
Keesokan harinya,twins girl telah bersiap untuk berangkat sekolah.
"Twins? Hari ini kalian berangkat sendiri ya! Abi ada urusan penting,tidak akan sempat jika harus mengatar kalian! Abi sempatnya mengantar Rafka saja soalnya sekolah Rafka dekat dengan tempat yang Abi tuju." Jelas Nizam.
"Baiklah Abi,kita akan naik taksi online saja!" Seru Syafa,"Kami langsung pamit! Assalamu'alaikum..." Lanjutnya sembari menyalimi tangan orang tuanya bergantian dan disusul oleh Syifa.
*
Setibanya di sekolah,twins girl langsung masuk ke kelas karena 5 menit lagi pembelajaran akan dimulai.
Mereka nyaris saja terlambat akibat jalanan yang macet,tapi untungnya Pak supir taksi hebat dalam menikung kendaraan lain hingga akhirnya mereka selamat dan tidak jadi terlambat.
Jikalau mereka terlambat,mereka akan dihukum membersihkan toilet,menyapu lapangan dan diberi tugas double dari tugas teman yang lain.
3 jam sudah pembelajaran berlangsung,kini telah saatnya istirahat.
"Syifa ayo ke kantin!" Ajak Syafa.
"Bukannya Umi sudah memberikan kita bekal?" Bantah Syifa.
"Tidak apa-apa! Aku akan tetap memakannya tapi aku mau cari minuman yang segar di kantin!" Jawab Syafa.
"Baiklah,aku tidak ikut ya kak! Aku mau ke perpus meminjam buku!" Tolak Syifa.
"Hm baiklah! Oh ya,kamu mau aku belikan minuman yang sama tidak?" Syafa menawarinya.
"Tidak usah kak." Tolaknya lagi.
"Yasudah,aku pergi dulu ya!" Syafa berlalu dari kelas.
Syifa segera menuju ke perpustakaan.Sesampainya ia langsung mencari buku yang akan ia pinjam untuk dibawa ke rumah.
Ia melihat-lihat berbagai buku islami yang tersusun rapi di rak buku.
"Istikharah cinta." Syifa membaca judul buku yang langsung membuatnya tertarik.
Syifa hendak mengambil buku tersebut,tiba-tiba tangannya bersentuhan dengan tangan lain yang sama-sama tertuju untuk mengambil buku itu.Posisi orang itu ada di lawan arah tepatnya hanya terhalang rak buku saja.
"Astagfirullah..." Syifa langsung melepaskan tangannya yang hendak meraih buku itu.
Orang tersebut mendekati Syifa,"Syifa?" Sapanya,"Maaf tadi saya tidak sengaja! Saya kira tidak ada yang hendak mengambil buku itu juga!" Lanjutnya merasa bersalah.
"Ustadz Ahnaf! Saya yang minta maaf! Saya tadi tidak lihat-lihat!" Sahut Syifa.
"Kamu tenang saja,kalau kita bersentuhan dengan yang bukan mahrom tapi sangat tidak disengaja maka tidak berdosa." Jelas Ahnaf.
"Iya Ustadz." Syifa terus menunduk.
__ADS_1
"Oh ya,ini bukunya untuk kamu saja! Nanti setelah kamu selesai membacanya,kamu berikan pada saya ya!" Ahnaf menyerahkan buku itu.
Syifa pun menerimanya,"Terimakasih Ustadz! Assalamu'alaikum..." Syafa segera pergi dari perpus.
Ya Allah...Kok bisa sih tadi aku bertemu dengan Ustadz Ahnaf? Padahal aku sedang berusaha menjauhinya supaya aku bisa cepat menghilangkan rasa kagumku padanya! Batin Syifa menggerutu.
*
Sudah saatnya pulang karena waktu telah menunjukkan pukul 13.35 semua siswa-siswi berhamburan keluar dari kelas mereka masing-masing untuk pulang.
Twins girl telah keluar dari gerbang sekolah,tiba-tiba seorang lelaki turun dari mobil dan menyapa mereka.
"Assalamu'alaikum..." Ucapnya.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab keduanya,"Kak Izal?" Syafa melanjutkannya.
"Hai calon makmum! Ayo pulang! Aku akan mengantarkanmu! Eh iya,adikmu juga!" Ajak Fahrizal.
"Tidak usah kak! Takutnya jadi fitnah!" Tolak Syafa.
