
Happy reading 😍
Berita kehamilan Nessa Sangat mengejutkan bagi kedua keluarga besar. mereka tidak menyangka Nessa akan cepat hamil dan memberi keturunan secepat ini, dan membawa kebahagiaan. untuk merayakan kehamilan Nessa, kedua keluarga besar akan mengadakan acara tasyakuran bagi Nessa dan Randy, Agar rumah tangga keduanya Mawadah, dan warohmah.
Semua orang di undang dan berkumpul nanti malam, tidak terkecuali teman kerja Nessa dan Randy, semuanya di undang dan berharap bisa ikut serta dalam kebahagiaan.
"Selamat ya Ness, akhirnya kamu bisa menjadi seorang ibu ya," ucap Karina sambil memeluk Nessa, Karina bersyukur akhirnya sahabat nya menemukan pria yang baik, Karina adalah sahabat baik Nessa yang selalu menjadi bayangan Nessa kemanapun dia pergi.
"Thanks ya Rin, kamu sahabat teeeeerbaik akuuu," Nessa hampir saja mengeluarkan cairan bening di pelupuk matanya karena merasa bahagia, sahabat nya tetap ada di sampingnya sampai saat ini.
"Iya donk, akuuuu gitu looh, hehe," ucap Karina Narsis, kadang candaan dengan sahabat adalah penambah energi bagi mereka.
Karina kini menatap Randy dan tersenyum, dia mengulurkan tangannya, Randy pun membalas uluran tangannya,
"Dan, aku titip Nessa ya, jaga dia baik-baik, karena di dalam perutnya ada buah hati kalian," ucap Karina dengan sungguh-sungguh dan tersenyum tipis.
"Tenang saja, aku janji aku akan menjaga Nessa dengan baik," Randy tersenyum dan menatap Nessa.
Karina merasa lega karena sahabatnya mendapatkan jodoh yang baik, kini dia sudah ikhlas melepaskan sahabat nya kepada laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu.
"Thanks ya, klo gitu aku mau gabung sama yang lain," Karina melihat ke arah teman-teman nya yang sedang asik menikmati hidangan yang disajikan oleh keluarga besar.
"Ok... selamat menikmati ya," Nessa membiarkan sahabatnya ikut bergabung dan menikmati hidangan yang sama,
Nessa merasa sudah tidak ada lagi yang datang, mungkin istirahat sejenak akan membuat ngilu di kakinya hilang, karena berdiri cukup lama untuk menyambut tamu yang datang.
Baru saja Nessa duduk di kursi yang tersedia untuk nya, ada suara langkah kaki yang mendekat ke arahnya, dan sepertinya semakin lama semakin dekat,
"Haai, Randy...
Nessa seperti mengenal suara itu, tapi di manaa???
Tanpa aba-aba dari Randy, seseorang yang ada di hadapannya sudah memegang tangan Randy dan menatap mata Randy dengan tatapan yang sangat dalam, ada banyak pertanyaan di dalam tatapan nya yang tertuju kepada Randy.
"Ka...kamuuu...
#FLASHBACK ON#
"APAAAA...
__ADS_1
"Kamu bilang kita akhiri semua ini?!
Selvy sangat marah ketika Randy menginginkan putus dari hubungan dengan nya.
"Aku tidak mau Ran, please jangan tinggalin akuu," Selvy memegang tangannya Randy dan menatap matanya,
Randy berusaha untuk menjelaskan bahwa hubungan nya dengan Selvy tidak akan pernah berhasil, apalagi saat ini istrinya sedang hamil, Randy hanya ingin fokus untuk menjaga pertumbuhan si jabang bayi.
"Sel... Nessa sedang hamil sekarang, dan aku tidak ingin menyakiti hati nya lagi," Randy sudah memutuskan untuk pergi dari Selvy dan melupakan semuanya, melepaskan kenangan bersamanya dan menguburnya dalam-dalam.
"Oooh gituu mas, setelah apa yang ku serahkan semua sama kamu, sekarang dengan seenaknya kamu mau pergi," Selvy berteriak dan meluapkan amarahnya yang sudah dia pendam.
"Maafkan aku Sel, aku pikir ini yang terbaik untuk kita, dan ini....
Randy menyerahkan sebuah amplop coklat kepada Selvy, setelah menerimanya dan membuka isinya,
"Wooow jackpot," batin Selvy, matanya terus melotot seakan mau keluar dari tempatnya.
