
Benar yang dikatakan Saskia waktu itu,tak terasa perut Aqeela sudah terlihat terisi saja.
3 bulan telah berlalu,kini usia kandungan Aqeela tepat menginjak 4 bulan.
Seperti adat yang telah biasa dilakukan,tepat di hari ini keluarganya akan mengadakan tasyakuran sekaligus mendo'akan calon bayi yang sedang di kandung Aqeela.
Karena tepat pada usia 4 bulan,Allah memberikan janin itu ruh serta ditentukanlah taqdir si bayi tersebut seperti ajal,jodoh,rizki,celaka,sukses,miskin,kaya dan lainnya.
Setelah mengetahui Aqeela hamil waktu itu,kedua belah pihak keluarga melarang Nizam dan Aqeela untuk kembali lagi ke Bandung dan disuruh menetap lagi di Jakarta untuk menjaga kebaikan serta keselamatan Aqeela dan calon bayinya karena syariatnya jika di Jakarta otomatis Aqeela bisa terpantau oleh orang tua serta mertuanya.
Oleh sebab itulah,Nizam berhenti dari pekerjaannya menjadi Guru dan ia sendiri yang mengurus barang-barangnya yang masih tertinggal di Bandung untuk dibawa kembali ke Jakarta.
Tak lupa ia juga telah berpamitan pada Wina dan Pandu serta memberitahukan alasannya pindah dan menetap lagi di Jakarta yaitu karena kehamilan Aqeela.
*
Kembali lagi pada acara yang akan diadakan sore ini.
Tamu undangan sudah mulai berdatangan yang rata-rata merupakan kaum Adam dan Pak Ustadz sesepuh di komplek ini pun sudah datang.
Acara dimulai dengan sangat khidmat karena diisi oleh banyak sekali bacaan al-qur'an yang dilantunkan para tamu.
Setelah itu,kini saatnya mendo'akan agar Allah memberi takdir baik untuk bayinya.
__ADS_1
Hingga tak terasa setelah acara berjalan selama 2 jam akhirnya selesailah acara 4 bulanan ini.
Para tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah disediakan.Tak lupa Alvin,Fami dan Nizam membagikan ampau yang tentu saja berisi uang untuk setiap tamu yang datang.
Beberapa saat kemudian mereka bubar dari kediaman Alvin,seluruh anggota keluarga mengucapkan terimakasih atas kedatangan para tamu tersebut.
"Tak terasa tinggal 5 bulan lagi cucu pertamaku akan lahir ke dunia ini!" Seru Saskia gembira.
"Iya,aku sudah tidak sabar menantikan kehadirannya di keluarga besar kita!" Timpal Vita.
"Aku ingin kandungan Aqeela segera berusia 7 bulan supaya aku bisa secepatnya membelikan aneka ragam perlengkapan bayi!" Tutur Saskia.
"Bukannya tidak boleh ya membeli perlengkapan bayi sebelum usia kandungan bayi itu 7 bulan?" Tanya Alvin.
"Kalau kata orang dulu membeli pakaian atau perlengkapan bayi sebelum usianya dalam kandungan genap 7 bulan itu pamali." Tutur Vita menimpali.
"Mengapa begitu Ma?" Tanya Aqeela penasaran.
"Entahlah,intinya pamali." Jawab Vita.
"Daripada memikirkan hal itu lebih baik sekarang kita bekerja sama untuk membereskan rumah yang berantakan ini!" Timpal Fami memberi saran.
"Benar sekali!" Alvin menyetujuinya.
__ADS_1
"Yasudah,go!" Ajak Fami.
"Qeela bantu ya?" Aqeela menawarkan diri.
"Jangan! Lebih baik kamu ke kamar saja sekarang! Istirahat!" Bantah Saskia.
"Hmm....Baiklah." Aqeela menuruti perintah Mami mertuanya.
"Nizam,antar istrimu ke kamar!" Titah Saskia dan dijawab anggukan oleh Nizam.
Nizam mengantarkan Aqeela ke kamar,sedangkan yang lain sudah mulai beberes merapikan rumah menjadi rapi dan bersih seperti semula.
.
.
.
NB ; Saat Mbak Qeela hamil usia kandungannya sudah menginjak 3 minggu jadi setelah 3 bulan kemudian usia kandungannya menjadi 4 bulan.Sampai sini faham? Kakak semua jangan salah faham ya😅Ayo dihitung lagi aja kalau misalkan belum yakin😆Hehee😂
*
Dedek Author sibuk karena tugas😊Sekarang rasanya agak nggak enak badan juga karena beberapa hari ini bolak-balik sekolah rumah terus😢Mana cuacanya panas terus bikin kepala cepet pening😧Maklum Author bolak-baliknya jalan kaki nggak kaya orang lain pada naik ngeng-ngeng😆 (Dahlah kok curhat terus siihh😥)
__ADS_1
Jangan lupa LIKE serta VOTE😍Terimakasih😊