Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2
Tidak Bisa Jauh Dari Suami


__ADS_3

Keesokan harinya,seperti biasa Syifa sudah bersiap untuk berangkat ke Kampus dan kini hendak sarapan.


"Sayang,kamu yakin mau berangkat kuliah? Umi sarankan kamu libur dulu,Umi tidak ingin terjadi sesuatu padamu dan juga calon cucu Umi." Ucap Fatimah sangat khawatir dengan kondisi Syifa tambah lagi semalaman Syifa tidak tidur karena terus muntah-muntah hingga Ahnaf pun sebagai suaminya ikut bergadang demi menemani istrinya.


"Betul kata Umi,semalaman kamu tidak tidur nak! Hari ini kamu pasti akan mengantuk!" Timpal Ismail.


"InsyaaAllah aku kuat Umi,Abi! Lagipula besokkan minggu jadi izinkan aku untuk berangkat kuliah hari ini!" Syifa mencoba meyakinkan kedua mertuanya.


"Baiklah,jika ada apa-apa langsung telpon Umi atau Ahnaf ya!" Jawab Fatimah.


"Iya Umi,terimakasih." Ucap Syifa sumringah.


Kini mereka sedang melangsungkan sarapan dan setelahnya Ismail,Ahnaf dan Syifa segera pergi ke tempat tujuan masing-masing sedangkan Fatimah hanya diam di rumah.


Di mobil,Ahnaf menyetir sembari terus menguap.


"Habibi? Kamu mengantuk ya?" Tanya Syifa dengan perasaan bersalah.


"Tidak." Jawabnya berbohong.


"Jangan berbohong!" Tukas Syifa,"Maafkan aku,gara-gara aku kamu jadi tidak tidur semalaman dan sekarang jadi mengantuk." Lanjutnya lirih.


"Habibaty,aku rela tidak tidur berapa lama pun hanya untuk memastikan kamu dan anak kita baik-baik saja." Tutur Ahnaf,"Kamu tidak perlu merasa bersalah." Lanjutnya sembari menggenggam sebelah tangan Syifa karena tangan yang satunya lagi ia gunakan untuk menyetir.


Syifa hanya membalasnya dengan sebuah senyuman manis karena merasa beruntung bisa memiliki suami sepengertian Ahnaf.


Setibanya di Kampus tepatnya di depan gerbang,"Kamu hati-hati ya! Jika kejadian seperti semalam terulang lagi,kamu langsung telpon aku atau Umi ya!" Pesannya.


"Iya." Jawab Syifa sembari mencium tangan suaminya namun ia belum turun juga dari mobil.


"Ada apa lagi?" Tanya Ahnaf heran sebab Syifa belum turun juga.


"Habibi aku mencintaimu." Ucap Syifa kemudian segera turun dari mobil.


Ahnaf senyum-senyum sendiri setelah mendengar ucapan Syifa.


Di parkiran Syifa bertemu dengan Syafa,"Assalamu'alaikum my twins." Ucap Syafa.


"Wa'alaikumsalam..." Jawab Syifa.


"Bagaimana kondisimu? Apa kamu baik-baik saja?" Tanya Syafa memastikan.


"Iya kak sekarang aku baik tapi semalaman aku tidak bisa tidur karena mual-mual terus sampai Mas Ahnaf pun bergadang menjagaku! Kasihan dia,hari ini dia terlihat sangat mengantuk." Jelas Syifa lirih.


"Itulah yang seharusnya suami lakukan,dia juga harus bertanggung jawab sebagai Ayah dari anak yang istrinya kandung." Tutur Syafa.


"Hmm..." Jawab Syifa singkat.


Saat hendak masuk ke kalas,twins girl berpapasan dengan Rusydi,"Pagi Pak..." Sapa keduanya.


"Pagi." Jawabnya pelan sembari menglihat ke arah lain.


"Pak Rusydi kenapa ya? Kok hari ini beliau terlihat aneh sekali!" Tukas Syafa heran.


Syifa hanya diam karena ia sendiri juga bingung harus menjawab apa,"Oh ya,apa yang Pak Rusydi sampaikan kemarin?" Syafa bertanya kembali.


"Dia hanya menegurku karena dia mengira aku hamil di luar pernikahan." Jawab Syifa.

__ADS_1


"Astagfirullah...Kok dia bisa berfikiran seperti itu?" Ucap Syafa kaget.


"Entahlah kak." Jawab Syifa tak pasti.


"Kamu merasa ada yang aneh tidak pada sikap Pak Rusydi selama ini?" Tanya Syafa penuh teka-teki.


"Menurutku beliau biasa saja." Jawab Syifa santai.


"Bagaimana bisa kamu menyimpulkan hal itu?" Tukas Syafa.


"Maksud kak Syafa apa?" Syifa kebingungan.


"Selama ini sikapnya padamu tidak seperti pada Mahasiswi pada umumnya!" Jelas Syafa menegaskan.


"Mungkin itu hanya perasaan kakak saja! Aku rasa sikapnya sama pada kita semua." Bantah Syifa.


"Apa mungkin dia menyukaimu?" Tebak Syafa.


"Ahh kakak jangan ngawur! Mana mungkin Pak Rusydi menyukaiku! Dan jika iya pun,akukan sudah punya suami jadi itu tidak mungkin!" Syifa tak membenarkannya.


"Kalau misalkan kamu belum punya suami apa kamu mau pada beliau?" Syafa terus menanyainya.


"Tidak kak! Sampai kapanpun hubungan kami akan tetap hanya sebatas Dosen dan Mahasiswinya! Tak lebih!" Syifa menegaskannya.


