Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2
Aku telah Bersuami


__ADS_3

Saat mereka sedang asyik berpelukan tiba-tiba datanglah seorang pengganggu.


"Qeela?" Sapanya.


Dengan cepat Nizam dan Aqeela melepaskan pelukannya.


"Temy?" Sahut Aqeela pelan.


"Siapa dia? Mengapa kamu berpelukan dengan lelaki asing? Selama ini kamu bilang kamu tidak ingin mendekati zina,lalu apa ini? Kamu secara terang-terangan melakukan pelanggaran agama! Ku kira selama ini kamu benar-benar menjaga diri! Namun ternyata...." Temy menghakimi Aqeela.


"Cukup!" Bentak Nizam.


"Siapa kamu? Sebaiknya jangan ikut campur! Aku tidak mengenalmu! Ini urusanku dengan Qeela!" Seru Temy.


"Aku juga tidak mengenalmu! Siapa kamu? Datang-datang main menghakimi orang lain saja!" Tukas Nizam.


"Apa urusanmu? Kamu benar-benar kurang ajar! Kamu telah menyentuh calon Ibu dari anak-anakku!" Tegas Temy.


"Jangan mengarang ya Tem!" Timpal Aqeela menegaskan.


"Qeela! Lelaki ini kurang ajar! Mengapa kamu terus membelanya?" Temy berusaha jadi pahlawan.


"Sebenarnya apa tujuanmu datang kemari? Jangan bilang kamu mengikutiku?" Aqeela mencurigainya.


"Aku sedang ada urusan bisnis di kota ini! Dan tak sengaja lewat jalan ini juga tak sengaja melihatmu! Makanya aku kemari untuk memastikannya dan ternyata benar,kamu ada disini!" Jelas Temy.


"Hmm....Yasudah sana pergi!" Aqeela mengusirnya.


"Qeela? Sejak kapan kamu jadi mudah akrab dengan lelaki asing? Ini berbahaya untukmu Qeela!" Temy menasehatinya.


"Hentikan semua omong kosong ini!" Tukas Nizam.


"Heh! Kamu tidak berhak ya melarangku berbincang dengan Qeela!" Tegas Temy.


"Temy! Hari itukan sudah aku jelaskan! Aku sudah menikah dan ini suamiku!" Aqeela menekankan perkataannya.


"Qeela berhenti berbohong!" Temy tak mempercayainya.


Aqeela meraih tangan Nizam lalu menunjukkannya pada Temy,"Lihat ini!" Aqeela membuktikannya lewat cincin nikah yang tersemat di jari manisnya juga jari manis suaminya.

__ADS_1


"Cincin couple pernikahan." Ucap Temy pelan,"Tapi aku belum percaya!" Lanjutnya kekeh.


"Oke,sebentar!" Aqeela mengambil ponselnya lalu menunjukkan bukti lain pada Temy,"Ini foto pernikahanku! Bagaimana? Sekarang sudah percaya?" Lanjutnya diiringi ejekan.


"Kamu benar-benar telah menikah." Ucap Temy lirih.


"Iya,jadi berhentilah memfitnahku!" Tegas Aqeela.


"Mengapa kamu menikah dengannya? Apa kelebihan yang dia miliki sehingga kamu lebih memilih dia dibandingkan aku?" Tukasnya sombong.


"Karena dia adalah jodohku!" Jawab Aqeela simple.


"Bagaimana kamu bisa yakin dia itu jodohmu?" Tanya Temy.


"Istikharahku memanggil namanya! Dia adalah jawabannya!" Jawab Aqeela.


"Qeela? Kamu sudah tahukan! Dari dulu aku mencintaimu! Aku rela melakukan apapun demi kamu! Tapi mengapa kamu membalasku seperti ini?" Temy mulai sedih.


"Kamu rela melakukan apapun?" Aqeela meyakinkannya.


"Iya." Jawabnya sangat yakin.


"Tidak semudah itu Qeela!" Bantahnya.


"Mudah ataupun tidak,intinya ingatlah aku sudah bersuami! Jadi tolong jika kamu benar-benar mencintaiku maka biarkanlah aku bahagia dengan suamiku!" Tegas Aqeela lagi,"Ku do'akan semoga kamu segera dipertemukan dengan jodohmu yang pastinya jauh lebih baik dalam segala hal dariku!" Lanjutnya.


"Baiklah,jika itu bisa membuatmu bahagia aku akan berusaha ikhlas melepaskanmu!" Lirih Temy.


"Terimakasih Tem! Kamu memang teman baikku! Ku do'akan segala yang terbaik menghampirimu!" Ucap Aqeela lega.


"Aamiin...Terimakasih Qeela." Jawabnya.


"Kalau begitu kami pamit dulu!" Seru Aqeela hendak berlalu.


"Tunggu!" Pinta Temy.


"Ada apa lagi Tem?" Tanya Aqeela.


"Maafkan aku karena tadi telah menuduh kalian yang tidak-tidak!" Ucapnya menyesal.

__ADS_1


"Aku sudah memaafkanmu!" Ucap Aqeela.


"Aku juga telah memaafkanmu! Lain kali pastikan dulu kebenarannya sebelum menuduhnya!" Ucap Nizam diiringi nasehat.


"Baiklah,terimakasih karena telah memaafkanku! Ku do'akan kalian selalu bersama serta bahagia hingga akhir hayat kalian." Ucap Temy.


"Aamiin...." Jawab keduanya bersamaan,"Kami pamit! Assalamu'alaikum...." Lanjutnya sembari berlalu.


"Wa'alaikumsalam...."



- Music -


Ku tak bahagia,melihat kau bahagia dengannya....


Aku terluka,tak bisa dapatkan kau sepenuhnya....


Aku terluka,melihat kau bermesraan dengannya....


Ku tak bahagia,melihat kau bahagia....


Harusnya aku yang disana,dampingimu dan bukan dia....


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia.....


Harusnya kau tahu bahwa,cintaku lebih darinya.....


Harusnya yang kau pilih bukan dia....


# Armada - Harusnya Aku


.


.


.


Alamakk😲Pernah nggak sih ngalamin hal yang dialami Mas Temy? Jujur,Author sering banget😟Sayang sama seseorang namun pada akhirnya harus mengikhlaskan dia bahagia dengan yang lain😭Syediiih aku jika mengingatnya😢Kok malah jadi curhat sih😧Maafkan Author yang masih ABG serta tingkat lebayy nya sedang kumat ini😆Dahlah gak usah sedih-sedihan lagi! Ikhlaskan yang pergi sambut yang datang😎Ciyeeeehhh-ciyeeehhh😆😂

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA❤TERIMAKASIH💕😍


__ADS_2