Sekarang kaliam faham?" Nizam menjelaskannya dengan panjang lebar.
Syafa dan Syifa pun mengangguk,"Tidak boleh pilih kasih pada Umi dan Abi!" Nizam memperingati kedua putrinya.
Kini Syafa dan Syifa pun malah kabur berlari ke kamar mereka untuk menghindari Abi mereka.
"Entah darimana mereka tiba-tiba bisa menjawabmu dengan kata-kata seperti itu!" Tukas Aqeela sembari terkekeh,"Aku memang menjelaskan tentang syurga itu ada di telapak kaki Ibu tetapi aku tidak pernah mengajari mereka untuk lebih memihakku dibanding memihakmu!" Lanjutnya menegaskan.
"Mungkin mereka salah mengartikan maksud perkataanmu!" Tebak Nizam.
"Bisa jadi!" Jawab Aqeela tak pasti.
"Yang penting mulai dari sekarang,jika ingin mendidik mereka jangan hanya memberitahu intinya saja tetapi harus disertai penjelasan juga supaya mereka tidak salah mengartikannya!" Tutur Nizam memperingatkan.
"Baiklah." Jawabnya.
Aqeela tersenyum kemudian berlalu menyusul si kembar ke kamar mereka karena kini mereka tak sekamar lagi dengan Umi dan Abi mereka.Sedangkan Nizam berlalu ke kamarnya untuk membersihkan diri.
.
.
.
Assalamu'alaikum😊Dedek jadi makin semangat Up kalau banyak yang nyemangatin😆Makasih buat yang udah selalu support Dedek❤Kalian terbaikk😍
Yang belum Vote? Ayo segera😆Dedek tunggu yaa🙏See you byee🙋🙋
__ADS_1