
Happy reading 😍
"Kenapa berhenti di sini?!tanya Yoga kepada Nessa yang siap-siap turun.
"Mau berenang di danau itu,"jawab Nessa sekena nya, di depan nya ada sebuah danau yang tidak begitu luas namun sangat asri.
"Apa, berenang... itu bahaya Ness," Yoga tidak setuju dengan rencana Nessa kali ini.
"Kita ke tempat lain saja ya," bujuk Yoga agar Nessa melupakan niatnya berenang di danau yang begitu luas dan bisa saja membahayakan dirinya, apalagi danau sering terdengar adanya binatang buas, seperti buaya yang tidak terlihat.
"Nggak, pokoknya mau berenang," Nessa turun dan tidak mendengarkan kata-kata Yoga yang melarang nya untuk pergi ke danau.
"Heiii tunggu," Yoga dengan cepat turun dan menyusul Nessa yang malah berjalan lebih cepat dan meninggalkan dirinya.
"Please Nes, kita cari tempat yang aman ya," bujuk Yoga dengan menarik tangan Nessa menuju mobilnya.
"Ih nggak mau," Nessa berontak dan melepaskan tangannya dari genggaman Yoga.
"Masya Allah susah bener bujuk Bu mil," batinnya yang merasa putus asa, karena Nessa begitu keras kepala.
Yoga melihat sekeliling danau, di lihatnya ada sebuah perahu kecil namun cukup untuk dirinya dan Nessa, di hampiri nya perahu itu, sepertinya masih bisa di gunakan.
"Ness, naik perahu aja ya, jangan berenang," ucap Yoga dengan tersenyum, semoga ini cara alternatif yang bisa di setujui oleh Nessa.
"Wah, boleh juga niih," Nessa terkagum dan terlihat gembira, membayangkan dirinya berada di atas perahu. pasti akan sangat menyenangkan.
"Baiklah kalau begitu, naiklah," Yoga mendorong perahu itu ke dalam danau agar perahu bisa melaju menyusuri danau.
"Ayo sini naik," Nessa membantu Yoga untuk naik ke atas perahu.
"Ya, aku naik," Yoga menyambut tangan Nessa dengan tersenyum.
Nessa tersenyum devil, sepertinya dia mempunyai rencana untuk menjahili Yoga yang selama ini selalu menuruti keinginan nya. termasuk yang satu ini. ditariknya tangan Yoga dengan kencang, membuat otomatis Yoga terjatuh di atas tubuh Nessa dan membuat wajah keduanya saling berhadapan.
"Hei, hati-hati nona, kita bukan lagi di daratan," Yoga bangkit dari posisinya ya g bisa saja membangun kan seseorang di bawah sana, apalagi wangi aroma tubuhnya Nessa selalu membuatnya candu.
__ADS_1
"Hehehe, iya gue tahu,yooo dayung," Nessa memberikan sepasang dayung kepada Yoga,yang ada di dekat Nessa.
"Baiklah sang putri," Yoga menerima dayung itu lalu menceburkannya ke dalam air, perahu pun mulai berjalan seiring dengan digerakkan nya dayung yang di pegang oleh Yoga.
Tanpa sepengetahuan Yoga, Nessa tiba-tiba berdiri lalu mengambil handphone nya dan berselvi ria. namun tindakan Nessa membuat perahu yang sedang dia naiki menjadi tidak seimbang,
"Ness, jangan berdiri, lihat lah perahu ini jadi tidak seimbang," ucap Yoga yang kini merasa khawatir kepada Nessa.
"Ih, ngak papa kali, ini malah asyik ga," Nessa malah berjalan ke sana kemari di atas perahu yang bergoyang.
"Ness, hentikan.... ini berbahaya," Yoga tahu perahu bisa terbalik bila Nessa tidak mau diam, dan apa yang di prediksi pun benar-benar terjadi.
BYUUUR...
Perahu terbalik dan meninggalkan orabga yang ada di atasnya tadi, Nessa dan Yoga tercebur ke dalam danau,
"Akh, tolooong," Nessa mencoba berenang dan tetap ada di atas air, namun dia lupa dia tidak bisa berenang. hingga membuat nya semakin berada di dalam air, dadanya pun terasa sesak, sudah banyak air danau yang tidak sengaja terminum olehnya.
"NEEES.... bertahanlah," Yoga dengan cepat berenang ke tempat Nessa berada, posisi nya dengan Nessa lumayan jauh, hingga dia membutuhkan waktu untuk sampai ke tempat Nessa berada.
