Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)

Menjelang Kehancuran (Kisah Nyata)
kisah nyata 42


__ADS_3

untunglah parkir bawah tanah itu sepi ,tidak ada yang melihat atau mendengar mereka disana .


"kau kehilangan hak menyentuhku "tegas ayra .


ayra berbalik badan ,melangkah pergi tanpa mengatakan apa pun lagi ,Gio yang melihat itu berlari kecil mengejar ayra .


gio merasa ayra sangat emosional ,dia hawatir ayra akan membahayakan dirinya sendiri ,depresi berat ditambah trauma yang begitu dalam membuat gio tau saat ini ayra membutuhkan tempat untuk meluap kan emosi nya .


"ay"gio meraih tangan ayra .


"jangan sentuh aku"ayra berteriak depresi sisi lain yang tidak pernah reza lihat .


"jangan ,jangan ,jangan ",ayra berteriak membab* buta ,


"lepas kan dia ,lepas kan dia jangan sakiti dia "ayra memberontak saat gio berusaha memeluk ayra .


"iyaa aku akan minum ,aku akan gugurkan anak ini"ayra masih meracau .


gio terus memeluk ayra .


"tenang ayra ,,tenang ini kak gio ,aku akan melindungi mu"gio berusaha menenangkan ayra .


"tess"airmata reza jatuh melihat pemandangan yang dihadapan nya ,dia tidak tau apa yang terjadi sebenar nya disaat ia pergi.


"jangan pergi kak ,jangan tinggalin aku ,kembali kak"masih banyak lagi racauan ayra .


"syutttttt ,udah yaa ,tenang ayra ,tenang sayang "gio mencium kepala ayra .


setelah ayra mulai tenang ,tiba-tiba ayra pingsan dipelukan gio ,gio langsung sigap menggendong ayra kearah mobil .


"ay "


"ayra ,tunggu "reza mengejar langkah gio .

__ADS_1


"ay kamu kenapa ayra"reza tidak tau apa yang terjadi dengan ayra .


setelah gio ,menyandar kan ayra ke samping kemudi depan ,gio menutup pintu .


reza masih mau membuka pintu dihalangi gio .


"sekali lagi lo sentuh ayra ,gw gak akan tinggal diem "


"bughh" gio memukul reza .


lalu pergi membawa ayra dengan mobil nya .


didalam mobil gio terus memegang tangan ayra .


"bangun ay "gio memegang tangan ayra dengan erat .


"bertahan ya ay ,bentar lagi kita sampai"menuju halaman rumah sakit .


"bersiap dipintu utama"gio menelpon seseorang .


"cepat segera tangani dia "perintah gio .


"baik tuan ,kami akan lakukan semampu kami"jawab derektur rumah sakit .


setelah lama menunggu ,akhir nya salah satu dokter keluar .


"bagai mana dok kondisi ayra"tanya gio.


"hemm"menarik napas kasar.


"begini tuan ,sekali ini kondisi nya masih setabil ,tapi dtolong diusahakan ayra harus selalu dalam keadaan tenang ,ini akan menghambat pemulihan pasca oprasi 2 tahun yang lalu tuan ,jika ini terjadi saya takut akan patal akibat nya .


"baik dok akan saya usahakan "gio .

__ADS_1


"baik lah kalo begitu saya pamit undur diri tuan muda"dokter alif.


"iya ,terimakasih ".


setelah kejadian hari ini gio ,lebih oper protektif dalam menjaga ayra .


hari ini juga ayra diperbolehkan pulang .


didalam mobil perjalanan pulang .


"ay"gio melirik ke ayra .


sang pemilik nama pun berbalik mentap gio .


"hemmm"jawab ayra .


"ada apa"tanya gio dengan lembut .


ayra hanya menggelengkan kepala nya .


seolah menandakan diri nya tidak apa-apa.


"cup"gio mencium tangan ayra .


namun ayra diam tanpa reaksi apa pun .


"apa aku sebegitu tidak terlihat nya ay ,sampai kamu tidak melihat ku"gio bicara dengan pandangan kedepan .


"apa lima tahun ini ,sama sekali tidak ada tempat untuk aku"gio menatap ayra dan berhenti di pinggir jalan yang sepi


.


(menggenggam tangan ayra)

__ADS_1


nextttt


__ADS_2