MENJADI MADUKU COBA SAJA...

MENJADI MADUKU COBA SAJA...
BAB.49


__ADS_3

Happy reading 😍


"Rubyyyyyy ....


Yoga mengejar Nessa yang sedang merajuk padahal Yoga belum mengatakan apa-apa,


hmmm, harus punya stok extra sabar nih Yoga menghadapi emosi ibu hamil yang memang terkadang berubah dan tidak sesuai dengan ekspektasi yang ada di isi kepalanya.


"Heeey, udah donk ngambeknya, yaa honeey," Yoga berhasil menghentikan langkahnya Nessa dan menariknya dalam pelukannya.


"Hmmm, iyaaaa deeeh," Nessa dalam sekejap memaafkan Yoga dan masih betah dalam pelukannya.


"Pulang yuuk," Yoga merasa lega karena Nessa kini tidak lagi marah kepadanya.


Meski harus menunggu, Yoga akan terus sabar sampai hari itu tiba. karena hatinya hanya terpaut untuk Nessa seorang. Yoga berniat membuat surprise untuk Nessa malam ini. Semoga saja Nessa menyukai surprise dari nya dan akan menjadi momen istimewa bagi keduanya.


DI TEMPAT KEDIAMAN PAK FAISAL...


"Kamu lihat sendiri bukan, Nessa sekarang sudah lupa dengan kamu, dia sudah mempunyai pengganti suaminya," ucap pak Faisal sambil menyalakan rokok yang ada di tangan nya, lalu menghisap nya.


"Ya... pah aku tahu kok, aku juga sudah melihat nya," ucap Randy dengan datar, meski dia masih berharap untuk bisa mendapatkan hati Nessa dan menyelamatkan rumah tangga nya dari kehancuran.


"Lalu apa langkah mu selanjutnya, ingat Nessa sedang hamil, dan itu artinya anak yang ada dalam kandungan Nessa adalah cucu ku," Pak Faisal sungguh berharap masih bisa menimang cucu pertama nya dan melihat rumah tangga anaknya bisa kembali utuh seperti semula.


"Aku... akuuu... akan meminta mediasi untuk memperbaiki hubungan kita pah," Randy akan melakukan segala cara untuk mendapatkan Nessa kembali dan menjauhkan Nessa dari Yoga.


"Bagus kalau begitu, dan ingat jangan sampai melakukan hal bodoh lagi, kalau masih mau menyandang nama keluarga," ancam pak Faisal dengan tatapan matanya yang tajam.


"Iya pah, akuuuu gak akan mengecewakan Nessa kali ini, percayalah pah," ucap Randy mencoba meyakinkan pak Faisal bahwa kini dirinya tidak akan lagi membuat kesalahan yang sama.


"Sebelum itu, bereskan urusanmu dengan Selvy, jangan sampai dia menjadi benalu kembali," ancam pak Faisal,


"Iya pah, tenang saja aku akan meninggalkan dia kok," Randy merasa yakin kini dia akan bisa menjaga perasaan Nessa lagi bila dirinya mendapatkan kesempatan kedua.


"Buktikan jangan cuma di mulut besarmu saja," ucap pak Faisal lalu melangkah pergi meninggalkan Randy sendirian.


"Yoga....


"Harus mencari cara untuk menyingkirkan dan membuat nya tidak lagi berada di sisi Nessa lagi," Randy mulai membuat rencana nya untuk bisa mendapatkan Nessa kembali.

__ADS_1


DI KAMAR YOGA...


"Bagaimana sudah beres semuanya," Yoga menelpon seseorang dan menanyakan tentang rencana surprise untuk Nessa malam ini.


"Tenang saja bos, semua sudah sempurna, tinggal menunggu kedatangan bos saja," ucap seseorang yang di telpon oleh Yoga.


"Bagus lah, pastikan semua aman," Yoga menutup telponnya dan mengganti pakaian dengan pakaian yang lebih rapi, dan juga sebuah kado kecil yang sudah dia siapkan dari jauh-jauh hari dan tentunya tanpa sepengetahuan Nessa.


"Ruby.... jalan yuuk," Yoga menjumpai Nessa di dapur karena akan menyiapkan makan malam untuk keluarga nya. meski sudah ada bibi yang bisa menghandle semuanya.


"Jalan kemana siiih, aku males ah," Nessa melanjutkan aktivitas nya memotong wortel mencari ukuran kecil untuk membuat sayur Sop yang sedang ingin di makannya hari ini.


