Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
dikediaman pradipta 75


__ADS_3

Ayra sudah didepan pintu utama dikediaman pradipta ,Ayra sangat gugup ,mungkin kalau bisa keluar jantung ayra sudah berlari keluar dari tempat nya .


bu nisa yang tau perassa'an anak nya memegang tangan anak nya yang terassa dingin .


"Ayra gak papa nak "Bu nisa menatap anak nya .


ayra hanya mengangguk dan tersenyum


"Ayra "suara dari salah satu sudut ruang keluarga ,mereka semua menatap ayra tak percaya ,diam tak berani bicara sepatah kata pun .


ayra gugup ,berdiri ditepat nya ,dengan tersenyum melihat kearah keluarga mertua nya .


sementara bu andine ,gisel ,dan aneta berhambur lari memeluk ayra .


suara isak'an tangis pelan tapi masih terdengar diruangan itu .


"Sudah ,sudah ,apa begini cara mamah menyambut menantu mamah yang sudah lama tak datang "pak paisal menggoda istri nya dengan memeluk pinggang bu andin


"Aiisshh papah ,suasana masih haru masih saja becanda "bu andin mengomel .


"hahahahah"semua kluarga tertawa bahagia bersama .


"Ayra ayo masuk nak "bu andin ,membawa menantu nya ke arah sopa keluarga .


"Iyaa mah "ayra menatap satu persatu keluarga pradipta ,tapi tak juga melihat suami nya .


pak paisal yang mengerti apa yang dicara ayra,menatap gilang seolah berbicara isarat melalui tatapan .


"Apa kau mencari suami mu nak "pak paisal memegang pucuk kepala menantu nya .


Ayra hanya menanggapi pak paisal dengan tersenyum .


"Apa ini anak kak aneta "Ayra melihat bayi munyil laki-laki yang digendong beby suster ,beranjak dari duduk nya dan menghampiri bayi munyil yang dipanggil Beby EL .

__ADS_1


"Iya ayra ini keponakan mu"jawab kak aneta tersenyum .


"Apa aku boleh menggendong nya "tanya ayra antusias .


"Tentu nak "bu andin yang menjawab .


Ayra menggendong bayi munyil itu dengan sangat hati-hati ,seketika suasana ruangan itu terasa damai melihat kedekatan Ayra dan Beby EL ,Ayra mencium dan menimang Beby EL dengan penuh sayang ,sampai-sampai semua orang disitu ikut merassa kan ketulusan ayra .


"Wah ,seperti nya Beby EL akan lebih menyayangi Ayra ,dari pada aku "aneta membuat ekspresi wajah seolah-olah sedih .


"hahahha"semua keluarga tertawa bahagia .


kehadiran ayra seolah-olah mengembalikan kebahagiaan keluarga pradipta yang telah lama hilang .


tidak lama dari itu akhir nya acara Aqiqah Beby EL mulai dan berjalan dengan lancar hingga acara selesai .


"Bu andin saya pamit pulang dulu ya "bu nisa berpamitan .


"loh kok buru-buru ,apa tidak sebaik nya menginap "Bu andin menghampiri besan nya .


"Ayra "panggil bu nisa .


"Iya Bu "ayra beranjak dari duduk nya dan menghampiri Ibu dan mertua nya .


"Tapi ayra gak pulang kerumah ibu lagi kan "Gisel baru datang dari arah luar rumah.


"Iya kalau ibu sih terserah Ayra nya saja "bu nisa membuang pandangan kearah ayra .


"Tapi kan bu ,barang-barang ayra masih dirumah ibu ,apa tidak sebaik nya ayra pulang dlu "Ayra bicara sedikit gugup .


"Gak nak ,pokok nya ibu gak akan membiar kan menantu mamah pergi lagi "Bu andin memeluk ayra dan menangis .


"Ayra gak akan kemana-mana mah ,Ayra hanya menginap beberapa hari dirumah ibu untuk mengambil barang-barang ayra "jawab ayra sambil membalas pelukan mertua nya .

__ADS_1


"pokok nya gak boleh ,kemarin saja ayra tidak pulang kesini menemui mamah ,apa ayra tidak menyayangi mamah"bu andin melepas pelukan nya .


"Gak kayak gitu mamah ,ayra sayang sama mamah maka nya ayra datang kesini untuk menemui mamah"jawab ayra menghapus air mata mertua nya .


"Tapi ayra kesini bukan untuk kembali ,hanya sekedar menemui mamah,kalau hanya untuk sekedar mengambil barang biar sopir yang mengantar bu nisa yang akan membawa nya kesini "Bu andin memegang tangan menanti nya .


Ayra menatap ibu nya ,seolah ibu nya menyampai kan sesuatu melalu mata .


"Baik lah jika mamah mau nya begitu ,ayra akan tetap disini "ayra mmemeluk mertua nya dan mencium kening mertua nya yang sangat menyayangi Ayra .


semua yang diruangan itu tersenyum bahagia mendengar apa keputusan ayra .


"Iya udah kalo gitu ,sya pamit dulu ya Bu ,ayra ingat pesan ibu ya "bu nisa berpamitan kepada besan nya ,lalu beralih menatap ayra .


setelah bu nisa pulang ,ayra masuk bersama keluarga pradipta .


"Nak beristirahat lah bersihkan dirimu ,pelayan ini akan menganyltar kekamar mu dan Gio "pak paisal tersenyum bahagia menatap menantu nya yang menjadi sebab kebahagian dikeluarga nya .


"Tapi pah"ucapan ayra tehenti .


"Ada apa sayang"bu andin datang dan mengusap penuh rassa sayang untuk menantu nya .


"tidak usah hawatir nak ,gio masih diluar kota ,kemungkinan besok baru pulang "pak paisal tersenyum ,seolah dia mengerti kecemasaan menantu nya .


"Baik lah jika ayra belum siap satu kamar dengan Gio ,ibu akan siap kan kamar tamu untuk ayra "bu andin tersenyum .


"Tapi mah ,kamar tamu kan kecil ,tidak akan senyaman kamar Gio ,biar kan ayra yang tidur dikamar Gio ,biar nanti aku bicara dengan Gio untuk tidur dikamar tamu "ucap pak paisal .


"Baik lah ,terimakasih mah ,pah "Ayra tersenyum .


(Sekuat apa pun kau menghindari jodoh mu ,tapi kalau memang takdir sudah menjodoh kan kalian ,maka takdir itu sendiri yang akan mempersatu kan dan mempertemu kan kalian)


pak paisal bicara didalam hati .

__ADS_1


nextt


__ADS_2