Yoga tidak menemukan Nessa di manapun, kepanikan mulai menghantuinya, apalagi Nessa tidak bisa berenang, tidak boleh, Nessa harus baik-baik saja.
"SIAL... jangan-jangan Nessa...
Yoga langsung masuk ke dalam air dan melihat keadaan di bawah sana, Matanya terbelalak melihat Nessa yang memejamkan matanya dan tidak bergerak. Yoga pun langsung menghampiri nya dengan cepat, dan dengan cepat Yoga memeluknya dan membawanya ke atas,
Dengan sekuat tenaga, akhirnya Yoga berhasil ke atas air dan bernafas, sedangkan Nessa masih tidak sadarkan diri. Yoga membaringkan tubuh Nessa di atas rerumputan dengan hati-hati. dengan segera dirinya membuka sepatu Nessa, dan membuka beberapa kancing baju Nessa, agar Nessa bisa bernafas.
"Ness, come on, bangunlah," Yoga menekan dada Nessa agar air yang terminum olehnya bisa keluar, namun cara ini tidak mempan, Nessa masih tidak sadarkan diri.
"Gunakan cara lain, ya cara lain itu adalah...," Yoga menelan Saliva nya mengingat cara lainnya adalah memberikan nafas buatan dari Mulut ke mulut, dan itu artinya dia harus menyentuh bagian sensitif Nessa.
"Tidak ada waktu untuk berpikir, ini adalah satu-satunya cara lain itu," Yoga mulai mendekat dan menutup hidung Nessa, Yoga melakukan dengan lembut, dirasakan bibirnya Nessa yang basah, di hembuskan nafas darinya, jantung nya berpicu dengan cepat.
"Uhuk...uhuuk...," Nessa memuntahkan air danau yang terminum olehnya. Nessa pun mulai tersadar dan melihat Yoga yang ada di sampingnya.
__ADS_1
"Syukurlah, Nessa kau lihat kan, kamu sih banyak bergerak," oceh Yoga di campur rasa haru karena Nessa sudah tersadar dari pingsan nya.
Nessa terdiam, Nessa mengingat sesuatu di masa kecilnya, saat dia berada di dalam air, bayangan itu datang, bayangan anak kecil yang terbawa arus sungai, bayangan anak kecil saat mereka bersama dan membuat janji.
"Rubby... apa kamu akan mengingat ku saat dewasa nanti," tanya Riyu kecil dengan menggenggam tangan Ruby kecil.
"Tentu saja Riyuuu, kita akan terus bersama sampai tua nanti," ucap Ruby dengan tersenyum.
"Janji ya," Riyu mengeluarkan jari kelingking nya untuk mengikat janji mereka.
"Janji...," ucap Ruby dengan menautkan jari kelingking nya.
Nessa merasa anak kecil itu adalah dirinya, lalu anak kecil satunya adalah...
"Yoga....," Nessa menatap Yoga dengan intens, mencari keberadaan Riyu di matanya, mata yang sama dengan anak kecil yang muncul di dalam bayangan nya.
BRUUUK...
"Nessaaaaa...," Yoga panik bukan main, saat Nessa kembali pingsan dan tidak sadarkan diri. dengan cepat dia menelpon ambulans agar Nessa bisa di tangani dengan cepat.
"Halooo, cepat kesini kami butuh bantuan segera," Yoga lalu menutup telponnya, dan membuang begitu saja.
"Kumohon bertahanlah," Yoga memeluk tubuh Nessa yang masih basah, baru kali ini dia benar-benar takut kehilangan Nessa.
Tidak berapa lama, ambulans pun datang dan membawa bala bantuan, tanpa Yoga sadari bunda dan ayah Nessa juga datang dan melihat keadaan Nessa.
"Lepaskan dia," Teriak bunda kepada Yoga yang masih memeluk Nessa.
Yoga pun memindahkan Nessa kepada bunda lalu melepaskannya, dia mundur dan menjauh. meski hatinya masih ingin berdekatan dengan Nessa.
"Kenapa kamu membuat Nessa seperti ini," bunda kini menatap Yoga dengan amarah, kejadian yang tidak bisa bunda lupakan kini malah terulang lagi.
"Maafkan saya bunda," Yoga benar-benar menyesal telah mengizinkan Nessa untuk mendatangi danau.
PERGIIII...
__ADS_1
Happy reading 😍