
Dua bulan kemudian,
Hari terus berganti hari,kini twins girl juga telah masuk kuliah di Universitas yang sama.
Itu sengaja mereka lalukan supaya bisa saling menjaga satu sama lain.
Di kediaman keluarga Joni,
Kumandang adzan shubuh membangunkan Syafa,ia segera ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan segera melaksanakan shalat shubuh.
Seusainya ia melihat suaminya belum bangun juga kemudian ia berencana membangunkannya dengan cara yang tak biasa.
"Hubby bangun! Hubby ayo cepat! Hubby gawat! Gawat!" Syafa berbicara dengan penuh kekhawatiran.
Otomatis Fahrizal yang masih terlelap pun langsung bangun,"Ada apa?" Tanyanya dengan membuka matanya sekaligus.
"Aku belum dicium!" Jawab Syafa polos.
"Ya Allah...Sayang,aku kira ada apa!" Tukas Fahrizal sedikit kesal dan hendak tidur kembali.
"Eitss! Shalat! Jangan tidur lagi!" Omel Syafa.
"Eh iya! Heheee...." Fahrizal cengengesan.
Fahrizal segera ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu sedangkan Syafa segera menuju ke dapur.
Dilihatnya Mama mertuanya sedang memotong berbagai bahan yang akan dimasak pagi ini.
"Ma! Biar aku saja!" Seru Syafa hendak mengambil alih semuanya.
"Tidak usah, Mama bisa menyelesaikannya sayang! Kamu tidak usah khawatir!" Tolak Vani.
"Mama ini seperti baru pertama kali aku ada disini saja! Inikan hal yang biasa aku lakukan!" Tukas Syafa.
"Justru itu sayang,selama kamu tinggal disini selalu kamu yang menyiapkan sarapan! Mama jadi tidak enak hati!" Tutur Vani,"Kamu ini istrinya Izal bukan pembantunya!" Lanjutnya menegaskan.
"Mengapa Mama berbicara seperti itu? Aku inikan istrinya kak Izal jadi sudah menjadi tugasku untuk mengurusi segala keperluannya!" Bantah Syafa.
"Sekarang kan kamu sudah masuk kuliah jadi kamu pasti kerepotan! Biarkan Mama membantu kamu ya sayang!" Tutur Vani dengan penuh harap.
"Hehee baiklah,jika Mama mau membantuku aku bisa apa?" Tegas Syafa.
"Mama ikhlas membantumu sayang! Sebagai seorang Mama mertua,Mama tidak ingin menyiksa menantu Mama! Mama tidak ingin menantu Mama tertekan dengan menjalankan pekerjaan rumah sendiri! Mama juga tidak ingin kamu terlalu kecapean karena waktumu terbagi untuk urusan keluarga juga urusan kuliah! Mama tidak ingin membebani fikiran kamu!" Tutur Vani sangat menekakan.
__ADS_1
"MasyaaAllah...Mulia sekali hati Mama! Aku beruntung bisa menjadi menantu Mama." Syafa langsung memeluk Vani.
"Alhamdulillah Mama juga beruntung bisa menjadi mertua kamu karena Mama mendapatkan seorang menantu yang tidak hanya cantik di luar tetapi cantik juga di dalam." Balas Vani.
"Hehe...Oh ya Ma,sebaiknya kita lakukan ini bersama-sama supaya cepat selesai!" Seru Syafa sembari melepaskan pelukannya.
"Hmm...Baiklah." Vani akhirnya setuju.
Waktu telah menunjukkan pukul 06.30 Fahrizal dan Syafa telah bersiap untuk pergi bekerja dan juga kuliah.
"Ma,kami berangkat dulu! Assalamu'alaikum..." Pamit Fahrizal sembari menyalimi tangan Vani lalu disusul Syafa kemudian segera berlalu karena kebetulan Joni sedang tidak ada di rumah,ia sedang di luar kota untuk urusan bisnis.
*
Kini mereka baru saja tiba di Kampus tempat Syafa kuliah.
"Hubby,awas jaga hati! Jaga pandangan! Jangan mudah terkontaminasi oleh rayuan para siswimu!" Syafa memperingatinya.
