
Keesokan harinya,pagi sekali tepatnya setelah shalat shubuh Aqeela menemui Inah yang sedang berkutat dengan perkakas dapur.
"Nek Inah!" Sapanya.
"Eh non Qeela!" Sahutnya,"Non mau apa kesini?" Tanyanya.
"Aku lapar nek." Jawab Aqeela lesu.
"Non mau nenek buatkan apa?" Tanyanya lagi.
"Aku mau makan bubur ayam." Jawabnya antusias.
Tiba-tiba Saskia datang menghampirinya,"Kamu mau bubur ayam?" Timpalnya.
"Hehee...Iya Mi." Jawabnya.
"Kalau begitu ayo kita beli!" Ajaknya.
"Kemana Mi?" Aqeela menanyakannya terlebih dahulu.
"Sekitar komplek ini saja! Mami akan menjadi supirmu!" Jelasnya yakin.
"Kalian mau pergi kemana?" Timpal Vita.
"Katanya Qeela ingin makan bubur ayam.Ayo kita cari!" Saskia mengajak Vita.
"Ayo! Sekalian kita jalan-jalan!" Vita terlihat antusias.
"Berangkaaaat!" Seru Saskia.
Ketiga wanita itupun pergi dengan antusiasnya dan benar saja Saskia yang menyetiri mobilnya.
"Jeng Saskia hebat ya bisa menyetir!" Puji Vita.
"Memangnya Jeng Vita tidak bisa menyetir?" Tanyanya.
__ADS_1
"Tidak,dulu Mas Alvin sering menawariku untuk belajar menyetir tapi aku selalu menolaknya." Jelas Vita.
"Oh begitu..."
Di tengah perjalanan,mereka menemukan seorang penjual bubur lalu segera singgah disana kemudian memesan 3 porsi.
*
Di sisi lain,Alvin telah bersiap untuk pergi ke kantor.
"Kemana perginya para wanita di rumah ini?" Tanya Alvin.
"Entahlah..." Jawab Fami.
"Mereka pergi membeli bubur ayam." Sahut Inah.
"Bubur ayam?" Alvin mengernyitkan keningnya.
"Tadi non Qeela mendadak ingin makan bubur ayam." Jelas Inah.
"Mereka benar-benar memanjakan Qeela dan calon cucu mereka." Tutur Fami.
"Iya anda benar." Jawab Alvin,"Oh ya,saya pergi ke kantor dulu ya! Pekerjaan kantor tidak bisa ditunda." Lanjutnya.
"Iya Pak Alvin,saya mengerti! Anda inikan orang sibuk!" Tukas Fami.
"Hahaa Pak Fami bisa saja! Kalau begitu tidak apa-apa ya saya tinggal? Lagi pula disini ada Nizam juga jadi Pak Fami tidak akan kesepian." Tutur Alvin.
"Iya silahkan." Fami tidak mempermasalahkannya.
Alvin segera berlalu dari hadapan menantu serta besannya.
*
Ketiga wanita itu kini sudah berada di mall,mereka segera menyusuri tempat beraneka ragam cemilan.
__ADS_1
"Kita harus memanjakan calon cucu kita! Biasanya Bumil itu sering merasa lapar jadi harus stok cemilan yang banyak!" Tutur Saskia sembari memasukkan banyak sekali cemilan ke troli belanjaannya.
"Mi,trolinya sudah penuh! Kita bayar ke kasir sekarang saja ya?" Pinta Aqeela.
"Ini masih kurang! Mami akan mengambil troli lagi!" Bantahnya.
"Jangan Mi! Ini saja sudah terlalu banyak! Qeela tidak mungkin makan sebanyak dan sesering yang kalian kira!" Protes Aqeela.
"Yasudahlah! Jika kamu ingin apapun,katakan saja ya sayang! Mungpung kita masih disini! Mami ke kasir dulu!" Titahnya sembari berlalu.
Mereka kini memilih untuk pulang saja karena Aqeela sudah mulai merasa lelah serta pening seperti akan muntah.
Tiba-tiba mereka berpapasan dengan Alvin di parkiran,"Papa! Papa sedang apa disini?" Sapa Vita.
"Aku ada meeting dengan client di mall ini." Jawabnya,"Kalian habis berbelanja?" Lanjutnya balik bertanya.
"Iya,mulai dari sekarang kita harus memanjakan Bumil ini!" Seru Saskia sembari mengelus perut Aqeela.
"Kalian terlalu memanjakannya! Kusarankan jangan begitu! Aku tidak ingin cucuku jadi anak manja nantinya!" Tegas Alvin.
"Kami hanya ingin yang terbaik untuk anak,menantu,serta calon cucu kami." Tegas Saskia.
"Yasudah,kalian hati-hati di jalan! Saya harus segera masuk ke dalam! Client sudah menunggu." Alvin berlalu.
Ketiga wanita itu segera menaiki mobil dan langsung menuju perjalanan pulang.
.
.
.
4 episod lunasss untuk hari ini😆Untuk besok belum tahu soalnya besok Dedek Author sekolah dulu😊Pantengin aja terus😍See you next 🙋 👇👇
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like,komen dan Vote💕😍
__ADS_1