
Malam harinya,
"Jadi keputusannya sudah real ya kita ke raja ampat!" Tegas Alvin.
"Itu tempatnya yang ada di Papua barat ya?" Tanya Ismail.
"Iya." Jawab Alvin,"Pokoknya nanti aku akan menyewa camera man handal untuk mengabadikan setiap momen kita disana." Lanjutnya.
"Opa memang the best!" Seru Rafka.
"Siapa dulu? Alvin!" Seru Alvin sombong.
"Syafa? Ayo ke kamar! Tidak baik pengantin baru jam segini masih di luar." Titah Saskia.
"Ini juga di dalam Oma bukan di luar." Bantah Syafa.
"Pokoknya ke kamar!" Saskia menegaskannya.
"Yasudahlah ayo kemar! Oma Saskia sudah mengusir kita." Ajak Syafa pada suaminya.
Mereka pun terkekeh mendengar penuturan Syafa.
"Syifa? Ahnaf? Kalian juga!" Seru Saskia setelah Syafa berlalu.
"Kami sudah bukan pengantin baru lagi Oma." Bantah Syifa,"Kami kan sudah menjadi pengantin baru seminggu yang lalu." Lanjutnya memberi penjelasan.
"Itu artinya kalian masih masuk dalam kategori pengantin baru yang sedang ada dalam fase hangat-hangatnya!" Tegas Saskia.
"Kalau bicara dengan Oma Saskia pasti setiap orang akan kalah!" Syifa memelas,"Hmm baiklah..Ayo Habibi kita ke kamar!" Lanjutnya mengajak Ahnaf.
Yang mendengarnya pun terkekeh kembali setelah mendengar penuturan Syifa.
*
Keesokan harinya,
Pagi ini tepatnya setelah sarapan twins girl beserta suami mereka masing-masing berencana pergi ke mall untuk membeli beberapa makanan siap saji untuk bekal di perjalanan liburan besok.
"Kak,aku ikut ya!" Seru Rafka.
"Emh..." Syifa berfikir sesaat.
"Tidak boleh!" Tegas Syafa.
"Lagi pula aku mau ikut pada kak Syifa bukan kak Syafa!" Bantah Rafka.
"Pokoknya tidak boleh!" Tukas Syafa.
"Iyalah terserah! Yang jelas aku akan ikut pada mobil kak Ahnaf!" Tegas Rafka.
"Eh sudah-sudah! Kok malah jadi bertengkar seperti ini!" Syifa menghentikannya,"Rafka boleh ikut tapi jangan nakal!" Lanjutnya menegaskan.
"Siap Bu bos baik." Sahut Rafka.
Twins girl pun pergi dengan mobil suami mereka masing-masing.
Di perjalanan,
"Kak Ahnaf bisa main game tidak?" Tanya Rafka memecahkan keheningan.
"Game apa?" Ahnaf bertanya balik.
"Game online seperti ML,FF,dan PUBG." Jelas Rafka.
"Tidak." Jawab Ahnaf singkat,"Aku tidak menyukai game seperti itu karena menurutku game itu hanya suatu hal yang tidak penting yang bisa membuat gamersnya kecanduan dan akhirnya lupa waktu." Lanjutnya memberi penjelasan.
"Oh...." Balas Rafka.
"Dengarkan itu! Mulai sekarang kamu berhenti main game!" Syifa menasehati adiknya.
"Tidak bisa! Game itu hobyku." Bantah Rafka.
"Hoby itu seharusnya suatu hal yang lebih bermanfaat bukan hal yang mudharat." Tegas Syifa.
"Main game boleh,tapi harus sewajarnya jangan jadikan game prioritas utama!" Ahnaf memperingatinya.
"Kak Ahnaf memang the best!" Rafka mengacungkan jempolnya.
__ADS_1
Setibanya di mall,mereka langsung memilih beberapa snack untuk bekal nanti.