"Hehee...Oh ya,hari ini aku dan kak Izal akan jalan-jalan ke mall! Kamu mau ikut gabung?" Syafa menawarkannya.


"Tidak deh kak,aku mau langsung pulang saja rasanya sekarang aku tidak bisa jauh dari Mas Ahnaf." Tutur Syifa.


"Kok sama ya? Mungkin ini bawaan debay." Twins girl tertawa kecil,"Sekarang parfumku masih bau tidak enak atau tidak?" Lanjutnya memastikan.


"Tidak kak,baunya seperti biasa." Jawab Syifa.


Siang ini sepulang kuliah twins girl dijemput oleh suami mereka masing-masing.


"Kami duluan! Assalamu'alaikum..." Pamit Ahnaf dan Syifa kemudian mobil mereka melaju terlebih dahulu.


"Hari ini kita jalan-jalan ke mall?" Fahrizal memastikannya.


"Iya." Jawab Syafa antusias.


"Siap tuan putri." Sahut Fahrizal sembari tersenyum.


"Kamu kapan mengganti pakaian?" Tanya Syafa heran.


Pasalnya Fahrizal sekarang telah mengenakan pakaian casual bukan pakaian formal yang biasa ia gunakan saat pergi ke sekolah tempatnya mengajar.


"Aku pulang dulu tadi." Jawabnya.


Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju mall,"Eh Hubby stop!" Pinta Syafa dengan tiba-tiba.


Fahrizal pun menghentikan mobilnya,"Kenapa sayang?" Tanyanya.


"Kita mau apa ke mall?" Syafa balik bertanya.


"Bukannya kamu ya yang mau jalan-jalan ke mall?" Fahrizal membalikannya.


"Aku rasa sebaiknya kita tidak usah jadi ke mall! Sekarang aku mau makan es dawet,tolong carikan ya!" Syafa merayunya.

__ADS_1


"Hmm baiklah." Fahrizal tidak mempermasalahkannya dan ia langsung melanjutkan perjalanan sembari melihat kanan kiri untuk mencari keberadaan penjual es dawet.


Beberapa saat kemudian ia menepikan mobilnya karena telah menemukan seorang penjual es dawet.


"Sudah ketemu ya Hubby?" Tanya Syafa memastikan.


"Iya,itu dia!" Fahrizal menunjukkannya.


Mereka segera turun dari mobil lalu menghampiri penjual es dawet itu.Fahrizal hanya memesan satu untuk dimakan disini karena tempat ini dilengkapi kursi serta meja.Bisa dibilang kalau ini adalah warling alias warung keliling yang menggunakan mobil box.


Syafa langsung menikmati es dawet itu dengan sepenuh hati,"Kamu tidak memesannya?" Tanya Syafa.


"Tidak." Jawabnya sembari memperhatikan lekat wajah istrinya.


"Kamu coba ya!" Pinta Syifa hendak menyuapinya.



"Bagaimana ya? Sebenarnya aku tidak terlalu menyukai es dawet! Tapi demi kamu akan kupaksakan." Tutur Fahrizal kemudian menerima suapan itu.


"Hubby terbaik!" Syafa mengacungkan jempolnya dan hanya dibalas senyuman oleh Fahrizal.


Di tempat dan suasana yang berbeda,saat dalam perjalanan pulang Syifa mendadak ingin makan spagheti dan akhirnya Ahnaf membawanya singgah di sebuah restoran yang terkenal memiliki beraneka ragam spagheti.


Syifa sibuk memakan spagheti sedangkan Ahnaf hanya fokus pada ponselnya.


Tiba-tiba Syifa mendapat ide konyol untuk mengambil foto suaminya secara sembunyi-sembunyi.


Satu foto berhasil ia ambil tanpa adanya suara kamera lalu ia segera menguploadnya di status WhatsApp dan tak lupa menambahkan sebuah caption.



With Habibi❤Tapi dianya sibuk ponsel terus☺😂


Ahnaf kebetulan memang sedang sibuk di aplikasi WhatsApp untuk membahas tugas yang ia berikan pada anak-anak yang ia ajar.


Ia segera melihat status yang dikirimkan istrinya.


"Habibaty,kamu jahil!" Tukas Ahnaf.


"Hehee...Habis kamu fokus ponsel terus sih! Aku dibiarkan saja." Syifa memelas.


"Jangan sedih! Maafkan aku ya! Aku janji tidak akan fokus pada ponsel lagi tapi akan fokus pada istriku!" Ahnaf mematikan daya ponselnya,"Aku suapi ya!" Lanjutnya mengambil alih piring,sendok dan garfu yang ada di hadapan Syifa lalu segera menyuapi istrinya dan sesekali ia juga menyuapi dirinya sendiri sekarang mereka auto sepiring berdua😍.


Selalu saja ada cara yang dilakukan para calon Ayah ini untuk menyenangkan hati istri mereka masing-masing.


.


.


.


Pilih siapa? Ahnaf apa Izal?😍😍Ah aku nggak bisa milih😀Dua-duanya sungguh hmmm❤❤



Btw makasih banyak untuk yang selalu sempatkam like dan komen😍Terutama untuk Dedek @Ukhty_Zainia yang selalu kasih Author like,komen dan Vote sampai jadi pemberi vote tertinggi😍MasyaaAllah Jazakillahi khairan katsiran dedek❤Doa terbaik untuk dedek cantik😚

__ADS_1


Aku pada kalian semua❤❤❤


__ADS_2