
Dua bulan kemudian...
Usia kandungan Aqeela baru saja menginjak 9 bulan.
Detik-detik kegugupan dan rasa takut mulai menghantuinya.Bagaimana tidak,ia akan melahirkan 2 anak kembar.
Entah apa yang akan terjadi nanti,entah ia melahirkan secara normal atau malah harus melalui jalan operasi.
Tepat di hari ini,Saskia datang ke rumahnya untuk mengajak pergi ke tempat senam sehat kehamilan.
"Assalamu'alaikum...." Ucapnya dengan heboh.
"Wa'alaikumsalam...Tidak usah teriak-teriak! Ini bukan hutan!" Jawab Alvin diiringi cibiran.
Sebenarnya ada apa dengan orang ini? Mengapa dia selalu mencari masalah denganku?! Fikir Saskia.
"Mami!!" Panggil Aqeela dengan mempercepat langkahnya.
"Eh-eh! Jangan berjalan terburu-buru!" Tukas Saskia memperingatinya.
Setelah dekat dengan Saskia,Aqeela langsung saja memeluknya.
"Qeela rindu pada Mami." Ucap Aqeela,"Mami kemana saja selama 2 minggu ini tidak pernah menjengukku?" Lanjutnya sedih.
Saskia melepaskan pelukannya,"Maafkan Mami ya! Mami sibuk mengurus nenek yang sakit." Jawab Aqeela.
"Nenek sakit apa? Sekarang kondisinya bagaimana?" Tanya Aqeela khawatir.
"Sekarang sudah membaik." Jawab Saskia.
"Syukurlah..."
"Eh,sudah ada Jeng Saskia!" Sapa Vita.
"Jeng Vita!" Sahutnya kemudian bercepaka-cipiki.
__ADS_1
"Kemana saja dua minggu terakhir tidak berkunjung kemari?" Tanya Vita.
"Itu,Ibunya Mas Fami sakit jadi akulah yang merawatnya karena Mas Fami itu anak tunggal." Jelas Saskia.
"Oh begitu..." Vita mengangguk-angguk.
"Iya."
"Kalian mau mengobrol sampai kapan?" Sindir Alvin menghentikan obrolan mereka.
"Kalau begitu ayo berangkat sekarang!" Ajak Vita.
Mereka pun segera pergi ke tempat yang dituju.
*
Selama hampir 2 jam waktu mereka dipergunakan untuk menemani Aqeela melakukan senam sehat kehamilan.
Kini mereka berencana untuk singgah di salah satu restaurant yang menunya benar-benar mengutamakan vegetables.
"Mau pesan apa Bu?" Tanya seorang waiters.
"Baik Bu,ditunggu sebentar ya! Kami akan menyiapkan pesanannya!" Tutur waiters itu dan dibalas anggukan oleh Saskia kemudian waiters tersebut berlalu.
Beberapa saat kemudian,waiters kembali dengam membawa pesanan mereka.
"Qeela kamu harus kuat mental ya!" Seru Saskia tiba-tiba,"Saat melahirkan nanti kamu tidak boleh cengeng! Kamu harus kuat!" Lanjutnya.
"Iya betul kata Mami mertuamu! Kamu harus persiapkan mentalmu! Kamu harus yakin bahwa kamu pasti bisa! Jangan lupa diiringi do'a juga!" Timpal Vita membenarkannya.
"Iya,Qeela akan siapkan mental Qeela sekuat mungkin untuk berjuang melahirkan kedua anak Qeela." Tutur Aqeela dan dijawab anggukan oleh Saskia serta Vita.
*
Sepulangnya dari restaurant,Saskia langsung saja pamit pulang tanpa mampir terlebih dahulu sebab masih ada urusan lain dengan teman-teman arisannya.
__ADS_1
*
Hari telah petang,namun sampai kini Nizam belum juga pulang ke rumah.Aqeela sudah merasa bosan diam terus dari tadi.
Ia sudah membaca buku,menonton tv,memainkan ponsel,ngemil,tapi tetap saja merasa bosan.
Akhirnya ia memutuskan untuk mengirim pesan singkat pada suaminya itu.
✉Assalamu'alaikum Abi...Abi masih dimana? Dedek utun rindu😊Abi cepat pulang ya! > Send ke Zauji (Suamiku)
✉Wa'alaikumsalam warahmatullah...Yang rindu Dedek utun atau Uminya?😁 ~ Zauji.
✉Uminya juga hehehe😂 ~ Aqeela.
✉Abi sudah di depan pintu😆 ~ Zauji.
Aqeela melirik ke pintu,ternyata memang benar Nizam sudah pulang.
"Assalamu'alaikum..." Ucap Nizam.
"Wa'alaikumsalam..." Aqeela meraih tangan suaminya untuk ia salimi,"Darimana saja jam segini baru pulang?" Lanjutnya bertanya.
"Tadi ada rapat seluruh Dosen." Jawab Nizam,"Kita lanjutkan nanti ya! Aku ingin mandi dulu!" Tutur Nizam.
"Oke." Jawab Aqeela dengan mengulaskan senyumnya.
*
Setelah Nizam mandi,kebetulan saat itu juga adzan maghrib berkumamdang.Ia segera bersiap pergi ke mesjid untuk shalat berjama'ah.
Seusai pulang dari mesjid,sebagaimana kebiasaan yang sudah mereka terapkan sejak Aqeela hamil yakni bertadarus al-qur'an setelah shalat maghrib.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa Like dan votenya😊Terimakasih💕😍