
Happy reading 😍
Bersentuhan bibir seperti ini membuat keduanya menjadi candu. hingga saat ada kesempatan, mereka mungkin akan melakukan nya.meski hati keduanya menginginkan sesuatu yang lebih dari itu.
Sabar... itulah kata kunci yang harus mereka pertahanan sampai benar-benar dinyatakan sah oleh pengadilan agama.
"Ciiih... kurang ajar, berani sekali dia mencium istriku," Randy yang sejak awal mengikuti mobil Yoga mengintip di balik pohon. hatinya sungguh terbakar kini.
Nessa melepaskan tautan nya meski sepertinya Riyu masih menginginkan nya dan berharap mendapatkan lebih dari itu. namun Nessa merasa tidak nyaman, ada uneg-uneg di hatinya tentang hubungan nya dengan Riyu yang bisa di bilang hubungan yang masih terlarang, karena status Nessa yang masih istri orang.
Nessa termenung, rasa gundah gulana menguasai hatinya, rasa bersalah pun terus meneror pikiran nya itu. Yoga yang melihat ada kesedihan di raut wajah Nessa tentu saja tidak tinggal diam. Yoga ingin mengetahui apa yang sedang Nessa pikirkan sampai membuat nya merasa sedih seperti ini.
"Hey, ada apa Ruby???
"Aku minta maaf soal tadi ya," Yoga berpikir Nessa marah kepada nya karena sudah berani mencium nya.
"Aku yang minta maaf padamu Riyuu, aku yang bersalah, hiks," Nessa mulai menangis, tubuhnya bergetar dan tangisnya pun mulai berirama.
"Riyuuu...
"Ya... katakan saja Ruby...
Yoga tidak mengerti kenapa Nessa malah bersedih seperti ini, padahal niatnya adalah melihat Nessa bahagia bukan sebaliknya.
"Aku takut, bila suatu hari nanti, kamu tinggalkan aku Riyu," ucap Nessa dengan bergetar.
"Itukah yang kau pikirkan selama ini?! tanya Yoga dengan menggenggam erat tangan Nessa yang sudah berkeringat dingin.
"Ya... aku bukan wanita sempurna untuk mu Riyuu," ucap Nessa dengan menundukkan kepalanya, Nessa tidak bisa menatap mata Yoga saat ini.
Yoga hanya tersenyum mendengar keluh kesah Nessa, tidak di sangka Nessa begitu takut akan kehilangan Dirinya, kini dia semakin menyayangi istri orang ini. Yoga lalu menuntun Nessa untuk mengikutinya.
"Mau kemana?!
__ADS_1
Nessa tidak mengerti maksud Riyu yang hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan nya.
"Kau tahu Ruby, mencintai seseorang bukan karena kesempurnaan yang dia miliki tapi dilihat dari pilihan hati kita. bila seandainya aku mencari wanita yang kamu bilang sempurna...
"Maka... dari dulu aku sudah menemukannya dan mungkin mungkin sudah menikah dengan nya," ucap Yoga dengan tersenyum kepada Nessa.
"Ooooh ya sudah sana...
"Cari wanita yang sudah kamu temukan itu dan menikahlah dengan nya," Nessa bangkit dengan wajah cemberut mendengar ucapan Yoga yang mengatakan sudah menemukan wanita yang sempurna.
"Heeeey... bukan itu maksudku sayaang," Yoga menahan dan menarik tangan Nessa hingga posisi kedua nya saling berhadapan.
"Lepaskan, kamu bohong," Nessa mencoba berontak saat Yoga mendekap tubuhnya erat.
"Hmmmm, bumil salah paham Mulu," batin Yoga yang tadinya berniat untuk memberi penjelasan kepada Nessa, namun Nessa malah bersikap cemburu buta dan bertingkah seperti anak kecil yang lagi ngambek.
"Dengerin dulu sayang, maksud aku tadi tuh cuma...
"Hay Yoga...
YURI...
"Ya, gue Yuri...," Gadis itu ternyata mengenai Yoga begitu pun sebaliknya, Yoga mengenal Yuri.
"Ternyata loe masih ingat gue, gimana kabarnya ga?! Yuri tersenyum ke arah Yoga dan tampak mengabaikan Nessa yang masih berada di samping Yoga.