"Tidak... tidak...
"Aku gak boleh ngambil uang ini, ini belum seberapa di bandingkan menjadi istri Randy, batin Selvy mencoba untuk menolak uang yang ada, segera Selvy memasukkan kembali uang itu sebelum matanya berubah menjadi hijau,
Selvy melempar Amplop itu tepat ke muka Randy,
Randy merasa pusing mengahadapi tingkah laku Selvy, ternyata tidak semudah yang di bayangkan, menurutnya dengan uang Selvy bisa di jinakkan, ternyata tidak...
Selvy tetap ingin bersamanya, tapi bagaimana dengan Nessa istrinya yang saat ini sedang hamil, Randy tidak ingin menyakiti Nessa, karena akan berpengaruh kepada buah hatinya kelak.
DRRRRT...
Di saat Randy sedang memikirkan caranya, sebuah chat masuk ke dalam handphone nya dan menyita perhatiannya. Randy pun membuka chat dan menjauh dari Selvy, Randy takut bila chat itu dari istrinya.
"Di mana, cepat kembali, semua sudah berkumpul tinggal menunggumu,"
"Astaga, aku lupa hari ini ada acara keluarga," batin Randy.
Randy mengambil kunci mobil yang tergeletak di atas kasur dan langsung keluar tanpa melirik Selvy.
Selvy tidak percaya kalau Randy benar-benar berubah dan tidak lagi peduli terhadapnya.
__ADS_1
"Tidaaak, ini tidak boleh terjadi, bagaimana pun kamu tidak bisa pergi dariku, tidak bisa," Selvy memikirkan seribu cara untuk membuat Randy kembali kepadanya dan bertekuk lutut di hadapannya.
"Baiiik laaah, Randy kamu pikir bisa menyingkirkan aku ckckck," Selvy mempunyai niat tersembunyi kali ini dirinya akan memberi kejutan kepada Nessa dengan cara mengikuti Randy dari belakang.
Selvy pun bergegas keluar dan menyusul Randy sebelum Randy pergi jauh, di hentikan laju taxi dan dia pun segera menaikinya,
"Ikuti mobil itu pak," perintahnya kepada supir taxi,
"Baik nona," jawab supir taxi sambil mempercepat lajunya agar tidak ketinggalan jejak mobil Randy.
Randy sudah sampai di kediaman Nessa, banyak sekali orang yang sedang membantu mendekorasi ruangan untuk acara nanti malam,
Randy pun turun dari mobil nya, di lihatnya pak Nirwan yang sedang menunggu kedatangan nya.
"Dari mana kamu, kenapa di saat ada acara penting, kamu malah keluyuran tidak jelas," ucap pak Nirwan, dia harap anaknya bisa serius dalam menjalankan perannya sebagai seorang suami.
"Maafkan aku pah, aku telaaaaat," ucapnya, Randy berharap papanya tidak berpikir yang macam-macam kepadanya.
"Sana masuk, Nessa menunggu mu," Pak Nirwan melihat sebuah taxi yang berhenti dari kejauhan,
"Hmmmm....
#FLASHBACK OF#
Randy sangat mengenal tamu yang baru saja menyapa istrinya itu bahkan sangat dekat, Randy tidak menyangka kalau Selvy akan datang ke pesta keluarga. di mana semua orang hadir untuk menyaksikan kebahagiaan Nessa dan dirinya yang sebentar lagi akan menjadi orang tua.
"Nees kenapa kamu mengizinkan dia untuk bergabung bersama kita," Randy berbisik ke telinga Nessa, takut ada orang lain yang mendengar pembicaraan mereka.
"Maaas... bukannya lebih banyak orang itu lebih bagus, lebih banyak yang mendoakan anak kita looh," Nessa mencoba memberikan pengertian kepada suaminya.
"Dia juga sepertinya sangat mengenal kamu ya mas," ucap Nessa sambil menatap mata Randy, seolah sedang mencari informasi yang tidak Nessa ketahui...
DEEEEEG...
Randy mengeluarkan keringat dingin yang mulai membasahi tubuhnya.
"Apa yang Nessa bicarakan,jangan sampai Nessa mengetahui nya,
"Kenapa maaas...
__ADS_1
"A..akuuu...
Happy reading 😍