
Happy reading 😍
Nessa hari ini sudah sangat rapi seakan-akan akan pergi bekerja seperti biasanya, Namun kali ini berbeda, Nessa memang akan pergi ke kantor tapi bukan kantor nya melainkan kantor Suaminya, Nessa ingin menemukan sebuah kebenaran, meski kebenaran itu nanti nya akan membuatnya hancur berkeping-keping.
"Neessa mau ke kantor mas Randy bun, ya siapa tau mas Randy lagi tidak sibuk jadi kan Nessa bisa ngajak makan siang," ucap Nessa saat bunda menanyakan mau pergi kemana dengan pakaian yang sudah rapi.
"Apa kamu yakin Nes, gimana klo Randy lagi ada kerjaan dan nggak bisa kamu ganggu," ucap Bunda kepada Nessa,
"Ya Nessa mau nunggu sampe jam makan siang Bun," Nessa tetap saja ingin pergi ke kantor Randy siang ini juga.
Bukan tanpa sebab Nessa ingin sekali pergi ke kantor, Nessa hanya ingin membuktikan suatu kebenaran.
#FLASHBACK ON#
Ting...
Nessa yang sedang sarapan tiba-tiba saja mendengar ada notif masuk ke dalam handphone Randy.
Namun Randy sendiri masih terlelap dan tidak ada tanda-tanda untuk turun.
"Hmmm... siapa ya," Nessa masih menerka siapa yang menchat suaminya pagi pagi buta
seperti ini.
"Buka jangan yah?!" Nessa masih ragu untuk melihat nya karena dia merasa itu adalah privasi suaminya.
"Tapi kan aku istrinya, jadi aku punya hak untuk mengetahui apapun tentang suamiku," batin Nessa.
Akhirnya Nessa pun membuka chat itu, tertera nama"AY"...
"AY???
"Siapa ya???
"Kok aku merasa tidak mengenal dia, apa dia perempuan atau laki-laki??? Batin Nessa ditambah lagi dengan beban pikiran dan rasa penasaran.
Akhirnya dengan berdebat antara batin antara raga, Nessa pun memberanikan diri untuk membuka chat dari AY..
"Selamat pagi sayang...
DEEEEEG...
"Sa...sa...yang???
Nessa merasa kekuatan nya sudah hilang dalam seketika, hampir saja dia terjerat oleh kakinya sendiri dan terjatuh.
Apa iniiii, chat dari siapa dan kenapa dia memanggil Suaminya dengan sebutan sayang..???
"Ya... ada apa...
""Mas, kita ketemuan yuuk,"
Ay membalas dengan mengajak ketemuan,
apa yang di maksud adalah Randy Suaminya?!
__ADS_1
"Ok..., kita ketemu di kantor saja," Nessa berpura pura menjadi Randy dan membalas semua pesan dari AY...
Nessa menghapus semua riwayat chat itu dan mematikan handphone Suaminya agar tidak ada yang mengganggunya.
#FLASH OF#
Baru saja menikah, apakah Randy Suaminya sudah berani bermain api di belakang nya.
"Jadi mereka akan bertemu di kantor hari ini," batin Nessa, tak terbayang olehnya bila Suaminya sudah dengan mudah mengkhianati pernikahan mereka yang baru saja berlangsung dan belum genap menginjak usia satu bulan.
"Neeeeess...
"Eeh... iya bun kenapa," Nessa tersadar dari lamunannya ketika bunda nya menepuk bahu nya,
"Kok melamun sih naaak, ada apa sebenarnya," bunda semakin curiga dengan sikap Nessa yang terlihat tidak seperti biasanya.
"Eeehmmm,ngaak ada apa-apa kok Bun," Nessa mencoba tersenyum di hadapan bundanya, Nessa belum bisa menceritakan tentang Suaminya namun tetap saja suatu hari nanti Nessa akan bercerita kepada bundanya.
"Ya sudah Nessa berangkat dulu ya Bun," Nessa pun berpamitan untuk segera berangkat menuju ke kantor Suaminya.
"Hati-hati ya nak, kalau ada apa-apa, langsung telpon bunda ya,"bunda merasa Nessa sedang menyembunyikan sesuatu saat ini.
"Iya bunda, tenang saja, aku baik-baik saja kok," Nessa tahu pasti bundanya merasa khawatir melihat sikap Nessa yang terlihat aneh.
