Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
Benar-benar berpisah selama nya


__ADS_3

Bughhh,Reza membuka pintu dengan kasar melihat ayra pucat dengan tubuh ditutup sampai bagian leher nya .


"Ay"gumam Reza tubuh nya seperti mati sebelah susah sekali digerakkan .


"Ay,kata kan jika ini bohong Ay" reza perlahan-lahan mendekat .


"Buka mata mu Ayra ,kata kan jika ini tidak benar "teriak Reza dengan air mata nya .


"Aghhhkkkkkkk"Reza berteriak sekuat tenaga melampias kan segala emosi nyaaa .


"Ayra bangun,Buka mata mu kau harus menepati janji mu "reza berteriak memegang kedua pipi ayra membangun kan Ayra seolah-olah ia sedang tidur .


tapi tiba-tiba bagian luka nya terassa sangat sakit ,penglihatan nya mumudar dan brughkkkk reza terjatuh dilantai tidak sadar kan diri .


💕💕💕💕💕


Bu nisa sudah sadar kan diri diruangan nya .


"Ayraaa"gumam bu nisa perlahan-lahan membuka mata nya .


"Ibuu ,sukur lah ibu sudah sadar "Anggi menangis dengan air mata yang mengalir deras ,Sebenar nya dilemah mendengar adik nya yang sudah tidak ada tapi dia sadar dia harus tetap kuat untuk ibu nya .


"Anggi ,ibu mimpi nak ,Adik mu ,adik mu meninggal ,tapi sukur lah ini cuma mimpi"Bu nisa dengan wajah panik .


"Tidak bu ,kita harus kuat untuk cucu ibu ,Kita harus tabah dan iklas bu"anggi memeluk ibu nyaa .

__ADS_1


"Apa maksut mu nak ,jadi ,jadi"Bu nisa bicara terbata-bata .


"Iyaa bu ,Ayra sudah pergi meninggal kan kita"jelas anggi memeluk ibu nya erat .


"Tidak nak ,tidak mungkin ,adik mu pasti hanya tidur ,Ayoo kita lihat dan kita pastikan "Bu nisa beranjak turun .


"Tidak bu ,jika ibu masih seperti ini Anggi tidak akan membiar kan ibu melihat Ayra .


"Tapi,tapi"Air mata bu nisa mengalir Dengan deras nya .


"Aku mohon bu ,Kuat kan dan tabah kan hati ibu ,baru kita akan melihat Ayra"Jelas anggi lembut masih memeluk ibu nya .


Ibu nisa menangis sesegukkan dipelukan putri nya ,menangis sekuat dan sepuas nya .


"Antar kan ibu nak ,untuk melihat jenasah adik mu "Bu nisa menyeka air mata nya .


"Apa ibu yakin"Anggi menatap mata ibu nya .


Bu nisa hanya mengangguk ,dan mencoba untuk berdiri dibantu oleh anggi ,Berjalan perlahan menuju ruang rawat Ayra .


💕💕💕💕


"Ayraa bangun sayang ,bangunn tatap aku "Gio meraung-raung dihadapan Jenasah Ayra sejak sadar tadi dia tidak berhenti mengamuk dan membangun kan istri nya .


Bu nisa yang sudah sampai diruang rawat putri nya ,Hati nya bagai terbelah Dua melihat menantu nya seperti orang kehilangan Akal menangisi Ayra .

__ADS_1


"Kuat kan diri mu nak "Bu nisa mendekati menantu nya ,dan memegang bahu Gio .


"Kenap harus Ayra bu ,kenapa bukan Aku " gio berbicara tanpa melihat kearah mertua nya .


Bu nisa memeluk putra nya ,menyalur kan kekuatan ,Hati nya juga hancur tapi tidak ada yang lebih hancur lebih dari Gio .


"Iklas kan nak ,ibu juga merassa kan seperti mu ,tapi ini sudah takdir untuk Ayra ,kita harus kuat demi anak mu "Bu nisa melepas kan pelukan nya lalu beralih pergi tidak kuat lama-lama melihat putri bungsu nya terkulai tidur tidak bernyawa.


Mereka semua sangat-sangat terpukul ,bahkan bu andin berjalan dengan bantuan putri nya Gisel ,Bu andin memeluk Ayra yang sudah tidak bernyawa ,meski hanya menantu tapi Bu andin sangat menyayangi para menantu nya sama seperti anak kandung nya .


"Jangan tinggal kan mamah ayra ,Jangan "Bu andin masih memeluk menantu nya .


"Sudah mah ,sudah ,nanti mamah sakit ,kita harus kuat untuk Gio dan cucu mamah"Gisel menenang kan Ibu nya .


"tidak Bisa Gis ,Ayra tidak bisa meninggal kan kita seperti ini"Bu andin sesegukan bicara terbata-bata .


"tok,tok,tok"perawat mengetuk pintu yang terbuka .


"Permisi tuan ,nyonya apa kah saya sudah bisa Menyiap kan Jenasah nyonya ayra ,Agar bisa dibawa pulang segera"Suster itu bicara dengan takut,


"Tutup mulut mu ,Istri ku belum meninggal"Bentak Gio menatap tajam ,Membuat tubuh suster itu gemetar ketakutan ..


"Gii ,Tabah kan hati mu ,Ini adalah cobaan terberat Untuk kita ,tapi kita harus iklas ,tabah , tidak ada manusia yang Abadi Gi hanya tempat dan waktu nya yang berbeda ,Bahkan papah ,mamah ,juga kamu akan meninggal"Pak paisal berusaha menenang kan putra nya .


Nextt. . ..

__ADS_1


__ADS_2