
2 hari sudah kini keadaan Ayra tidak Ada perkembangan sedikit pun ,Gio masih setia menemani istri nya terkadang dia harus bulak balik keruangan Bayi nya untuk menyemangati dirinya dengan melihat putra nya yang Munyil yang tidak boleh disentuh sembarangan .
Gio terus mengamati pergerakan tubuh munyil itu ,Terkadang dia tersenyum dan terkadang dia Menjatuh kan air mata .
"Gi"Gisel mendekat kearah adik nya Membuat Gio tersadar dari lamunan nya ..
"Kak ,Ada apa"Gio melihat kesumber suara .
"Dokter menanya kan Nama keponakan ku ,Mau kau beri nama apa keponakan Tampan ku ,hahh"Goda Gisel dia tau adik nya dalam keadaan tidak baik-baik saja.
"hhhhhh"Gio menarik nafas dan menghembus kan nafas nya kasar .
"Ada apa gi"Gisel megang bahu adik nya .
"Entah lah kak ,Aku sangat rindu dengan kehadiran Ayra ,Dulu kami Memilih nama bersama ,Dan sekarang kenapa aku harus memberi nama anak kami tanpa Ayra ,kapan istri ku akan bangun dari tidur nya kak"mata Gio terlihat berkaca-kaca .
__ADS_1
"Gi ,percaya lah Ayra akan baik-baik saja ,kita akan mendoa kan ayra bersama-sama ,Ayra tidak akan menyerah Begitu saja ,Dia pasti ingin Melihat anak nya tumbuh Besar "Gisel memberi adik nya semangat .
"Tapi kak ,,Ini sudah hari kedua "Gio tidak kuat menahan air mata yang sedari tadi ditahan .
"Percaya lah dengan Keajaiban Tuhan Gi ,serah kan semua nya kepada Tuhan ,yakin lah Semua akan baik-baik saja ,Tuhan tau mana yang terbaik untuk nya .
"Ayoo ,ikut kakak ,Menemui dokter lalu kita kembali keruangan Ayra ,Ibu nisa dan kak anggi pasti lelah kita biar kan mereka beristirahat sejenak "
Gisel menuntun adik nya keruangan ayra ,disana ada ibu dan kakak ayra mereka memeng datang ketika mendengar kabar ayra akan segera melakukan Oprasi .
"Gi"Gisel menyenggol tangan Adik nya .
"Baik lah kak"Wajah Gio terlihat pucat .
"Aku akan memberi nama putra ku ,AZKA GIOYRA PRADIPTA "gio tersenyum karna mengingat nama Itu dipilih nya Bersama Ayra .
__ADS_1
"Baik lah tuan ,terimakasih ,kalau begitu saya permisi tuan"suster itu pergi meninggal kan mereka .
"Azka ,nama yang bagus"Gumam gisel lalu tersenyum .
Semua orang yang disitu tersenyum bahagia dan sedih ,bahagia karna mendengar nama Anak dari ayra ,sedih karna Ayra masih enggan membuka mata nya ,padahal Ayra sama sekali belum melihat anak nya .
Gio pergi masuk menemui Istri nya ,Menatap wajah Ayra dengan tatapan sendu .
"Buka mata mu sayang ,Apa cuma aku yang merindu kan mu "Gio menggenggam tangan istri nya .
"Apa kau marah pada ku Ay ,Hingga kau tidak mau melihat aku ,kalau begitu aku berjanji tidak akan menunjuk kan wajah ku dihadapan mu ,tapi tolong jangan siksa aku begini ,Buka mata mu sayang "Gio menetes kan air mata nya .
"Aku sudah melakukan tugas yang seharus nya kita berdua yang lakukan ,Aku sudah memberi nama anak kita sesuai dengan apa yang kau ingin kan "Gio mencium punggung tangan istri nya .
"Buka mata mu Ay ,Apa kau tidak ingin melihat putra kita ,,Dia sangat membutuh kan mu"Gio menangis tersedu-sedu masih mencium tangan istri nya .
__ADS_1
nexttt