Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
H-3


__ADS_3

Disebuah Rumah mewah Seorang pria sedang Menghawatir kan keadaan Ayra ,Menunggu laporan Dari Bawahan nya yang tidak juga Memberi nya kabar baik .


Tidur nya Menjadi tidak Tenang ,Bahkan untuk Makan saja ia sudah tidak Merassa kan Lapar .


Yang ada Dipikiran nya Hanya ada Ayra ,Kesalahan nya dimassa Lalu Membuat nya ,Sangat-sangat menyesal karna telah mensia-sia kan Ayra Sebuah Berlian yang ditutupi kotoran ,Membuat nya tidak terlihat oleh orang yang Memandang nya melalui mata ,Tapi jika seseorang Merassa kan kehadiran Ayra dengan Hati ,Mungkin Orang itu Akan tau ,jika Ayra sangat Tak Berkilau seperti Berlian yang membuat semua Mata kagum akan Kilauan yang ada Pada diri Ayra .


"Bagai mana ,,apa sudah Dapat yang Aku Minta"Pria itu menghubungi bawahan nya .


"Iya tuan Muda ,Secepat nya saya akan Membawa kehadapan Tuan "lalu pria itu memati kan sambungan panggilan nya .


"Aku harap aku tidak Terlambat"Gio bergumam .


Waktu terus berputar ,Gio semakin dibuat Putus Asa dengan keadaan ini ,Membuat nya tidak Bisa Berpikir Apa pun .


yang Gio pikir kan Hanya Ayra ,Disetiap Mata nya memandang Hanya Ada Ayra dan Ayra .


Bahkan Gio mulai melakukan Ibadah nya Tepat Waktu ,Dan tidak pernah lagi Meninggal kan Sholat nya .


💦💦💦💦


Dikediaman mansion Mewah dan juga Besar Seorang Pria sedang Menyibuk kan Dengan laptop nya ,Mencari Tau Informasi Ayra ,tapu Mustahil karna Biodata Ayra ,Tidak Bisa dilihat Sembarangan Orang ,Sangat Dilindungi Oleh Keluarga Pradipta,Bahkan orang yang Sangat Ahli pun tidak Bisa Melaku kan pemeriksaan terhadap data-data Ayra .

__ADS_1


"Dam it"pria itu menggebrak Meja .


sebenar nya Apa yang terjadi ,aku kira kau sudah melanjut kan hidup mu dan Bahagia ,ternyata aku salah. batin pria itu .


"Aku berjanji Ayra akan ku rebut kembali dirimu ,jika kau tidak bahagia"gumam pria itu pelan ..


"Siap kan penerbangan Untuk ke kekota B"pria itu menelpon seseorang .


"Baik tuan "


Setelah menunggu 1 jam Akhir nya yang ditunggu Pria itu sudah Siap ,Pria itu bergegas pergi kearah Bandara .


"Ceklek"Pria itu masuk menatap isi dalam Aperteman nya ,Masih sama seperti Dulu saat Ia meninggal kan Rumah nya .


"Maaf kan Aku Ay seharus nya aku Memperjuang kan Mu"Pria itu menatap Foto Ayra yang Berada diruang Tamu Terpampang Besar dengan Cantik ,Masih terawat ,Karna setiap Hari Akan ada orang Yang membersih Kan rumah Itu .


"Aku harap ,aku bisa membantu Mu Ay "ucap pria itu lirih ..


Pria itu masuk kekamar nya ,Mengingat Saat Ia membawa Ayra pertama Kali dalam keadaan Tidak sadar .


"Hujhhfftt"pria itu membuang nafas kasar lalu merebah kan tubuh nya diTempat tidur .

__ADS_1


Lalu tidur dengan sangat Nyenyak Karna Terlalu Lelah .


💦💦💦💦


Keesokan pagi nya .


Pria itu menggeliat ,mengerjap kan mata nya perlahan ,melihat keseluruh sisi Ruangan .


Perlahan-lahan Ingatan nya mulai kembali.


Aku harus secepat nya menemui Ayra ,Aku yakin Ayra sedang tidak Baik-baik saja'. batin pria itu .


pria itu menyibak kan selimut nya ,lalu pergi bersiap .


Sedangkan Ayra Diruangan nya ,Masih Enggan Membuka Mata nya .


Gio terus menatap istri nya menggengam tangan istri nya dengan harapan yang sangat Besar .


"Bangun sayang ,Buka mata mu ,Aku berjanji akan membuat Mu Bahagia"gumam Gio pelan .


Nexttt. . .

__ADS_1


__ADS_2