Hingga tak terasa troli belanjaan telah penuh,akhirnya mereka memutuskan untuk segera membayar belanjaan mereka pada kasir kemudian langsung pulang.
"Kak Syafa kemana ya? Kok dari tadi kita tidak bertemu dengannya?" Syifa kebingungan.
"Entahlah,coba kamu telpon!" Ahnaf menyarankannya.
Syifa meraih ponsel yang ada di tas selempangnya,saat membuka ponselnya ternyata ada sebuah pesan singkat yang masuk dari Syafa.
Kamu duluan saja! Aku dan Hubby ku akan jalan-jalan ke suatu tempat dulu ~ Kak Syafa.
"Kok malah melamun? Tadi bukannya mau menelpon?" Ahnaf mengingatkannya.
"Tidak jadi,kata kak Syafa kita duluan saja! Dia dan kak Izal akan pergi ke suatu tempat." Jelas Syifa.
"Oh,yasudah kalau begitu ayo kita pulang!" Ajak Ahnaf.
"Rafka ayo!" Tegur Syifa.
"Iya kak." Sahutnya.
Dan mereka pun langsung kembali pulang tanpa singgah di tempat lain terlebih dahulu.
*
Keesokan harinya keluarga besar twins girl kini tengah dalam perjalanan menuju tempat yang dituju tepatnya sedang berada di pesawat.
Setelah beberapa jam menempuh perjalanan,akhirnya mereka sampai di tempat yang dituju.
Mereka sengaja menyewa sebuah villa yang luas supaya bisa muat satu keluarga besar.
Mereka langsung memasuki kamar masing-masing untuk beristirahat sebab telah kelelahan menempuh perjalanan jauh.
Setelah beristirahat selama kurang lebih 1 jam mereka memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum mulai menjelajahi wisata di tempat ini.
Mereka hanya perlu berjalan kaki dari villa untuk sampai di pantai raja ampat ini.
"MasyaaAllah indah sekali..." Puji mereka serempak.
"Tidak boleh ada yang berfoto sekarang!" Tukas Alvin menegaskan,"Aku menyewa camera man bukan untuk foto sembarangan tapi khusus untuk album keluarga!" Lanjutnya.
"Lagi pula siapa juga yang mau difoto dengan camera man mu itu?!" Bantah Saskia,"Syafa? Tolong ambil foto Oma!" Lanjutnya sembari menyodorkan ponselnya.
Saskia terus berfoto di hadapan keluarganya beserta keluarga besan.
"Sudah Oma!" Seru Syafa.
"Oh baiklah,terimakasih cantik." Ucap Saskia.
Setelah mereka melihat-lihat daerah sekitar pantai,mereka memutuskan untuk pulang dan melanjutkannya besok.
"Syifa ayo kita berfoto! Aku mau upload ke IG." Ajak Syafa.
"Ehmm...Oke kak." Syifa dengan senang hati mengiyakannya.
Cekrekk...Cekrekk...
"Selesai!" Seru Syafa setelah mengupload foto mereka.
Kini twins girl segera ke kamar mereka masing-masing.
"Habibi!" Panggil Syifa.
"Hmm?" Sahutnya.
"Habibi senang tidak berlibur kemari?" Tanya Syifa.
"Dimana-mana ada kamu hatiku selalu senang." Jawab Ahnaf.
"Ah kamu bisa saja!" Syifa menunduk malu.
Ahnaf mencubit hidung Syifa,"Aku gemas setiap kali melihatmu malu-malu seperti ini!" Ucapnya dan mereka pun segera berpelukan.
Di kamar lain,"Hubby? Nanti malam kita jalan-jalan berdua ya?" Pinta Syafa.
__ADS_1
"Tidak bisa sayang." Jawab Fahrizal.
"Kenapa?" Tukas Syafa lesu.
"Jika ingin jalan-jalan di siang hari saja! Untuk malam hari kita habiskan disini!" Fahrizal menggodanya.
"Ih!" Syafa mengangkat sudut bibir kirinya.