Yoga tidak menjawab pertanyaan dari Yuri, teman masa kecil nya yang kini muncul di hadapan nya. bagaimana ini bisa terjadi, dan mengapa Yuri muncul di saat dirinya dan Nessa membutuhkan waktu berdua.
"Lihat, wanita yang kau maksud sempurna sudah datang," Nessa melepaskan tangannya dari genggaman tangan Yoga dengan kasar. lalu pergi meninggalkan Yoga yang masih memandang Yuri.
"Ga... mau kemana?! Yuri menahan tangan Yoga yang hendak mengejar Nessa.
"JANGAN SEMBARANG MENYENTUH KU," Yoga kini melepaskan tangannya dari genggaman tangan Yuri dengan satu hentakan dan melanjutkan mengejar Nessa. Yoga khawatir dengan keadaan kandungan Nessa yang baru saja berlalu dengan sangat cepat.
__ADS_1
"Ya ampun, kenapa jadi berantakan kayak gini sih," Umpat Yoga yang kesal karena rencananya gagal total hari ini. bukannya melihat Nessa tersenyum malah sebaliknya. membuat Nessa malah menjauh dari nya.
Di balik pohon Randy tersenyum dengan puas, tidak sia-sia dirinya mencari tahu tentang Yoga dan pergi ke tempat asal kelahiran Yoga. pucuk dicinta ulama pun tiba, Randy malah bertemu seorang wanita yang sudah sejak lama mengenal Yoga dan menyimpan rasa cinta untuk nya namun Yoga tak pernah memberikan kesempatan untuk nya, bahkan melirik pun tidak.
"Rubyyyyyy...
"Please berhenti...ok...
Yoga berhasil mengejar Nessa dan kini benar-benar menahannya dengan pelukan nya.
"Hiks... hiks...kamu jahat Riyuuu," Nessa merasa sudah dipermainkan oleh Riyuny yang ternyata mengetahui siapa wanita yang tadi menyapa nya. Nessa memukul dada Yoga berulang kali untuk meluapkan amarahnya dan rasa kesalnya, dan Riyu membiarkan Nessa melakukan hal itu.
"Kamu bohong... hiks...hiks...," Nessa masih saja mengomel di sela tangisnya. apa yang di takutkan oleh Nessa selama ini ternyata begitu cepat terjadi. belum juga Nessa merasakan bisa merasakan menikah dengan Riyu kini harus kandas begitu saja karena adanya wanita lain. sungguh Nessa tidak tahu harus bagaimana . kedua pria yang sudah memasuki hatinya sekaligus menghancurkan hatinya dengan berkeping-keping.
"Sudah puas mukulnya?! ucap Yoga saat merasakan pukulan Nessa yang sudah melemah.
"IIIH... LEPAAS...
"Sana urus saja wanita mu," Umpat Nessa dengan mendorong dada Yoga, namun Yoga malah mempererat pelukannya dan tidak ingin lagi melepaskan Nessa lagi.
"Dia bukan siapa-siapa dan tidak akan pernah menjadi siapa-siapa di hati Riyu," ucap Yoga dengan mengangkat dagu Nessa agar Nessa bisa melihat mata Yoga dan mencari kebenaran ucapan Yoga di dalam nya.
"Karena Riyu hanya milik Ruby seorang, karena Riyu hanya mencintai Ruby, meski Ruby tidak sempurna sekali pun," ucap Yoga lagi.
Nessa kini terdiam mendengar perkataan dari pria yang ada di hadapannya. Nessa mencoba mencerna semua kalimat yang kini mulai membuat nya tenang, meski Nessa masih merasakan rasa takut akan kehilangan dirinya.
Yoga mencium Nessa kembali dengan lembut, perlahan tapi pasti keduanya menikmati apa yang mereka lakukan saat ini. Dan Riyu hanya bisa melakukan hal itu dengan Ruby, cinta sejati Riyu.
"Please jangan pernah meninggalkan Riyu ya," ucap Yoga yang masih berusaha meyakinkan Nessa bahwa hanya Nessa wanita yang ada di hati Riyu.
"Cccck...sialll...
"Gue gagal lagi kali ini," Randy memukul pohon yang ada di depannya, amarahnya tidak lagi terbendung melihat Nessa dan Yoga yang malah makin lengket saja. padahal niat awalnya adalah membuat Yoga dan Nessa bertengkar dan akhirnya Nessa menjauh dari Yoga dan bisa kembali kepada nya.
__ADS_1
Happy reading 😍