
Setelah diputuskan secara real akhirnya Aqeela dan Nizam resmi mengontrak rumah sendiri.
Awalnya nenek dan kakeknya tidak setuju dengan alasan mereka masih bisa menampung Aqeela dan Nizam untuk tinggal di rumah mereka namun dengan memberi suatu alasan yang meyakinkan hati nenek dan kakeklah yang membuat mereka akhirnya bisa tetap pada keputusan mereka.
Orang tua Nizam serta orang tua Aqeela juga tidak setuju tapi setelah diyakinkan bahwa mereka akan mampu hidup mandiri dari nol bersama-sama dengan menetap di Bandung,jadilah kedua belah keluarga tidak ada pilihan lain selain menyetujuinya.
Usaha Aqeela juga sudah resmi Nara yang menghandlenya.
*
Hari ini hari minggu tepat setelah 2 minggu Aqeela dan Nizam mengontrak rumah sendiri juga telah genap sebulan mereka tinggal di Bandung.Berarti usia pernikahan mereka sudah genap 5 minggu karena seminggu sisanya mereka habiskan di Jakarta sewaktu awal menikah.
Berhubung ini hari minggu jadi Nizam libur mengajar.
"Mas,sudah lama kita tidak main ke rumah Tante Keysha,ayo kesana!" Seru Aqeela,"Aku rindu pada baby Zio." Lanjutnya.
"Baiklah ayo!" Nizam menyetujuinya.
Saat Nizam hendak menaiki mobil tiba-tiba Aqeela menghentikannya,"Mas jangan naik mobil!" Larangnya.
"Lalu mau naik apa lagi jika tidak naik mobil?" Tanya Nizam heran.
"Jalan kaki saja! Lagi pula jarak dari rumah kita ke rumah Tante Keysha tidak jauh! Hanya melewati beberapa rumah saja!" Jawab Aqeela.
"Hmm baiklah..." Nizam mengiyakannya.
Akhirnya mereka pergi ke rumah Keysha dengan berjalan kaki.
5 menit kemudian tibalah di rumah Keysha,"Assalamu'alaikum Tante...." Ucap Aqeela.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam....Qeela bukan?" Tanyanya memastikan.
"Iya Tante!" Jawab Aqeela masih dibalik pintu luar rumah.
"Masuk saja Tante sedang mengganti popok dedek!" Titahnya.
Setelah dipersilahkan mereka pun langsung masuk ke rumah tersebut.
"Tante!" Sapanya sembari menyalimi tangan Keysha.
"Lama tidak kesini!" Sahut Keysha.
"Sekitar seminggu! Aku ingin kesini setiap hari kesini tapi tidak ada yang menemaniku sebab Mas Nizam harus bekerja." Jawab Aqeela.
"Meskipun kamu datang sendiri,Tante pastikan tidak akan ada yang menculikmu!" Ejeknya.
"Dia pergi bekerja kelompok ke rumah temannya." Jawab Keysha,"Qeela,Tante titip Zio dulu ya! Tante mau ke kamar mandi sebentar!" Pintanya dan diiyakan oleh Aqeela.
Aqeela menggendong bayi mungil yang usianya sama dengan usia pernikahannnya sebab saat dia lahir Aqeela sedang melangsungkan pernikahan.
"Kamu sudah cocok menjadi Ibu." Tutur Nizam.
"Hmmm....Kapan ya aku akan diberi amanah itu?" Raut wajahnya berubah sendu.
"InsyaaAllah secepatnya!" Nizam meyakinkannya.
Setelah hampir 2 jam menghabiskan waktu di rumah Tantenya,kini Aqeela mengajak Nizam pulang dan tentu saja Nizam menyetujuinya.
"Kami pulang dulu ya Tante!" Aqeela berpamitan.
__ADS_1
"Iya,sering-seringlah kemari! Pintu rumah Tante selalu terbuka lebar untukmu!" Titahnya.
"Iya...InsyaaAllah besok kami akan ke Jakarta dulu untuk menengoki Mama,Papa,Mami dan juga Papi." Jelas Aqeela.
"Oh begituu ya! Yasudah Tante do'akan semuanya lancar! Kalian selamat sampai tujuan dan selamat juga hingga kembali kesini!" Tutur Keysha mendo'akan.
"Aamiin....Kami pulang! Assalamu'alaikum...." Ucap Aqeela kemudian mereka berlalu dari rumah Keysha.
"Mas bagaimana jika kita muter saja?" Aqeela meminta sarannya.
"Muter bagaimana?" Nizam mengernyitkan keningnya.
"Jalannya muter melewati sawah kakek! Aku rindu pada nenek dan kakek! Barangkali hari ini mereka sedang ada di sawah." Jelas Aqeela.
Hari ini Qeela aneh sekali! Tadi dia tidak ingin naik mobil sekarang dia ingin melewati rute jalan lain yang jauh! Padahal jalan yang tadi lebih dekat dekat dengan rumah kami! Sebenarnya ada apa dengannya? Fikir Nizam heran.
"Iya." Jawab Nizam.
Mereka pun mulai menyusuri perjalanan yang rutenya muter itu untuk sampai ke rumahnya.Berharap bisa bertemu dengan nenek dan kakeknya.
.
.
.
Assalamu'alaikum😊صباح الخير😊Semangat jalani aktivitasnya yaa💪❤
Jangan lupa tinggalkan like,komen dan Vote kalian😍💕Syukron🙏❤
__ADS_1