Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
bab 60


__ADS_3

ayra menangis tersedu-sedu mengingat perkata'an alona.


"pergilah kak ,aku iklas apa yang membuat mu bahagi "ayra langsung bangun dari tempat tidur .


"tunggu"gio menarik tangan ayra .


"apa maksut mu ,aku dan alona sudah berakhir sejak 8 tahun yang lalu "gio berdiri didepan ayra .


"tapi kenapa kak gio berubah saat alona datang kak"tanya ayra .


"awal nya aku kira aku sudah mengenal kak gio lebih dari aku mengenal diriku sendiri ,tapi nyata nya tidak banyak hal yang aku tidak tau "nada bicara ayra lirih.


"untuk apa ayra ,itu semua hanya massa lalu "tegas gio .


"entah lah kak ,berikan aku waktu sendiri"ayra pergi keluar hotel entah kemana ,dia terus berjalan sampai dia merassa lelah .


jam sudah menunjuk pukul 6 sore ,ayra masih juga belum pulang .


gio berusaha menghubungi ayra tapi tidak ada jawaban ,akhir nya gio pergi keluar mencari ayra .


hampir setiap jalan gio lewati tapi tidak ada ayra disana ,bahkan dia pergi ke tempat wisata satu persatu namun hasil nya nihil ayra juga tidak ada disana .


karna sudah merassa putus asa gio memilih pulang ,semoga saja ayra sudah pulang ke hotel .


"ceklek"suara pintu dibuka .


gio melihat keseluruh ruangan ,tapi ayra masih belum juga pulang .

__ADS_1


gio menduduk'kan tubuh nya disopa ruang tamu ,menatap kearah pintu .


"ceklek"pintu dibuka.


"Ayra"gio melihat ayra berdiri dihadapan nya .


"kamu dari mana ?" tanya gio hawatir .


"aku hanya menenang kan diri"ayra mau melangkah pergi .


tapi gio menahan tangan nya .


"Cukup ayra ,jangan seperti anak kecil"tegas gio


"ini hanya masalah sepele ,kenapa harus berlebihan "gio kesal dengan sikap ayra .


"dengar aku baik-baik ,aku dan alona sudah tidak ada hubungan ,terserah kau mau percaya atau tidak ,terserah kau mau apa "gio berlalu pergi meninggal kan ayra .


"kenapa takdir selalu membawa luka ku kembali"ayra bicara lirih ..


"ibuuuu"ayra memeluk kedua kaki nya dilantai bersandar dipintu .


sekeras apa pun ayra menahan air mata nya ,tapi tetap saja air mata nya mengalir begitu deras .


keesok kan pagi nya .


ayra masih tidur dalam keadaan memeluk kedua kaki nya dilantai .

__ADS_1


gio yang merassa mata hari mulai naik ,dia menggeliat kan tubuh nya .


"ayra "gio terbiasa memeluk ayra sebelum bangun ,tapi saat gio berbalik badan ayra tidak ada ditempat nya .


"apa ayra tidak tidur disini semalaman"gio beranjak bangun dan pergi keruang tamu .


tapi yang dilihat gio ,ayra masih tidur lantai dan memeluk kedua kaki nya ,gio yang melihat itu langsung menghampiri ayra .


"Ay ,ay kenapa tidur disini "menyentuh pipi ayra dan menepuk nya pelan .


ayra membuka mata nya perlahan ,menatap gio yang semakin mendekat dan menggendong ayra kekamar .


"Ayra ,jangan seperti ini ,harus dengan apa aku jelas kan ,alona itu hanya massa lalu ,dan sekarang kamu adalah istri ku ,massa depan ku "gio merebah kan tubuh ayra ditempat tidur ,lalu duduk disamping ayra .


"kau ini keras kepala sekali"gio menyentil kening ayra .


ayra yang masih mengantuk ,hanya menanggapi gio dengan mengerucut kan mulut nya nya


gio yang melihat ayra mengerucut kan mulut nya.


perlahan-lahan gio mendekat ,semakin dekat sampai wajah mereka tidak ada jarak ,lalu gio mengecup bibir ayra .


"sekarang tidur lah "ucap gio dlsetelah mengecup bibir ayra .


"he'em"ayra hanya menjawab dengan deheman ,dan mengalih kan pandangan nya .


setelah gio pergi ayra tersenyum ,dia bahagia dengan ulah suami nya .

__ADS_1


nexttttt


"


__ADS_2