Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2
Lelaki Yang Sama


__ADS_3

Beberapa saat kemudian setelah berdiskusi mengenai persoalan pacaran.


"Rafka?" Panggil Alvin.


"Iya Opa?" Sahutnya.


"Ayo ke mall! Opa akan mentraktirmu,kamu bebas memilih apa saja!" Seru Alvin.


"Waahh mau Opa!" Jawabnya antusias.


"Kami tidak diajak?" Protes twins girl.


"Ini urusan laki-laki." Tukas Alvin,"Memangnya kalian mau ikut kami main golf?" Lanjutnya.


"Tidak-tidak!" Jawab keduanya cepat.


"Opa Fami tidak diajak juga?" Tanya Rafka.


"Kalau dia mau ikut tentu saja!" Jawabnya.


Rafka melirik Fami,"Baiklah aku ikut." Sahut Fami.


"Abi ikut juga kan?" Tanya Rafka memastikan.


"Abi tidak bisa karena harus mengisi tausyiah di majlis ta'lim hari ini." Jawabnya.


"Hmm baiklah,ayo Opa kita berangkat!" Ajak Rafka.


Mereka pun berlalu pergi ke tempat tujuan dan kaum Hawa memutuskan untuk masak-masak cemilan sembari bercerita pengalaman sewaktu masih remaja terutama Saskia,Vita dan Aqeela sedangkan twins girl hanya menjadi pendengarnya saja.


*


Seusai berjalan-jalan di mall sekaligus main golf Rafka serta kedua Opanya segera pulang karena hari sudah petang.


*


Keesokan harinya...


Twins girl dan Rafka sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah,mereka juga baru saja selesai sarapan.


"Ini untuk Rafka! Dan ini untuk twins girl!" Aqeela membagikan kotak makan bekal kepada anak-anaknya.


"Terimakasih Umi." Ucap mereka bersamaan.


"Sama-sama." Jawab Aqeela sembari tersenyum.


Memang,hampir setiap hari anak-anak rutin membawa bekal ke sekolah karena Aqeela tidak ingin anak-anaknya makan sembarangan di sekolah meskipun usia mereka sudah bukan balita lagi tetapi Aqeela tetap menekankan hal ini pada anak-anaknya.


Setelah menyalimi Aqeela mereka berlalu pergi berangkat diantar oleh Nizam.


Karena sekolah mereka tidak satu yayasan,setiap harinya Nizam mengantar Rafka terlebih dahulu barulah mengantar twins girl.


*


Setibaya di sekolah,twins girl segera masuk ke kelas mereka setelah menyalimi Abi mereka.


Karena hari ini hari senin seperti biasa diadakan upacara bendera terlebih dahulu sebelum proses belajar mengajar.


Setelah 30 menit melaksanakan upacara bendera,mereka pun masuk ke kelas dan tak lama kemudian bel masuk berbunyi.


"Assalamu'alaikum..." Ucap seorang guru BK diikuti seorang pria yang masih terlihat muda dan tidak dikenali para siswa-siswi.


"Wa'alaikumsalam..." Jawab satu kelas serempak.


"Lihat! Siapa yang ada di samping Ibu?" Tanyanya.


Satu kelas tak menjawabnya,"Hmm baiklah,Ibu tahu kalian tidak tahu kan? Yasudah biar Pak Ustadz saja yang langsung memperkenalkan diri! Silahkan Pak!" Serunya sembari berlalu keluar dari kelas.


"Sudah tahu kami tidak mengetahuinya! Malah bertanya!" Umpat salah seorang siswa.


"Dasar Bu BK!" Umpat yang lain.

__ADS_1


"Baik anak-anak...Assalamu'alaikum warahamatullah..." Ucapnya.


"Wa'alaikumsalam..." jawab mereka bersamaan lagi.


"Perkenalkan nama saya Ahnaf Al-Bashari umur saya 21 tahun saya akan menggantikan Bu Ine sebagai pengajar pelajaran Al-Qur'an dan Hadits.Saya baru saja lulus kuliah 2 bulan yang lalu dengan gelar S.Ag(Sarjana Agama).Saya juga lulusan pondok pesantren di Gontor Ponorogo,Jawa timur." Ucapnya memperkenalkan biodata singkatnya.


"MasyaaAllah..." Puji Syafa pelan sembari menatap Ahnaf lekat.


"Ada yang ingin ditanyakan?" Tanya Ahnaf.


"Kami harus memanggil dengan sebutan Pak atau Ustadz?" Tanya seorang siswi.


"Bebas,kalian bisa panggil apa saja asalkan sopan." Jawabnya,"Ada lagi?" Tanyanya memastikan.


"Tidak Ustadz." Jawab mereka sepakat memanggil Ustadz saja.


"Baiklah,untuk hari ini kita akan membahas sebuah hadits pendek tetapi kandungannya yang sangat panjang dan juga berpengaruh dalam kehidupan.Inilah bunyi haditsnya." Ahnaf mulai mengajar.


" الدنيامتاع وخيرمتاع الدنياالمرأةالصالحة "


Artinya : "Dunia adalah perhiasan,dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah." (H.R. Muslim dari Abdullah bin Amr).


"Kita ambil garis besarnya,kandungan hadits ini ialah mengenai wanita yang shalihah.Ada yang tahu ciri wanita shalihah itu seperti apa?" Tanya Ahnaf.


"Rajin shalat."


"Rajin ngaji."


"Taat pada orang tua."


"Sopan santun."


Begitulah jawab beberapa orang siswa dan siswi.


"Menutup aurat,menjaga pandangan,tidak bertabaruj,menjaga ibadahnya,memiliki rasa malu dan masih banyak lagi." Jawab Syifa sembari menunduk.