"Tidak akan! Kan kita tidak berdua,ada Syifa juga!" Bantah Fahrizal.
"Emhh yasudah tapi aku akan menelpon Abi dulu untuk melarangnya menjemput kami!" Syafa akhirnya setuju.
Tak butuh waktu lama untuk menelpon Nizam untuk sekedar menyampaikan hal tersebut.
"Iya,lagian kalau di depan nanti banyak syetan! Takutnya jadi zina mata!" Sahut Fahrizal.
Fahrizal pun segera melajukan mobilnya menuju rumah twins,"Kak Izal kok tumben mau antar kami pulang?" Tanya Syafa memecahkan keheningan.
"Memangnya salah ya jika aku ingin mengenal camerku?" Fahrizal bertanya balik.
Syafa hanya menjawabnya dengan senyuman malu-malu.
Kak Syafa sudah menemukan calonnya! Giliran aku kapan ya? Batin Syifa.
*
Setibanya di rumah twins girl.
"Assalamu'alaikum..." Ucap mereka bertiga.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab Nizam serta Aqeela,"Ini siapa?" Lanjut keduanya langsung tertuju pada Fahrizal.
Fahrizal dengan sopan menyalimi tangan Aqeela serta Nizam,"Om,Tante! Kenalkan namaku Fahrizal Andrean." Jelasnya.
"Oh jadi ini yang semalam kamu ceritakan!" Tukas Aqeela.
__ADS_1
"Hehee..." Fahrizal hanya tersenyum.
"Silahkan duduk!" Titahnya,"Umi akan mengambil air minum dulu." Lanjutnya sembari berlalu.
Mereka berkumpul di ruang tamu,"Jadi begini Om..." Ucap Fahrizal belum selesai.
"Tidak perlu panggil Om Tante,panggil saja Abi dan Umi!" Nizam menyelanya.
"Iya benar itu!" Timpal Aqeela,"Oh ya,silahkan dinikmati!" Lanjutnya.
"Terimakasih Umi." Ucap Fahrizal dan langsung dibalas anggukan oleh Aqeela.
"Lanjutkan ucapanmu tadi!" Titah Nizam.
"Jadi kedatangan saya kemari, di samping saya ingin mengenal Syafa, saya juga ingin lebih mengenal Abi dan Umi." Jelas Fahrizal, "Saya berniat serius pada Syafa! InsyaaAllah setelah Syafa lulus saya akan langsung menikahinya." Lanjutnya meyakinkan.
"Alhamdulillah kalau begitu..." Ucap Aqeela.
"Syukurlah jika kamu berniat baik pada putri kami." Ucap Nizam.
"Saya juga baru menyelesaikan skripsi saya. Tinggal beberapa minggu lagi saya sidang skripsi lalu wisuda." Tutur Fahrizal, "Selain itu saya juga sudah ada pekerjaan yakni menjadi guru private bahasa Inggris. InsyaaAllah saya sudah siap untuk menafkahi putri Umi dan Abi yakni Syafa. Jadi Umi dan Abi tidak perlu khawatir memikirkan jika telah menikah nanti Syafa akan makan apa." Lanjutnya meyakinkan lagi.
"Kamu baru menyelesaikan program S1?" Tanya Nizam.
"Iya Abi." Jawabnya.
"MasyaaAllah...Hebat sekali." Puji Aqeela, "Pemikiranmu sudah sangat dewasa, Umi mendukungmu menjadi calon menantu Umi." Lanjutnya.
"Perbanyaklah berdo'a semoga niat baikmu dipermudah Allah." Tutur Nizam.
"InsyaaAllah aamiin Abi." Jawabnya.
Mereka melanjutkan terus perbincangan ini mengenai bagaimana Fahrizal bisa menyukai Syafa hingga pembicaraan mereka memanjang.
Setelah 1 jam bertamu, Fahrizal pamit karena ia harus pergi mengajari anak-anak kelas private bahasa Inggrisnya.
.
.
.
Wah auto langsung dapat lampu hijau nih Kak Izal😍😂😂
*
Selesai nugas langsung Up karena nggak tahan rindu komentar positif kalian yang membangun membuat Dedek jadi makin semangat😆I Love You All💕See you tomorrow😊Happy malming😄
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan Like dan Vote nya juga😎😫Hatur nuhun❤❤