"Iya sayang,kamu juga baik-baik ya! Jangan terlalu dekat dengan teman lelakimu!" Fahrizal juga mengingatkannya.
"Oke!" Syafa mengacungkan jempolnya kemudian menyalimi tangan suaminya dan segera masuk ke wilayah Kampus.
*
Sudah hampir 3 jam Fahrizal mengajar,kini sudah waktunya untuk istirahat.
Tiba-tiba segerombol siswi datang ke ruangannya untuk menyerbunya.
"Pak Fahri hari ini tampan sekali sih!"
"Aku jadi semakin suka deh!"
"Eh Pak Fahrinya sedang makan,jangan diganggu!"
"Benar juga,kasihan Pak Fahri!"
"Baiklah Pak,ini dari kami semua! Kami segera pamit ya! Kami tidak mau mengganggu istirahat Bapak!"
Memang,di sekolah tempat ia mengajar Fahrizal akrab di panggil Pak Fahri oleh seluruh siswa siswi maupun guru-guru.
"Saya sudah bilang,kalian tidak perlu memberikan ini semua pada saya! Saya sudah punya istri! Lagi pula saya ini guru kalian! Tidak pantas kalian memperlakukan saya seperti ini!" Tegas Fahrizal.
__ADS_1
"Ah Pak Fahri bercandanya tidak lucu!" Sahut salah seorang diantara mereka.
"Ini buktinya!" Fahrizal menunjukkan foto-fotonya dengan Syafa sewaktu menikah dan honeymoon waktu itu.
"Patah hatiku!" Ucap mereka bersamaan.
Mereka pun segera keluar karena merasa kecewa setelah mengetahui bahwa Fahrizal benar-benar sudah beristri.
Memang,hampir setiap minggu sekali para fansnya itu memberikan ia kado yang beraneka ragam dan pada saat itu juga Fahrizal memberitahu para fansnya itu bahwa ia telah beristri namun mereka langsung tak menanggapinya hingga akhirnya kini mereka percaya juga.
Di tempat lain Syafa juga sedang beristirahat dengan Syifa.Tiba-tiba sebuah pesan masuk dari WhatsApp dan ternyata itu dari Fahrizal.
Ternyata isi pesan itu merupakan sebuah foto hadiah dari para fans Fahrizal.
Hadiah dari para fans minggu ini😒 ~ Hubby.
Jangan lupa langsung dibuang! Aku tidak suka😢 ~ Syafa.
Iya sayang kamu tenang saja,seperti biasa aku membagikannya pada para siswa😂 ~ Hubby.
Good👍 ~ Syafa.
Jangan marah🙏 ~ Hubby.
Aku tidak marah😐Tapi hatiku sedikit sakit😐Kamu tidak perlu khawatir! Sebentar lagi rasa sakitnya pasti hilang! Semangat bekerja! Terimakasih sudah melakukan semuanya demi aku😘 I miss you Hubby ~ Syafa.
Sudah menjadi tugasku untuk selalu menjaga perasaan istriku😚❤ I miss you too...Semangat juga kuliahnya! ~ Hubby.
Syafa tak lagi membalasnya dan ia langsung mematikan data ponselnya.
Raut wajahnya berubah sendu,"Kak Syafa kenapa?" Tanya Syifa.
"Para fans kak Izal memberikan banyak kado lagi!" Jelas Syafa.
"Yang sabar ya kak! Jangan goyah! Resiko punya suami tampan memang begini!" Syifa menenangkannya.
"Hmm betul juga." Seketika Syafa tersenyum kembali,"Kamu memang paling bisa menghiburku!" Lanjutnya.
Mereka saling berpelukan,sebagai saudara kembar mereka memang selalu mensupport satu sama lain.Jika yang satu terkena masalah maka yang lain akan membantunya mencarikan solusi dan juga akan saling menghibur jika sedang ada yang sedih.
.
.
__ADS_1
.
Ya Allah...Aku juga ingin punya mertua seperti Mama Vani😍MasyaaAllah baik dan mulia sekali hatinya☺Pokoknya pengertian deh sama menantunya❤❤