Hanya dalam waktu 30 menit, Nessa sudah tiba di perusahaan tempat Randy bekerja saat ini.
"Selamat pagi mbak," Nessa pun menyapa receptions yang berada di samping kanan kantor.
"Pa...pagiii... buuu...
"I...ibuuu boos...
"Iya lagi pengen aja, kebetulan mau ngajakin mas Randy makan siang," ujar Nessa, padahal ada hal lain yang membuatnya harus ke kantor Suaminya.
"Tap...tap...piiii...eeeh...
Nia bingung harus bagaimana menjelaskan maksudnya,
"Kenapa Nia???
"Annuu...bos Randy lagi adaaaa...
"Tamuuu kan...
Nessa mencoba menerka apa yang ingin Nia sampaikan kepada nya.
Nessa hanya berharap Suaminya tidak bersama orang yang berinisial "AY" yang tertera di handphone Randy.
Nia terkejut karena ternyata ibu bos nya mengetahui ada tamu di dalam ruangan bos nya saat ini.
Nia hanya bisa mengangguk saja, bagaimana kalau ibu bosnya tahu kalau tamunya adalah seorang perempuan seksi, dan sudah hampir dua jam yang lalu di dalam ruangan bosnya.
Melihat Nia yang tidak bersikap seperti biasanya, Nessa semakin yakin ada yang tidak beres dengan Suaminya itu.
Nessa pun langsung menuju ruangan Randy tanpa menghiraukan Nia yang sedikit menahannya.
__ADS_1
Kini Nessa sudah berhadapan dengan pintu ruangan kerja, yang mana di dalamnya terdapat Randy dan seorang tamu yang tidak di undang.
Nessa menghembuskan nafasnya berulang kali sebelum tangannya benar-benar memegang knop pintu dan memutarnya.
"Maaaas kamuuu...
Nessa melihat Randy yang sedang bekerja seperti biasanya, laptop pun menjadi sorotan utama nya, namun ketika melihat Nessa, Randy menghentikan aktivitas nya.
"Heeei Ness... tumben ke kantor, ada apa?! Randy menghampiri Nessa yang masih berdiri di depan pintu.
"A...akuu mauuuuu ngajak makan siang maaas," ucap Nessa, matanya terus mencari sesuatu di dalam ruangan Randy.
"Manaaa diaaa," Batin Nessa,
"Heeei, aku di sini looh," Randy menghalangi pandangan Nessa dengan berdiri lebih dekat dengan istrinya,
"Eeeh iya mas hehehe," Nessa tidak menemukan tamu yang di maksud Nia,
"Akuuu kesini mau ngajak kamu makan siang mas, gimana," Nessa pun mencari alasan kenapa dirinya kini datang ke kantor Suaminya.
"Ya sudah ayoo, kita makan di resto sebelah kantor ini saja, bagaimana Ness," Randy menawarkan tempat yang cocok untuk makan siang.
"Iya mas, aku ikut saja," Nessa masih penasaran, jangan-jangan perempuan itu ada di dalam kamar mandi.
"Hmmm... mas, aku mau ke toilet dulu bentar ya," Nessa pun langsung menuju ke arah toilet dan membuka nya.
BAAAAAAM
KOSONG...
Tidak ada seorang pun di sana, semuanya masih rapi dan tidak ada bekas apapun di dalam toilet.
Nessa merasa lega, ternyata tidak ada seorang pun di ruangan Suaminya ini.
"Apa aku sudah salah ya, apa dia tidak jadi datang???
Nessa masih saja memikirkan tamu yang di maksud oleh Nia, namun tidak ada siapa-siapa di ruangan Randy.
"Sudah Neess," Randy sedikit berteriak agar Nessa mendengar suaranya.
"Su...sudah mas," Nessa cepat-cepat menutup pintu toilet dan segera menemui Randy.
"Ayooo...
Randy menggenggam tangan Nessa menuju ke luar kantor,
Nia yang melihat bosnya masih hidup, maksudnya baik-baik saja, cukup tercengang melihat nya.
"Kenapa Nia," Randy bertanya kepada Nia yang sepertinya merasa aneh melihat Randy dan Nessa.
"Nggg... gak papa bos hehehe," Nia menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Randy pun membawa Nessa keluar dari kantor,
"Kemana wanita itu ya...," Nia mulai bertanya kepada dirinya sendiri,
__ADS_1
"Jangan-jangan perempuan yang tadi itu....
Happy reading 😍