"Aku sampai tidak fokus pada materi yang dibahas karena terlalu fokus pada pengajarnya." Bisik Syafa pada Syifa.


"Ya,itu betul sekali! Siapa namamu?" Tanya Ahnaf pada Syifa.


"Syifa Khairunnisa." Jawab Syifa.


"Kalian kembar ya?" Tanya Ahnaf memastikan karena twins girl duduk bersampingan dalam meja yang sama.


"Iya Ustadz,aku Syafa Khairunnisa kakaknya Syifa." Jawab Syafa dengan cepat.


Triiingg...


Bel berbunyi pertanda jam pelajaran Al-qur'an dan Hadits harus berakhir dulu.


"Sayang sekali waktunya sudah habis,untuk pertemuan kali ini dicukupkan sekian dulu kita lanjutkan besok lusa! Akhir kata,wassalamu'alaikum..." Ucap Ahnaf kemudian keluar dari kelas mereka.


"Wa'alaikumsalam..."


***


Seminggu telah berlalu....


Telah seminggu juga Ahnaf mengajar di sekolah twins girl.Hari yang selalu ditunggu-tunggu oleh para siswi pastinya disaat ada mata pelajaran Ustadz Ahnaf.


Seperti hari ini,semuanya sangat bersemangat belajar terutama para siswi.


Waktu terus berjalan,kini jam telah menunjukkan pukul 13.30 saatnya mereka pulang.


Syafa tiba-tiba menghentikan langkahnya,"Kak Syafa kenapa?" Tanya Syifa.


"Aku harus ke toilet dulu!" Jawabnya sembari berlari ke toilet.


Syifa menunggunya di dekat gerbang sekolah,"Syifa? Kamu tidak pulang?" Tegur Ahnaf.


"Eh Ustadz,saya sedang menunggu kakak saya." Jawab Syifa seperti biasa sembari menunduk.

__ADS_1


"Oh...Kalau begitu saya duluan ya! Assalamu'alaikum..." Ucapnya sembari berlalu.


"Wa'alaikumsalam..." Syifa mengangkat wajahnya setelah Ahnaf berlalu.


Ya Allah salahkah aku jika mengaguminya? Batin Syifa.


"Hei! Kenapa melamun?" Syafa mengagetkannya.


"Tidak apa-apa kak." Jawabnya berbohong.


Mereka segera pulang menaiki taksi online sebab hari ini Nizam tidak bisa menjemput mereka.


*


Sesampainya di rumah,


"Assalamu'alaikum Umi..." Ucap Syafa sumringah.


"Wa'alaikumsalam..." Jawab Aqeela kemudian twins girl menyalimi Umi mereka,"Syafa kenapa ini? Tumben pulang dari sekolah wajahmu sumringah begini?" Lanjut Aqeela heran.


"Tidak ada,aku ganti baju dulu ya!" Jawab Syafa kemudian berlalu ke kamarnya.


"Ada apa dengan kakakmu?" Aqeela beralih pada Syifa.


"Tidak tahu Umi." Jawab Syifa,"Aku juga ganti baju dulu ya Umi!" Lanjutnya menyusul Syafa.


Di kamar,


"Aaaaaaa....." Syafa berteriak kegirangan.


"Kak Syafa kenapa?" Tanya Syifa heran.


"Syifa,kamu tahu tidak?" Tanya Syafa sembari memegang bahu adiknya.


"Ti-tidak." Jawab Syifa.


"Semakin hari Ustadz Ahnaf semakin tampan saja." Pujinya,"Bagaimana menurutmu?" Lanjutnya.


"Ustadz Ahnaf memang tampan juga pandai ilmu agama." Syifa berpendapat.


"Sepertinya aku memang sudah jatuh cinta pada Ustadz Ahnaf." Jelasnya antusias.


Deggg...Hati Syifa tertegun.


"Hei? Mengapa kamu diam saja?" Tukas Syafa.


"Tidak kak,aku hanya sedang mengingat tugas yang diberikan Ustadz Ahnaf tadi." Jawab Syifa gelagapan.


"Hm..." Syafa tersenyum-senyum sendiri.


*


Setelah makan malam twins girl segera kembali ke kamar untuk menyambung mengerjakan tugas dan seusai tugas mereka selesai mereka langsung tertidur.


Dini hari,Syifa terbangun dari tidurnya untuk melaksanakan shalat tahajud.Ia juga berencana melakukan shalat istikharah.


Seusai shalat,dilihatnya Syafa masih terlelap dengan nyenyak dalam tidurnya.


"Ya Allah...Aku ikhlas jika dia tidak ditaqdirkan untukku...Aku ikhlas mengalah demi kebahagiaan kakakku...Aku yakin Engkau lebih mengetahui siapa sosok pendamping yang terbaik untuk dunia dan akhiratku...Ku mohon petunjuk-Mu dalam hal ini.Aku mencintai lelaki yang sama dengan kakakku,aku tidak ingin hanya karena seorang lelaki persaudaraan kami jadi terpecah belah...Ku mohon lembutkanlah hatiku agar bisa benar-benar melupakannya...Aamiin ya robbal 'alamiin..." Syifa berdo'a dari hatinya yang paling dalam hingga tak terasa cairan bening terus mengalir di pipinya.


Seusai shalat tahajud serta istikharah,Syifa memutuskan untuk menyambung tidurnya sebab waktu ke shubuh masih lama.Kini jam baru menhnjukkan pukul 01.30 pagi.



Pesona Ustadz Ahnaf yang membuat kaum Hawa tergila-gila termasuk Dedek😁Ehhh😆😆


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa dukung terus karya Dedek ini yaa😊Terimakasih❤I Love You All😍😍


__ADS_2