Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 2
Mengagumi dalam diam


__ADS_3

Keesokan harinya,


Setelah twins girl tiba di sekolah,Syifa terburu-buru ke perpustakaan saat mengetahui mobil Ahnaf sudah terparkir di halaman sekolah.


"Syifa? Mau kemana?" Syafa menghentikannya.


"Ke perpus mengembalikan buku." Jawabnya terburu-buru.


Syafa pun memutuskan untuk masuk kelas terlebih dahulu.Syifa sengaja mencari Ahnaf ke perpus sebab setiap pagi Ahnaf pasti ada disana untuk membaca buku.


Sesampainya di perpus,benar saja Ahnaf sedang membaca buku.Syifa pun mulai mendekatinya.


"Assalamu'alaikum Ustadz,saya ingin mengembalikan buku ini." Ucap Syifa sembari menyodorkan buku itu.


"Wa'alaikumsalam warahmatullah...Memangnya kamu sudah selesai membacanya?" Jawab Ahnaf diiringi sebuah pertanyaan.


"Sudah Ustadz." Jawab Syifa.


"Cepat sekali! Tapi kamu hebat bisa menyelesaikan membaca buku ini dalam waktu semalam dan setengah harian." Pujinya.


"Hmmm..." Syafa tersenyum tipis.


"Oh ya,ngomong-ngomong kamu suka baca buku yang berkaitan dengan cinta ya? Emhhh....Lebih tepatnya tentang cinta yang islami?" Tanyanya.


"Iya Ustadz,saya menyukai buku yang seperti itu karena dengan buku semacam itu kita bisa mengetahui segala hal yang berkaitan dengan cinta yang berbau islami." Jawab Syifa dengan cepat.


Baru kali ini aku mendengar dia berbicara sepanjang ini! Biasanya dia tidak pernah banyak omong! Hingga berbicara pun hanya seperlunya saja! Batin Ahnaf.


"Aduh! Kok aku jadi nyerocos begitu!" Gumam Syifa.


"Oke." Ahnaf mengangguk sembari tersenyum.


"Maaf Ustadz,saya harus segera kembali ke kelas! Assalamu'alaikum..." Pamit Syifa sembari berlalu karena telah salting.


*


Kini telah waktunya istirahat,twins girl memutuskan untuk menghabiskan bekal mereka di kantin.


Tiba-tiba seorang adik kelas menghampiri mereka,"Kak ada titipan untuk kakak!" Serunya sembari menyodorkan sebuah paper bag pada Syifa.


"Dari siapa?" Tanya Syifa tetapi orang tersebut malah berlalu.


Syifa mengernyit heran kemudian mulai membuka isi paper bag tersebut.


"Isinya apa?" Tanya Syafa penasaran.


"Buku-buku kak." Jawab Syifa.


"Oh..." Balas Syafa singkat.


*


Sepulang dari sekolah,Syifa membongkar isi paper bag tadi di Private Study Room sedangkan Syafa bermain ponsel di kamar.

__ADS_1


Syifa menemukan sebuah kertas kecil dalam tumpukan buku itu yang berisi :


Semoga kamu menyukai buku-bukunya😊


- Ahnaf-


Syifa menganga membaca isi dari kertas itu,"Ustadz Ahnaf? Tidak mungkin!" Syifa membantahnya karena tak percaya.


Ia mulai melihat-lihat judul setiap buku itu.


-Cinta dalam diam.


-Kisah cinta 25 nabi.


-Kisah teladan Fatimah Az-zahra.


-Mustajabnya doa di sepertiga malam.


-Tips menjadi istri shalilah.


Syifa tersenyum-senyum sendiri membaca judul ke-5 buku tersebut.Ia pun mulai membaca salah satu buku itu.


*


Malam harinya bertepatan dengan malam minggu,Syifa masih sibuk membaca buku dan Syafa kini tengah telponan dengan Fahrizal setelah mereka bertukar nomor WhatsApp.


Fahrizal : Bagaimana kalau besok kita jalan-jalan ke mall?


Syafa : Tidak deh kak,takut jadi fitnah!


Syafa : Baiklah,tapi aku harus minta izin dulu pada Abi.


