Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
menjelang kehancuran 34


__ADS_3

tanpa pikir panjang reza menggendong ayra kedalam mobil nya .


melajukan mobil dengan kecepatan tinggi .


"Ayra bertahan "reza menggenggam tangan ayra .


"hallo "reza menelpon rumah sakit .


bersiap dipintu utama ,Ayra kecelakaan .


reza langsung mematikan panggilan .


setelah melajukan mobil dengan kecepatan tinggi ,mobil reza sudah sampai dirumah sakit


terlihat beberapa dokter dan suster bersiapa dilobi utama ,setelah reza menghentikan mobil nya ,dia langsung memindah kan ayra ke bangker .


"tolong ,laku kan yang terbaik untuk ayra "perintah reza .


"baik tuan ,kami akan lakukan yang terbaik "mereka membawa ayra ke IGD .


reza menunggu ayra didepan ruangan.


"maaf sayang ,seharus nya aku gak egois ,ini semua salah aku ,maaf kan aku "reza tidak sadar air mata nya mengalir sendiri .


"seharus nya aku turutin kemauan abi "ucap reza lirih .


"aku bersumpah ayra ,aku gak akan maafin abi kalau sesuatu terjadi sama kamu "reza mengepal kan tangan nya ..


"ceklek "pintu terbuka .


"bara gimana keada'an ayra"tanya reza .


"ada darah dikepala ayra ,jadi kita harus secepat nya melakukan oprasi "jelas bara .

__ADS_1


"baiklah ,lakukan yang terbaik"perintah reza .


"baik Za ,tapi secepat nya kamu urus surat-surat nya dulu .


"baik"ucap reza langsung pergi kearah kasir ..


setelah surat-surat nya selesai bara dan tim dokter langsung membawa ayra keruang oprasi .


dan lampu sudah menyala ,menanda kan oprasi sedang berlangsung.


Reza masih mundar mandir menunggu oprasi ayra selesai .


takut ,hawatir ,perassa'an ayra bercampur aduk .


ntah apa yang akan reza lakukan jika ayra tidak bisa diselamat kan .


"maaf ay ,maaf kan aku ,aku janji setelah kamu baik-baik saja aku akan pergi secepat nya ,keselamatan kamu lebih penting dari segala nya "reza bicara didalam hati .


tidak lama dari itu ,bara keluar dari ruang oprasi .


"oprasi nya berjalan lancar ,tapi"ucapan bara terpotong .


"tapi apa bara"reza emosi .


"sabar Za ,semoga ada keajaiban tuhan"menepuk pundak reza pelan .


"maksut lo apa"tanya reza emosi .


"ayra keritis Za ,kita berdoa aja ,semoga ayra cepat melalui massa keritis nya "lalu bara pamit meninggal kan reza sendiri .


"aghrrrrtrrrr"teriak reza ,air mata nya mengalir deras ,mengingat kejadian yang menimpa ayra didepan mata nya .


tidak lama dari itu ayra sudah dipindah kan diruang perawatan.

__ADS_1


reza masih setia menunggu ayra sadar .


💦💦💦💦💦💦


dua minggu sudah berlalu ,ayra masih nyaman dengan tidur nya .


"bangun sayang ,apa kau tidak merindukan aku "reza nampak tak terawat .


"nak ,sebaik nya kamu istirahat dulu ,biar ibu dan rania yang menjaga ayra "ucap bu ida .


"tidak bu ,reza akan tetap disini"jawab reza .


"Za ayra akan sedih melihat kamu yang seperti ini "bu ida membujuk putra nya .


"kamu mau ayra sadar melihat kamu dalam kondisi seperti ini"sambung bu ida .


"baik lah ,setelah reza bersih ,reza akan kembali "ucap reza .


reza pergi keaperteman nya ,disana dia tidak tenang dan langsung kembali kerumah sakit .


semua orang iba melihat kondisi reza ,tidak ada yang menyangka reza dan ayra akan mengalami hal seberat ini .


perlahan jari-jari ayra bergerak ayra berusaha membuka mata nya perlahan ,menyapu selutuh ruangan ,dan melihat kearah reza yang sedang tidur .


ayra berusah mengingat kenapa dia bisa dirumah sakit tapi .


"Aaawww"ayra memegang kepala nya yang terasa pusing .


reza sekilas mendengar suara ayra membuka mata nya ..


"Sayang "reza tersenyum bahagia.


"kamu sudah siuman,tunggu dulu aku panggil kan bara"ucap reza lalu memangg bara .

__ADS_1


nexttt


__ADS_2