"Please ya, cuma sebentar saja kok," pinta Yoga kembali sampai dia bolak-balik melihat jam tangannya, Yoga tidak mau acara surprise nya gagal karena masalah kecil.


Nessa berbalik dan menatap Yoga yang sudah sangat rapi, seperti akan ada acara pesta saja.


"Hmmm, bi Nessa mau pergi dulu ya, maaf GK bisa bantu sampai selesai," ucap Nessa dengan menaruh pisau yang baru saja dia gunakan untuk memotong sayuran.


"Iya non, tenang saja, serahkan sepenuhnya pada bibi," ucap Bu Ari, sang asisten rumah tangga yang sudah bekerja sudah sangat lama dengan keluarga besar Nessa.


"Terima kasih bi," Nessa kini menatap Yoga lalu tersenyum kepada nya.


saat melihat dirinya hanya memakai kaos oblong berwarna hitam dan celana jeans pendek.


"Ga usah, nanti saja gantinya," Yoga menarik tangan Nessa dan membawanya ke dalam mobil, sebelum waktunya benar-benar sudah habis, seperti cerita Cinderella dalam dongeng.


"Ok...


Nessa pasrah saja, dia pun mengikuti apa yang di inginkan pria ini. meski hari ini Yoga nampak bersikap aneh dan terlihat menutupi sesuatu yang Nessa tidak ketahui.


"Emang mau kemana sih? Nessa semakin penasaran dengan maksud Yoga ini. apalagi dirinya tampil acak-acakan dan dengan baju ala rumahan pula, membuat Nessa menjadi malu sendiri melihat penampilan Yoga yang terlihat perpect dan ganteng pake bgt, sampai tak terasa Nessa terus curi pandang ke arah Yoga yang sedang menyetir.


"Kenapa kamu liatin aku Ruby?! Yoga merasa Nessa terlalu over melihat dirinya yang tidak biasanya. apa jangan-jangan Ruby nya tidak menyukai penampilan nya kali ini.


"Tampan...


"Apa....tampan?!


"Eh, Bu...bukan maksudnya sangat tampan hmmm," Nessa malah semakin menggoda Yoga dengan mendekatkan wajahnya ke arah nya.

__ADS_1


"Rubyyyyyy....


"Duduk manis dan diam ya," Yoga merasa jantungnya kini sudah tidak berada di tempat nya, semenjak Nessa memujinya seperti tadi.


"Tahaan.... Tahaaan," batinnya, jangan sampai hasratnya untuk memakan Ruby datang sebelum waktunya.


"Hmmm, ok aku diam," Nessa kembali ke tempat nya dengan wajah cemberut. padahal Nessa hanya mengungkapkan isi hatinya saja, benar kok hari ini Riyuuu terlihat mempesona.


"Tuh kan ngambeeek," Yoga tahu Nessa pasti tidak suka bila dirinya melarang nya melakukan sesuatu yang ingin dia lakukan.


Nessa tidak menjawab, dia kan sudah berjanji untuk diam tadi, Nessa hanya melihat ke arah jalanan di luar sana. hingga tak di sadari matanya lama kelamaan terasa sangat berat.


dalam hitungan detik, Nessa benar-benar Memejamkan matanya dan tertidur.


"Hmmm, maaf ya bukan maksud ku membuat kami bt Ruby," Yoga tetap fokus ke depan, karena sebentar lagi dia akan sampai di tempat tujuan.


Mobil berhenti di sebuah pantai eksotis, di sebelah nya terdapat restoran megah yang sudah Yoga booking untuk acara malam ini.


seorang pelayan datang dan menjemput keduanya.


"Ruubyyyy...


"Hmmmm...


Nessa pelan-pelan membuka matanya yang terasa masih sangat berat, namun ketika dia melihat ke arah luar sana, betapa terkejutnya dirinya, kelopak bunga mawar merah bertaburan di sepanjang jalan berhiaskan namanya dengan di hiasi lampu kelap-kelip berwarna biru, warna kesukaan nya.


"Riyuuu....


Nessa malah bersembunyi dibalik tubuh Yoga. membuat Yoga terheran dengan apa yang di lakukan nya.


"Kenapa bersembunyi, siniiii mereka hanya ingin menjemput tuan putri saja kok," ucap Riyu dengan membelai lembut wajah Ruby.


"Tuan putri???


"Heem, ikut mereka dulu ya," Yoga memberi penjelasan agar Nessa mau ikut dengan para pelayan itu, sedangkan dirinya menunggu sampai Nessa selesai.


Happy reading 😍


"

__ADS_1


__ADS_2