Fahrizal : Tentu kamu harus izin dulu! Kalau begitu aku tutup dulu telponnya,tidak baik jika kita mengobrol terlalu lama! Kita masih belum halal.


Syafa : Hehee...iya kak! Selamat malam! Assalamu'alaikum...


Fahrizal : Malam...Wa'alaikumsalam.


Panggilan berakhir.


"Syifa? Besok temani aku jalan-jalan dengan kak Izal ya?" Pinta Syafa.


"Oke kak." Syifa mengiyakannya.


Syafa segera berlalu menemui Nizam untuk meminta izin dan ternyata Nizam mengizinkannya dengan syarat sebelum dzuhur mereka sudah harus ada di rumah.


*


Keesokan harinya,


Fahrizal sudah ada di rumah mereka dan kini ia sedang meminta izin untuk membawa Syafa pergi jalan-jalan sebentar dan Nizam pun mengizinkannya sebagaimana ia memberi syarat seperti pada Syafa.


"Adik kak Izal dimana?" Tanya Syafa.

__ADS_1


"Dia di mobil." Jawab Fahrizal.


Mereka pun segera berlalu setelah berpamitan kepada kedua orang tua twins girl.


Saat memasuki mobil,"Fatah?" Tegur Syifa.


"Eh Syifa?" Fatah tersenyum lebar.


"Jadi adiknya kak Izal itu Fatah?" Tukas Syafa.


"Iya,lebih tepatnya adik sepupu bukan adik kandung." Jelasnya.


"Mengapa dunia sempit sekali ya?!" Tukas Syifa.


"Positive thinking saja! Mungkin kita jodoh." Ucap Fatah dengan percaya diri.


"Kamu menyukai Syifa ya?" Tanya Syafa.


"Iya kakak ipar tapi sepertinya Syifa tidak menyukaiku." Jawab Fatah.


"Memang tidak!" Tegas Syifa.


Setibanya di mall,sebagaimana tujuan mereka untuk berjalan-jalan jadinya mereka mengelilingi mall.


Fahrizal mencoba bermain memancing hadiah yang ada di kotak kaca berukuran besar dengan memasukkan koin dan ia pun berhasil memenangkan hadiah utama yakni sebuah boneka Tedy Bear.


"Ini untukmu!" Seru Fahrizal sembari tersenyum.


Syafa segera menerimanya,"Terimakasih kak." Ucap Syafa dan dibalas anggukan oleh Fahrizal.


Baru saja dua hari aku menjalin prosesi ta'aruf ini dengan kak Izal,kurasa kini aku sudah mulai mencintanya...Batin Syafa.


Fatah tak ingin kalah,ia juga ikut bermain dan hadiah yang ia menangkan adalah boneka berbentuk love.


"Wah kebetulan sekali!" Seru Fatah,"Ini untukmu Syifa!" Lanjutnya menyodorkan boneka itu pada Syifa.


Dari kejauhan Ahnaf juga kebetulan sedang ada di mall ini untuk menemani Uminya berbelanja.


Ia melihat Fatah sedang memberikan sesuatu pada Syifa,"Syifa? Mengapa dia selalu dengan bocah itu sih?" Tukas Ahnaf geram melihat aksi caper Fatah.


Ia pun memutuskan untuk pergi dari tempat ini karena merasa tidak suka melihat kedekatan Syifa dan Fatah,begitulah fikirnya.


Syifa menerima boneka itu lalu memberikannya pada Syafa,"Ini untuk kakak saja!" Seru Syifa sembari berlalu.


Fatah memperlihatkan wajah kecewanya.Tetapi ia mencoba menguatkan dirinya.


Kini mereka singgah di salah satu restaurant yang ada di mall ini sebelum mereka pulang.


.


.


.

__ADS_1


Nulis cerita dari pagi ehh baru selesai sekarang😅Aduuhh mood lagi kurang baik initeh😕


Makasih buat yang masih setia😍Buat yang udah ninggalin di tengah jalan semoga mendapat hidayah untuk balik lagi lanjutin baca ceritanya sampai usai nanti😊


__ADS_2