"Aku bercanda!" Tukas Fahrizal,"Apapun yang kamu mau selama aku bisa mewujudkannya mengapa tidak?!" Lanjutnya menegaskan.
"Ah so sweet! I miss you Hubby..." Syafa memeluk suaminya.
*
Keesokan harinya mereka mengunjungi berbagai tempat di wilayah wisata ini.
"Sekarang kita akan membuat video yang nantinya akan dikasetkan sebagai memori khusus keluarga besar kita." Jelas Alvin dan semuanya mengangguk faham,"Jadi konsepnya nanti para wanita berdiri menghadap lautan sedangkan para pria berada di ujung pantai nanti para pria akan memanggil kalian lalu kalian harus menengok ke belakang setelah itu kita berlarian untuk memeluk pasangan masing-masing yang posisinya harus berada tepat di tengah pantai! Setelah itu barulah kita saling bergandengan dengan pasangan masing-masing ke ke pesisir pantai lalu bermain air laut dengan pasangan masing-masing! Kalian faham tidak?" Alvin benar-benar menjelaskannya dengan detail.
"Sungguh konsep yang sangat bagus Pa." Puji Nizam.
"Iya aku sangat menyukai konsepnya!" Seru Aqeela.
"Pak Alvin hebat bisa memberi konsep sebagus ini!" Puji Ismail.
"Terimakasih atas pujiannya! Daripada menunggu waktu lama karena kalian sudah mengerti lebih baik kita mulai sekarang!" Seru Alvin.
"Lalu aku dengan siapa?" Tukas Rafka.
"Kamu gigit jari saja ya Rafka!" Goda Syafa.
"Ah sudahlah,aku tidak ikutan saja!" Seru Rafka malas.
"Tidak boleh begitu! Pokoknya semuanya harus ikutan." Tegas Alvin.
"Hm...Baiklah dengan berat hati." Seru Rafka.
Mereka para lelaki mulai menyusun tempat dari samping yang posisinya Alvin,Fami,Nizam,Rafka,Fahrizal,Ahnaf,Joni dan Ismail.Untuk kaum wanita menyesuaikan posisi suami mereka.
Camera rolling and action!
"Ukhty.....!!!" Panggil para lelaki setengah berteriak.
Para wanita menengok ke sumber suara lalu segera berlarian untuk memeluk pasangan mereka masing-masing.
Alvin dan Vita,Fami dan Saskia,Nizam dan Aqeela,Rafka gigit jari dengan posisi paling tengah,Fahrizal dan Syafa,Ahnaf dan Syifa,Joni dan Vani,Ismail dan Fatimah.
Setelah berhasil menggandeng pasangan masing-masing mereka mulai bermain air dan menyiramkannya air tersebut dengan tangan pada pasangan masing-masing.
Akhirnya selesailah pembuatan video tersebut dengan durasi video 1 jam.
Alvin segera melihat hasilnya,"Bagus! Nanti kamu edit dan tambahkan lagu yang romantis!" Suruhnya.
"Siap Pak!" Jawab camera man tersebut.
"Kalau begini caranya mulai besok aku on the way cari pacar sajalah! Masa hanya aku yang single disini!" Gerutu Rafka.
"Serbuu...." Mereka hendak merempug Rafka karena telah menyalahi aturan mengenai larangan pacaran.
"Ampun! Aku hanya bercanda!" Tukas Rafka ketakutan.
"Hahaa...." Mereka semua tertawa bersama melihat reaksi Rafka yang terlihat sangat ketakutan.
Keluarga ini memang menjunjung tinggi aturan dalam agama hingga sangat ditekankan untuk mematuhi setiap aturan yang ada.
.
.
.
😐 : Kemarin nggak Up kemana?
😊 : Dedek sibuk dalam urusan sekolah sekaligus urusan keluarga mohon maaf🙏
Jangan lupa dukungannya yaa kakak-kakak😊Makasiihh😍
__ADS_1